Contoh Siklus Hidup Produk dan Tahapanya

Sebagai seorang produsen yang menjual suatu produk, baik itu makanan atau minuman haruslah memperhatikan yang namanya siklus hidup produk. Kenapa perlu diperhatikan?

Sebab siklus ialah gambaran terhadap suatu proses produk itu sendiri dari mulai pemasaran, sampai pembuatan kembali terhadap produk tersebut.

Produk yang sudah dipasarakan untuk masyarakat ramai bisa saja dalam jangak waktu yang lama atau dekat bisa hilang, sebab pihak produsen sendiri tidak mempunyai inovasi yang luas serta tidak memiliki strategi yang tepat sehingga akan kalah dengan produk orang lain.

Temukan dan ciptakanlah inovasi yang terbaru atau melakukan perubahan terhadap kemasan produk tersebut tujuanya ialah menghindari kejenuhan oleh para konsumen terhadap produk yang kita buat. Bila konsumen sudah mulau jenu maka konsumen akan beralih ke produk yang lebih menarik.

Apa itu siklus hidup produk ?
Siklus hidup produk (produk life cycle) ialah peredaran sebuah produk / organisasi melalui fase-fase perjalanan hidupnya diawali dari soft launcing (peluncuran awal), grand lauching (peluncuran resmi), perubahan dari target awal sampai mampu bersaing dengan produk sejenisya yang selanjutnya akan didistribusikan ke berbagai daerah. Sumber ini diperoleh dari id.wikipedia.org

Sumber ini diperoleh dari id.wikipedia.org

Dengan melakukan langkah-langkah diatas bahwsanya ada sudah melakukan siklus hidup produk tersebut dan selanjutnya tinggal menanti tanggapan dari para konsumen yang melihat tampilan baru dari produk yang anda buat.

Kembali lagi saya ingatkan untuk terus menjaga agar tidak muncul kejenuhan terhadap diri konsumen anda. Dan biasaya kejenuhan ini muncul karena beberapa faktor diantaranya ialah pendistribusianya, pelayanan konsumen yang kurang baik sampai permasalah dalam penjualan. Baca juga apa saja jenis usaha waralaba

Tahapan Siklus Hidup Produk

Secara umum terdapat 5 tahapan dalam pejalanan kehidupan suatu produk antara lain yakni:

Tahap Pembentukan Produk

Tahap Pembentukan Produk
Pembentukan produk

Sebuah produk yang akan dibuat tentunya akan dilakukan perencanaan terlebih dahulu sebelumnya yang berawal dari sebuah ide selanjutnya produk mulai dibuat dan dibentuk secara nyata. Dan tahap pembentukan produk adalah tahapan paling awal sekali dalam siklus hidup produk.

Produk yang akan dibuat ialah ide yang benar-benar sudah di pikirkan secara baik bukanlah produk yang mengambil dari ide atau pemikiran orang lain bukan pula membuat produk yang sama dengan produk yang sudah ada.

Dalam tahapan ini semua ide dan inovasi akan dikeluarkan demi menghasilkan produk yang memiliki kualitas tinggi serta mampu bersaing dengan produk sejeninya. Perusahaan juga harus tahu jenis strategi pemasaran produk seperti apa

Tahap Perkenalan Produk

tahap perkenalan produk
Perkenalan Produk

Setelah pembentukan produk maka berikutnya ialah tahap perkenalan, produk yang sudah jadi selanjutnya akan diperkenalkan kepada para konsumen dengan melakukan promosi yang secara terus menerus dikarenakan produk ini masih baru jadi perlu melakukan sesuatu yang lebih agar produk bisa diminati masyarakat.

Tahapan perkenalan produk ialah tahapan kedua dalam siklus hidup produk disini laba yang akan di dapatkan sangatlah kecil sekali dan wajar sekali sebab produk ini barulah diperkenalkan belum didistribusikan keberbagai daerah. Baca juga tentang teori prilaku produsen.

