Sistem Ekonomi Komando atau Terpusat

Setiap negara memiliki sistem ekonominya yang berbeda-beda, salah satunya adalah sistem ekonomi komando atau sosialis. Sesuai dengan kata “Komando” yang artinya perintah.

Ada beberapa negara yang masih memakai sistem ekonomi komando, namun ada juga yang memakai sistem ekonomi campuran, tentunya ini di latar belakangi kebijakan yang berlaku di negara tersebut.

Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan mengenai ciri-ciri sistem ekonomi komando dan negara mana saja yang menganut dari sistem ekonomi komando ini.

Pengertian Sistem Ekonomi Komando

Sistem Ekonomi Komando (terpusat/terpimpin) ialah sebuah sistem ekonomi dimana proses kegiatannya yang diatur oleh pemerintah pusat.

Sebutan lain dari sistem ekonomi komando terpusat ini ialah sistem ekonomi  sosialis. Pemerintah pusat dalam hal ini memiliki hak yang penuh dalam menentukan apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi.

Pengertian Sistem Ekonomi Komando

Ajaran Karl Mark (1818-1883) yang dipakai dalam sistem ekonomi komando yang ada  didalam buku yang berjudul Manifesto Komunis dan Das Kapital

Karl Mark, menjelaskan bahwa dengan sistem ekonomi yang dikendalikan dan direncanakan oleh pemeritah pusat maka fungsi-fungsi akan menjadi lebih efesien bile dibandingkan sistem ekonomi bebas.

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Komando

  1. Tidak diakui hak milik perorangan, kecuali yang sudah dibagikan.
  2. Segala kegiatanya ekonomi diatur pemerintah.
  3. Seluruh sumber dan alat produksi negara yang memiliki.
  4. Semua harga-harga di tentukan oleh pemerintah.
  5. Tidak adanya kebebasan berusaha bagi individu, karena pembagian kerja diatur oleh pemerintah.
  6. Terhindar dari krisis ekonomi, sebab pemerintah bisa memantau kondisi yang akan terjadi tersebut.
  7. Sistem komando bersifat sentralisasi (terpusat).
  8. Harga barang di atur oleh pemerintah pusat.
  9. Semua bentuk kebijakan atau penguasa wajib dilakukan rakyat.
  10. Seluruh jenis produksi diberikan kepada rakyat secara merata.
  11. Tidak adanya keterlibatan pihak swasta pada sistem ini, bilapun ada tentu sangat dibatasi oleh pemerintah.
  12. Dalam hal ini pemerintah pusat bertanggung jawab sepenuhnya terhadap perekonomian.
  13. Penetapan kebijakan dibuat secara sepihak, sehingga masyarakat tidak bisa menyampaikan aspirasinya.
  14. Individu tidak memiliki kebebasan untuk berwirausaha.
  15. Dalam proses pembuatan kebijakan sifatnya paternalisme.
  16. Hal milik perorangan sepenuhnya tidak diakui.

Kelebihan Sistem Ekonomi Komando

  1. Pemerintah bertanggung jawab penuh atas segala kegiatan ekonomi
  2. Bisa mengurangi kesenjangan antara si miskin dan si kaya.
  3. Pengawasan dan pengendalian kegiatan ekonomi lebih enak dilaksanakan.

Kekurangan Sistem Ekonomi Komando

  1. Milik perorangan tidak diakui.
  2. Tidak ada kebebasan untuk berusaha.
  3. Kreativitas, potensi dan inisiatif masyarakat tidak berkembang.
  4. Keberhasilan sistem sangat tergantung pada baik buruknya kualitas pemerintah.

10 Negara Penganut Sistem Ekonomi Komando

Saat ini kurang lebih ada 10 negara yang masih menganut sistem ekonomi komando, namun ada beberapa negara yang sudah tidak menerepakan sistem ekonomi komando ini.

Tentunya ada beberapa alasan untuk negara yang tidak lagi memakai sistem ekonomi komando, langsung saja simak beberapa negara yang masih menganut sistem ekonomi komando dibawah ini.

1). Kuba (2) Malaysia (3) Korea Utara (4). Jepang (5). Prancis (6). Cina (7). Vietnam (8). Swedia (9). Norwegia (10). Uni Soviet

Negara yang Pernah Menganut Sistem Ekonomi Komando :

1. Rusia

Pengertian, Tujuan dan Negara Penganut Sistem Ekonomi Komando (Sosialis)

2. Rumania

Pengertian, Tujuan dan Negara Penganut Sistem Ekonomi Komando (Sosialis)

3. Polandia

Pengertian, Tujuan dan Negara Penganut Sistem Ekonomi Komando (Sosialis)

Karena dengan adanya sistem dan dirasakan tidak memberikan kemakmuran seperti yang diinginkan oleh mereka, sehingga sistem ekonomi komando akhirnya direformasi (perbarui) secara besar-besaran.

Dirusia reformasi biasa dikenal dengan gerakan glasnot (keterbukaan) dan Parestroika (pembaruan) dan presiden Mikhail Gorbachev yang memprakarsai di tahun 1987.

Demikianlah tadi penjelasan mengenai Ciri-Ciri dan Negara Penganut Sistem Ekonomi Komando semoga dengan penjelasan di atas akan membantu teman-teman. Terimakasih

Please rate this

Leave a Comment