Contoh Tinjauan Pustaka

Artikel ini Telah Ditinjau Oleh: Farkhan Ramadhan, S.E.

Tinjauan Pustaka atau biasa disebut juga studi literatur dan studi kepustakaan merupakan bagian paling penting dalam sebuah karya tulis baik itu makalah, skripsi, laporan, penelitian, dan karya ilmiah.

Bahkan sekelas jurnal internasional pun harus memiliki tinjauan psutaka ini.

Oleh karena itu, kita sebagai akademisi harus mengerti bagaimana cara membuat tinjauan pustaka yang baik dan juga benar secara struktur dan aturannya.

Sebelum membahas cara membuat tinjauan pustaka, anda bisa memahami terlebih dahulu mengenai pengertian tinjauan pustaka dan contoh tinjauan pustaka.

Pengertian Tinjauan Pustaka

Apa yang dimaksud dengan tinjauan pustaka ?

Menurut pendapat ahli: tinjauan pustaka ini dikemukakan oleh Gandas, yang menjelaskan kalau tinjauan pustaka ialah bab yang menjelaskan mengenai teori dan juga pendapat ahli tentang fokus penelitian yang akan dilakukan.

Contoh Tinjauan Pustaka Makalah

Pada proses pembuatannya makalah dibuat untuk memperjelas mengenai pengelolaan sumber daya mereka. Dalam struktur pembuatan makalah ada beberapa BAB didalamnya seperti tinjauan pustaka.

Contoh tinjauan pustaka makalah dan penelitian lainya pada dasarnya sama saja, untuk memperjelasnya silahkan baca contoh tinjauan pustaka dibawa ini.

Baca juga: Studi Kasus: Pengertian, Jenis dan Contoh Makalahnya

Susunan makalah disini ialah membahas insirasi makalah tentang “Generasi Emas dan Bahasa Inggris”.

12 Contoh Tinjauan Pustaka dan Cara Mudah Membuatnya

Contoh BAB 2 Tinjauan Pustaka Penelitian

Selanjtunya contoh tinjauan pustaka penelitian yang membahas mengenai “Personalisasi di Lembaga Permasyaratan”. Tinjauan pustaka ini diperlukan dalam membuat tugas akhir.

Dengan begitu secara otomatis hal-hal yang perlu disampaikan dalam bagian studi literatur ialah seperti dibawah ini.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA PENELITIAN

Didalam sebuah penelitian dibutuhkan dukungan dari hasil-hasil penelitian yang sudah ada sebelumnya dan berhubungan dengan penelitian yang ada lakukan saat ini.

Dari Penelitian Eddy Rifai (1995) sudah banyak ditemukan sistem personalisasi dalam sebuah lembaga pemasyarakatan karena adanya sistem permasyarakatan di Indonesia. Barulah pada tahap mengganti namanya dari sistem kepenjaraan  menjadi sistem pemasyarakatan, akan tetapi praktek pelaksanaanya masih sama seperti sistem kepenjaraan yangdisebabkan ada banyak sekali keterbatasan, misalnya UU, sarana dan prasarana dan lainya. Maka upaya dalam penuntasan persinonalisasi harus secepatnya dilaksanakan.

Lalu dari penelitian Mansila M.Moniaga (2015) dari jurnalnya dengan Judul “Sanksi Hukum Terhadap Anak dibawah Umur sesuai Sistem Hukun Indonesia dan Akibat Pinda penjara”. Menjelaskan sistem kepenjaraan dan personalosasi terhadap anak sering sekali ditemukan dalam lembaga pemasyarakatan Indonesia. Maka akan menimbulkan sebuah perubahan pola kehidupan dan cap atau label dari masyarakat mengenaianak-anak yang keluar dari sel sebagai anak-anak yang mempunyai prilaku buruk.

Dengan demikian, pihak personalia yang ada di dalam lembaga pemasyarakatan agar secepatnya mengantisipasi sebagai persiapan sentral ketika menghadapi demografi di Indonesia.

Baca juga: Pengertian dan Contoh Susunan Kerangka Penelitian

Contoh Tinjauan Pustaka Proposal Skripsi

Contoh Tinjauan Pustaka Proposal Skripsi
Tinjauan Pustaka Skripsi

Pada contoh yang ketiga yaitu contoh tinjauan pustaka proposal skripsi, yang fokus pembicaraanya adalah “Radikalisme Islam” yang memang tema-tema seperti menjadi permbincangan masyarakat saat ini.

Ditambah lagi dengan munculnya berbagai bentuk perusakan dalam islam seperti halanya munculnya terorisme ISIS maupun gerakan lainya. Berikut contoh tinjauan pustaka proposal skripsi.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA SKRIPSI

Radikaslisme Islam

Seiring bermunculan gerakan keagamaan yang sifatnya radikal adalah sebuah fenomena penting yang ikut melukai perkembangan agama yang ada di dunia. Terutama agama islam dimana selama ini terus menerus menjadi objek yang diberikan cap sebagai agama garis keras oleh bangsa barat yakni Amerika Serikat.

Saat ini munculah sebutan untuk Islam, misalnya “Islam Revivalis” atau “Islam Fundamentalis” menjadi hal yang tidak nyaman sebab penuh dengan hal-hal yang tidak baik. Pastinya beberapa istilah tadi memiliki makna perojatif, sebab selalu memberikan gambaran yang jelek seakan-akan menyudutkan kelompok-kelompok islam yang sudah ada sejak dahulu.

Istilah Islam Radikal menurut Jamri dan Jajang Jahroni (2004) merupakan suatu kelompok yang memiliki keyakinan ideologis serta fanatik yang sedang mereka perjuangkan untuk bisa meruntuhkan tatanan nilai dari sistem yang sedang berjalan saat ini. Pada kegiatanya seringkali memakai aksi-aksi yang keras, sampai tindakan untuk berbuat kasar terhadap kelompok lain yang diyakini bertentangan dengan keyakinan mereka.