Tahahapan ini memiliki ciri-ciri seperti dibawah ini:

  • Harga produk relatif tinggi
  • Cash flow negatif
  • Promosi dilakukan terus-menerus
  • Laba penjualan masih sangat kecil
  • Produk yang diperkenalkan masih baru

Tahap Pertumbuhan Produk

Tahap Pertumbuhan Produk
Pertumbuhan Produk

Tahap siklus hidup produk berikutnya ialah pertumbuhan produk, di tahap ini produk sudah mulai berkembang dan meningkat. Ketika sudah masuk kedalam tahapan ini maka akan berdatangan juga pesaing dengan produk yang sejenis.

Dalam tahapan ini sudah tidak ada perkenalan produk lagi dikarenakan produk sudah mulai beredar dan masyarakat sudah mengenalnya pula dan kedepanya akan terus tumbuh.

Tahapan ini memiliki ciri-ciri seperti dibawah ini yakni:

  • Jangkauan pasar semakin luas
  • Munculnya kompepitor yang memasuki pasar
  • Laba penjualan mulai meningkat
  • Masyarakat sudah mengenal produk tersebut
  • Adanya penurunan biaya produk

Tahap Kematangan Produk

Tahap Kematangan Produk
Kematangan Produk

Ketika produk sudah mampu bersaing dipasaran dan sukses, maka dalam jangka waktu yang lama produk mampu bertahan dengan terus melakukan inoavasi terhadap produk tersebut.

Meskipun produk tersebut sudah sukses bukan berarti akan terus berada diatas pastinya akan ada kompetitor lainya. Perusahaan juga harus mengetahui jenis kebutuhan konsumenya

Selalu melakukan promosi agar masyarakat lebih dalam mengenal dengan produk yang dipasarkan. Nah tahapan ini memiliki ciri-ciri seperti berikut ini:

  • Harga produk relatif turun
  • Jika berhasil akan mendapatkan laba yang besar
  • Ada persaingan yang kencang antar produsen
  • Kapasitas produksi yang tinggi

Tahap Kemunduran Produk

Tahap Kemunduran Produk

Tahapan siklus hidup produk yang terakhir ialah tahap kemunduran produk artinya produk mengalamai penurunan penjualan. Masyarakat mulai tidak tertarik lagi dengan produk tersebut karena produk baru yang lebih baik dan menarik.

Untuk bisa memperpanjangya perusahaan harus memiliki inovasi yang baru.

Jangan sampai produk yang sebelumnya berada dipasar scara luas kemudian mengalami kemunduran dan akhirnya hanya bisa berada di ruang lingkup yang kecil saja seperti grafik diatas.

Tahapan ini memiliki ciri-cirinya antara lain yakni:

  • Penurunan laba
  • Kapasitas produksi merosot
  • Konsumen merasa bisan
  • Diperlukan inovasi baru dan strategi yang lebih matang lagi.

Contoh Siklus Hidup Produk Teh Botol Sosro

Contoh Siklus Hidup Produk Teh Botol Sosro
Teh Botol Sosro

Apakah kamu kenal dengan produk ini ? Produk ini memiliki semboyan yang sanya unik dari masa kemasa semboyanya ialah “Apapun makananya yang pentingya minumnya teh botol sosro” perusahaan tersebut melakukan promosi yang sangat baik sekali masyarakat sudah sangat mengenal sekali dengan produk teh botol sosro dan bentukan kemanasanya pun beranekaragam.

Perusahaan tersebut selalau melakukan inovasi terbaru dan terbukti produk ini sampai saat ini masih banyak di distribusikan di toko-toko bahkan rumah makan sederhana pun ada produk ini.

Dibawah ini terdapat tahapan siklus hidup produk teh botol sosro:

∞ Tahap Perkenalan

Ide pertama kali produk ini dibuat oleh keluarga Sosrodjojo. Pada awalanya di tahun 1940 pertama kali teh botol sosro dijual di Daerah Jawa Tengah tepatnya di kota Slawi namun bentuknya masih berupa teh kering siap saji.

