Teori-Teori Pertumbuhan Ekonomi Menurut Para Ahli

Teori Pertumbuhan Ekonomi – Terdapat beberapa teori yang menjelaskan mengenai gejala perubahan social ataupun perubahan ekonomi yang muncul dalam kehidupan masyarakat. Ada dua aspek utama dalam teori pertumbuhan ekonomi ini, diantaranya mahzab analitis dan mahzab historis.

Apabila berbicara mengenai teori pertumbuhan ekonomi maka kita hanya mengenal lima teori menurut para ahli diantaranya teori Klasik, teori Neokeynes, teori W.W.Rostow dan teori Historis.

Para ahli bersepakat bahwa teori ini muncul untuk menjelaskan siklus pertumbuhan ekonomi yang akan berpengaruh terhadap peningkatan perekonomian nasional.

Dipembahasan ini akan dijelaskan teori pertumbuhan ekonomi yang dijelaskan oleh para ahli sosiologi.

Teori-Teori Pertumbuhan Ekonomi

Inilah beberapa teori pertumbuhan ekonomi menurut para ahli :

1. Teori Klasik

Pada abad ke-17 teori  klasik ini sudah mulai dikembangkan. Ada dua tokoh yang sangat berpengaruh atas pemikiran teori klasik ini, yakni menurut Adam Smith dan juga menurut David Ricardo.

A. Pertumbuhan Ekonomi Menurut Adam Smith

Adam Smith adalah salah satu seorang tokoh klasik yang memberikan konsep mengenai teori ekonomis, termasuk didalamnya pertumbuhan ekonomi.

Pendapat dari adam smith sendiri kalau proses pertumbuhan ekonomi terdiri dari dua aspek utama yakni pertumbuhan output total dan juga pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan Output Total

Adanya 3 unsur pokok dalam system produksi yakni :

a. Terdapat sumber daya alam yang dijadikan sebagai batas maksimum untuk pertumbuhan suatu perekonomian.

Jika sumber daya alam yang ada belum dapat dimanfaatkan secara maksimal, maka jumlah penduduk serta persediaan barang modal yang tersedia akan ikut berperan dalam pertumbuhan output. Akan tetapi jika seluruh sumber daya alam itu sudah dipakai secara maksimal maka pertumbuhan itu akan segera terhenti.

b. Sumber daya manusia (jumlah penduduk) pada proses pertumbuhan output akan beradaptasi dengan kebutuhan akan tenaga kerja dalam suatu masyarakat.

c. Persediaan barang modal termasuk dalam unsur produksi yang dijadikan dasar penentuan tingkat output serta berperan dalam segala proses pertumbuhan output. Persediaan barang modal mempunyai pengaruh kepada tingkat output total bisa secara langsung, namun stok modal berpengaruhh kepada tinfkat output total secara tidak 

Adam smith sendiri berpendapat kalau pasar tidaklah tumbuh secepat pertumbuhan modal. Maka, tingkat keuntungan akan cepat merosot dan akan menyebabkan berkurangnya semangat para pemilik modal ketika akan melakukan akumulasi modal dalam jangka panjang.

Pertumbuhan Penduduk

Pendapat dari adam smith mengatakan bahwa jumlah penduduk akan terus meningkat jika standar upah yang berlaku lebih tinggi dari standar upah subsistem. Misalnya saja orang-orang akan yakin untuk menikah bila standar upah diatas standar subsistem, dengan begitu akan menimbulkan kelahiran yang terus meningkat.

Akan tetapi, jika sebaliknya standar upah ternyata lebih rendah jika disamakan dengan upah system, maka jumlah penduduk akan terus menurun. Pahami juga macam-macam pertumbuhan penduduk pada pembahasan sebelumnya.

Adam smith juga mengatakan bahwa tingkat upah yang sangat tinggi dan terus meningkat membuat pertumbuhan akan permintaan tenaga kerja semakin cepat dari pada penawaran tenaga kerja itu sendiri.

Akan tetapi persediaan barang modal dan juga tingkat output suatu masyarakat dijadikan alasan untuk menentukan permintaan terhadap tenaga kerja. Sehingga bisa di simpulkan kalau laju pertumbuhan persediaan barang modal serta laju pertumbuhan output sebagai penentu laju pertumbuhan permintaan akan tenaga kerja.

B. Pertumbuhan Ekonomi Menurut David Ricardo

Pedapat dari David Ricardo tentang adanya pertumbuhan ekonomi yang sangat terkenal adalah “the law of diminishing return”. Pendapatnya ini berisikan mengenai bagaimana penurunan dari produk marginal disebabkan terbatasnya jumlah dari tanah dengan begitu akan mempengaruhi laju pertumbuhan penduduk atau tenaga kerja.

Menurut David Ricardo dengan munculnya kemajuan teknologi serta akumulasi yang lumayan maka, penginkatan produktivitas dari tenaga kerja akan mudah tercapai. Dengan begitu laju pertumbuhan ekonomi akan terjadi.