Sehingga sangat wajar sekali apabila tindakan-tindakan kekerasan yang di buat sekelompok islam tertentu dengan menyertakan atribut agama dimana atribut tersebut sudah dimanfaatkan oleh orang-orang barat dan radikal islam sendiri. Lalu memanfaatkan media massa sebagai salah satu senjata utama dalam menggenggam tampuk wacana peradaban serta penamaan ideologi. Dikarenakan kemajuan dan perkembangan media komunikasi sekarang ini sudah jauh melebihi yang difikirkan oleh orang dimasa lalu.

Komunikasi yang semakin maju memang membuat sebuah pesan bisa tersebar luas ke penjuru dunia secara bersamaan, dalam jangka waktu yang singkat. Dari hal tersebutlah komunikasi bukan hanya sebagai media penyampaian pesan, akan tetapi posisinya sudah semakin menguatmenjadi perangkat pembentuk opini yang kuat.


lebih-lebih ketika menyudutkan agama islam sekalian proses perekrutan radikal islam yang dilakukan oleh organisasi atau kelompok garis keras seperti ISIS dan TALIBAN dengan memakai isu-isu lebih tepat sebagai gejala sosial politik dibandingkan gejala keamanan.

Contoh Tinjauan Pustaka Karya Ilmiah

Dalam penyusunan tinjauan pustaka Karya Ilmiah melibatkan tentang masalah dan solusi yang di tawarkan.

Maka dalam contoh tinjaun pustaka karya ilmiah yang bisa dipilih pada bagian ini ialah solusi serta hal-hal teoritis yang berkaitan dengan intisari kepenulisan. Adapun contoh tinjauan pustaka karya ilmiah bisa anda lihat berikut ini.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA KARYA ILMIAH

 

Diskusi

Menurut Kamus Bahasa istilah diskusi muncul dari kata “discuture” yang artinya suatu keadaan jelas dengan cara-cara dilakukan yakni lewatpemecahan maupun menguraikan (to clear by breaking up or cuturing). Menurut Busyiruddin Uswan (2002), Diskusi merupakan proses yang dapat melibatkan dua individu atau lebih saling berintegrasi secara verbal dan juga berhadapan, bertukar informasi dan mempertahankan masing-masing pendapat. Demi menyelesaikan masalah-masalah tertentu(problem solving) melalui cara yang lebih rasional dan juga objektif.

Dengan begitu upaya untuk menumbuhkan wacana diskusi terhadap generasi muda sangatlah penting untuk dilakukan, dimana tujuanya hanya untuk membentuk sikap yang lebih kritis dan juga peka sambil menelaah lebih dalam terhadap fenomena sosial yang ada. Kemudian jugaupaya peningkatan diskusi mengintegrasikan kebersamaan untuk mengasah ilmu pengetahuan, Kusumah Indara (2007) menjelaskan kalau akal kolektif cenderung kuat dari pada individual.

Contoh hal yang bisa dijadikan sebagai tema diskusi ialah fenomena media massa yang sedang ramai dibicarakan oleh publik, sebab adanya terjadinya pemblokiran media khusunya islam yang dilakukan oleh kementrian komunikasi dan informatika (Kemkominfo) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), beralasan memprotes konflik horizontal (agama) serta mencegah perumbuhan terorisme di Negara Indonesia.  Maka dari itu disinilah menjadi alasan kenapa peran dari para pemuda harus ikut berdiskusi sebagai sikap kritis, karena memang pemuda ialah masa depan bangsa.

Contoh Tinjauan Pustaka Laporan PKL

Berikut ini terdapat kumpulan contoh tinjauan pustaka untuk anak SMK yang sedang PKL. Kamu bisa mendownloadnya pada link berikut ini:

Download disini

Dari beberapa contoh serta cara membuat tinjauan pustaka diatas, bisa dikatakan kalau pada bagian ini menjadi salah satu syarat wajib yang harus ada ketika penyusunan tinjauan pustaka karya ilmiah dan lainya.

Manfaat Tinjauan Pustaka dalam Penelitian

A. Menguraikan Variabel

Manfaat tinjauan pustaka adalah bisa menguraikan sejumlah variabel umum dalam penulisan.

Tentu saja keadaan ini akan bisa mendorong seseorang untuk memperoleh data penelitian yang lebih baik. Dimana jika dalam sebuah penelitian ada yang namanya variabel dependen dan independen.

B. Memberikan Batasan

Pada dasarnya untuk membuat tinjauan pustaka yang baik akan bisa memberikan batasan mengenai tulisan yang disampaikan.

Sehingga untuk siapapun yang melakukan penelitian haruslah membuat bagian-bagian ini.

C. Mempercepat Proses Analisis Data

Manfaat tinjauan pustaka selanjutnya yakni mempercepat analisis data dengan tepat.

Baik memakai metode penelitian kualitatis maupun kuantitatis dalam proses pembuatanya dibutuhkan panduan yang utuh, salah satunya dengan melihat dalam bagian tinjaun pustaka.

D. Meningkatkan Kepercayaan

Didalam bagian tinjauan pustaka akan bisa meningkatkan kepercayaan pembaca, hal tersebut didasarkan pada teori dan juga refrensi dari penulis-penulis sebelumnya yang pastinya kondisi ini bisa menghilangkan kefitifak penulisan karya ilmiah.

Itulah tadi penjelasan mengenai Contoh Tinjauan Pustaka dan Pembahasanya semoga dengan pembahasan di atas bisa bermanfaat untuk teman-teman semua.