Karena dirasa produk tersebut sudah mulai dikenal di tahun 1953 keluarga tersebut memperlebas binsinya dan memasuki pasar di jakarta agar lebih dikenal lagi saat ini produk ini sudah memiliki label yakni Teh Cap Botol.

Demi memperkenalkan produknya keluarga Sosrodjojo memiliki strategi perencanaan pemasaran yang baik dan yang pertama ialah strategi cicip rasa dengan memberikan beberapa sampel teh kering untuk dicoba para konsumenya di pasar jakarta.

Tapi, strategi ini ternyata tidak berhasil karena teb botol disedu di tempat dan teh masih sangat panas sehingga calon konsumen tidak sabar menunggu.

Tidak berhenti disitu saja selanjutnya cara lainya dengan menyedu teh dan menuangkanya langsung ke sebuah panci, pancin tersebut dibawah dengan mobil untuk dipasarkan tapi kembali cara ini masih gagal karena teh yang ada di panci tumpah-tumpah karena perjalanan cukup jauh dan jalan bergelombang.

Lalu mereka terinspirasi dari minuman yang dikemas didalam botol dan mereka mencobanya ternyata cara ini sangat efektif sekali ringkas dan simpel. Kemasan dalam botol ini selanjutnya mulai di produksi PT Sinar Sosro tahun 1974 dan pertama kali dipasarkan di Indonesia

∞ Tahap Pertumbuhan

Dalam tahap pertumbuhan sudah 3 kali teh botol yang dijual kemasan berganti Label yang pertama TEHCAP BOTOL SOFTDRINK SOSRODJOJO di tahun 1970, label yang kedua berganti menjadi TEH CAP BOTOL label yang terakhir dan masih dipakai sampai saat ini ialah TEH BOTOL SOSRO.

Selain perubahan label produk ini menambahkan beberapa varian rasa buah-buahan dari mulai Markisa, Leci, apel dan lainya. Yang menjadi target utamanya ialah para remaja usia 17 tahun keatas.

Dengan perkembangan yang begitu pesat ternyata muncul beberapa produk sejenis yakni coca-cola dengan memakai kemasaran yang sama tapi tidak ada varian rasa produk ini masih tidak bisa mengalahkan Teh Botol Sosro.

Karena media telekomunikasi, media sosial sudah mulai berkembang di tahun 1977 PT Sinar Sosro melakukan profomi membuat iklan menarik di berbagai acara televisi dan hingga sekarang produk ini sudah sampai di berbagai negara besar seperti amerika serikat dan benua asia.

∞ Tahap Kematangan

Mulai di tahun 2004 PT Sinar Sosro membuat produk terbarunya dengan cap TEBS dimana produk ini adalah minuman yang menyegarkan cocok untuk anak-anak remaja.

Dan kembali ditahun 2015 produk teh terjadi perubahan model yakni munculnya kemasan teh botol sosro dan fruit tea dan volumenya pun beraneka ragam dan bentuk kemasan yang beda juga seperti gambar berikut ini:

 Tahap Kematangan

∞ Tahap Kemunduran

Karena produk ini mampu memehuni kebutuhan masyarakat dengan menciptakan inovasi baru yaitu membuat produk teh yang masih fres, original dan tidak ada tambahan bahan pengawet atau zat pewarna lainya. Sehingga sampai saat ini teh botol sosro masih dapat bertahan dan pendistribusianya masih tetap berjalan.

Meskipun di tahap ini kegiatan periklanan sudah jarang dilakukan tapi siapa yang tidak mengenal dengan produk yang selalu menemani anda ketiga sedang makan.