2. Teori Neoklasik

Dibawah ini terdapat beberapa tokoh yang mempunyai pendapat mengenai teori  neoklasik,yakni :

A. Pertumbuhan Ekonomi Menurut Joseph A Schumpeter

Menurut pendapat Joseph A Schmpeter dalam bukunya yang berjudul “The Theory of Economic Development”, buku itupun sebenarnya berisi mengenai peran pengusaha dalam pembangunan sebuah negara.

Joseph mempunyai pendapat kalau dasar dari proses pertumbuhan merupakan suatu proses yang dijalankan oleh para inovator dan wirausahawan.

B. Pertumbuhan Ekonomi Menurut Robert Solow

Pendapat dari  Robert Solow mengenai pertumbuhan ekonomi yakni sebuah urutan kegiatan yang bersumber dari empat factor utama yakni:

  • Manusia
  • Akumulasi Modal
  • Teknonoligi modern
  • Hasil (output)

Kamu tahu seperti apa sistem ekonomi kapitalis? baca artikelnya disini tentang pengertian serta kelebihan dan kekurangan ekonomi kapitalis.


3. Teori Neokeynes

Pada teori Neokeynes yang dijelaskan oleh Roy F.Harrod dan Evsey D. Domar mempunyai pandangan kalau ada pengaruh investasi mengenai permintaan agregat serta pertumbuhan padangan kalau adanya pengaruh investasi mengenai permintaan agregat serta tumbuhan kapasitas produksi.

Soalnya investasi tersebut bertujuan supaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Maksudnya penanaman modal adalah suatu komponen yang menjadi tiang utama dalam proses penentuan atas menigkatnya pertumbuhan ekonomi.


4. Teori W.W.Rostow

Didalam buku yang berjudul Y+The Stages of Economic, A Non Cominist Manifesto, Rostow memakai pendekaatan sejarah ketika menjelaskan bagaimana proses perkembangan atau pertumbuhan ekonomi yang terjadi dalam suatu masyarakat.

Menurut Rostow  ia berpendapat kalau proses pertumbuha dalam masyarakat berlangsung lewat beberapa tahapan yakni sebagai berikut :

  • Masyarakat tradisional (traditional society)
  • Tahap prasyarat tinggal lAndas (praconditions for thae off)
  • Tahap tinggal lAndas (the take off)
  • Tahap menuju kedewasaan (maturity)
  • Tahap konsumsi tinggi (high mass consumption)

5. Teori Historis

A. Pertumbuhan Ekonomi menurut Karl Bucher

Menurut pendapat Karl Bucher bahwa tahapan pertumbuhan ekonomi ialah :

  • Pruduksi guna keperluan sendiri (rumah tangga tertutup)
  • Perekonomian sebagai wujud perluasan pertukaran produk dalam pasar (rumah tangga kota)
  • Perekonomian nasional mempunyai peranan sangat penting di bidang perdagangan (rumah tanga negara)
  • Kegiatan perdagagngan yang sudah semakin luas samapai melewati batas negara (rumah tangga negara)

Cara Menghitung Pertumbuhan Ekonomi

Sebuah perekonomian bisa dikatakan terjadi pertumbuhan ekonomi apabila  jumlah atas  produksi barang serta jasanya terus meningkat. Artinya, pertumbuhan ekonomi merupakan suatu peningkatan kegiatan ekonomi dalam suatu masyarakat yang menimbulkan kenaikan produski barang dan jasa atau  peningkatan pendapatan nasional.

Secara umum bisa  dikatakan kalau pertumbuhan ekonomi bisa mengindikasikan keberhasilan pembangunan ekonomi dalam kehidupan masyarakat, dengan begitu untuk dapat melakukan penghitungan pada pertumbuhan ekonomi.

Untuk bisa menghitungya salah satu caranya ialah dengan menghitung nilai uang. Dimana pada nilai uang akan tercermin pada produk domestic bruto (PDB).

Ketika akan menghitung PDB ini, pemerintah terlebih dahulu harus mendata semua jenis produksi oleh bisnis di dalam negara yang akan di jual. Pastinya ada banyak sekali,. Sesudah selesai mendata semua jenis produksi tersebut, maka langsung dilakukan penghitungan pada semua output ekonomi negara.

Dimana output ini mencakup seluruh barang dan jasa yang sudah diproduksi oleh bisnis-bisnis yang sudah di data sebelumnya

Dalam penghitungan atau pengukuran pertumbuhan ekonomi tidak bisa secara terus menerus dilakukan soalnya pengumpulan data PDB cukup sulit dilakukan. Dengan begitu perhitunganya dilakukan dalam setiap tiga bulan atau tahunan. Dan untuk cara menghitungnya Anda bisa memakai rumus yang ada dibawah ini :

7 Teori Pertumbuhan Ekonomi (Klasik, Rostow, Hostoris, Modern)

Demikianlah tadi penjelasan mengenai Teori pertumbuhan ekonomi , semoga dengan penjelasan diatas dapat bermanfaat dan bisa membantu Anda. Terimakasih banyak atas kunjunganya jangan lupa untuk mengunjungi artikel lainya.

Tinggalkan komentar