Contoh Siklus Hidup Produk Coca-Cola

Contoh Siklus Hidup Produk Coca-Cola
Produk Coca-Cola

Coca-cola adalah menimuman bersoda yang cocok sekali jika diminum saat cuaca panas dan badan kurang fit dan minimun ini juga sangat mudah ditemukan di toko-toko dengan harga yang terjangkan dan ukuran yang berariasi. Dibawah ini akan dijelaskan tahapan dari siklus hidup produk coca-cola:

∞ Tahap Perkenalan

Pertama kali produk coca-cola diperkenalkan sejak tanggal 8 Mei 1886 oleh 8 John Styth Pemberton. Minuman ini di produksi secara langsung oleh The Coca-Cola Company Asal Atlanta dan biasa sering disebut Coke, coca-cola ialah minum ringan berkarbonasi dan di jual di restoran, toko dan lainya.

Pada pembuatan pertama produk ini dibuat sebagai obat yang sangat manjur sekali tapi ternyata prduk ini diambil alih oleh Asa Griggs Candler seorang pembisnis sukses.

Dia berhasil membuat strategi pemasaran yang mampu mendominasi minimun ringan di abad ke 20 selanjuntya poduk ini mulai di jula ke pabrik-pabrik besar seperti coca-cola. Akhirnya perusahaan ini mulai memproduksi minuman botol dan kaleng dari konsentrat tersebut dengan campuran air yang sudah di saring dan diberi pemanis.

∞ Tahap Pertumbuhan

John Styth Pemberton menjual hak cipta Coca-Cola kepada Asa G.Gandler sehingga berdirilah perusahaan Coca-Cola di tahun 1892. Perusahaan terus melakukan inovasi dengan melakukan berbagai promosi dari mulai periklanan dan lainya.

Strategi ini masih belum berhasil karena konsumen lebih mengenal produk ini sebagai Coke

Mau gak mau perusahaan harus mengikuti keinginan konsumenya di tahun 1941 nama dagang coke sudah mendapatkan pengakuan periklanan yang sama dengan coca-cola.

Setelah melalui berbagai proses keputuhan finalnya di tahun 1945 kalau Coke secara resmi sudah menjadi merek dagang yang terdaftar diikuti dengan botol coca-cola yang mempunyai ciri khas ikut dipatentan pada tahun 1960.

Bukan berati dikarenakan perusahaan sudah besar dan bermerek tidak mengalami kendala sejak akhir tahun 2000 an perusahaan mengalami kesulitan financial yang diakibatkan kurang tepatnya strategi yang sudah berjalan selama ini yaitu penetuan elemen harga

∞ Tahap Kematangan

Perkembangan coca-cola cenderung lebih stabil belum ada peningkatan yang signigikan dikarenakan munculnya produk-produk baru dan lebih memiliki manfaat yang bagus dibandingkan coca-cola. Para konsumen perlahan mulai meninggalkan produk ini para kompetitor yang ada memberikan harga yang lebih murah seperti BIG COLA dengan kisaran harga Rp 3000.

Hal lain yang menjadi pertimbangan para konsumen ialah efek yang ditimbulkan dari meminum coca-cola tidaklah bagus .

Ciri-ciri dari tahapan ini tergahadap produk coca-cola  ialah:

  • Munculnya para pesaing baru
  • Kejenuhan dari para konsumen
  • Strategi yang masih kurang optimal

∞ Tahap Kemunduran

Di Negara India cocal-cola sudah kurang diminanti dan terjadi penurunan sampai 15 %, karena berdasarkan dara Pusat Sains dan Lingkungan (CSE) yakni organisasi non-pemerintah menyatakan kalau coca-cola mengandung racun termasuk lindan, DDT yang bisa menimbulkan kanker dan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Sehingga di tahun 2004 sebuah komite parlemen yang didukung langsung dari temuan CSE mengenai pengembangan standar untuk pestisida pada minuman ringan.

Tapi dalam hal ini masalah yang ada di coca-cola menjadi peredebadan dinegara india bagian karala mulai dari pelarangan sampai tuduhan dalam pemakaian air yang berlebhan di negara india.

Demikianlah tadi penjelasan mengenai Siklus Hidup Produk semoga penjelasan diatas bisa bermanfaat dan dijadikan sebagai sumber yang bisa dipercayai. Terimakasih atas kunjungan anda di situs kami

Please rate this

Leave a Comment