Pengertian, Bentuk dan Contoh Rekening Koran serta Giro

Artikel ini Telah Ditinjau Oleh: Farkhan Ramadhan, S.E.

Rekening Koran dan Giro – Secara umum giro deposito dan tabungan termasuk salah satu pihak ketiga atau dana yang diperoleh dari masyarakat, baik perorangan maupun suatu badan usaha.

Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan mengenai pengertian, bentuk dan contoh rekening koran serta Giro. Langkah pertama yang perlu anda ketahui yaitu pengertian dari giro.

Pengertian Giro

Giro ialah simpanan pihak ketiga yang penarikan dananya dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan syarat menerbitkan cek dan bilyet giro cek yaitu surat perintah pembayaran tanpa syarat.

Giro menjadi suatu sumber dana yang jangkanya pendek bagi bank, kerena memang dalam penarikan giro ini sifatnya bisa dilakukan setiap saat.

Pengertian Giro
Giro

Jumlah simpanan giro lebih dinamis atau berfluktuasi dari waktu ke waktu. Namun, bagi nasabah pemegang giro sifat penarikan giro dikatakan sangat membantu dalam membiayai kegiatan nasabah secara efesien.

Nasabah dapat melakukan pembayaran suatu transaksi tanpa harus beresiko menggunakan uang tunai dalam jumlah besar dan menjadi sebuah keuntungan tersendiri.

Pencatatan simpanan giro dilakukan dalam buku giro atau rekening giro, karena saldonya bersifat dinamis atau sering berubah-ubah, maka rekening giro disebut rekening koran (current account).

Bunga atas simpanan giro yang diberikan kepada giran (penyimpanan) atau biasa disebut jasa giro.

Macam-Macam Giro

Giro dapat dibedakan menjadi 2, berikut penjelasan lengkapnya :

1. Rekening Atas Nama Suatu Badan (Rekening Atas Nama)

Contohnya seperti Instansi pemerintah (lembaga negara), organisasi masyarakat, badan usaha misalnya Perseroan Terbatas (PT), koperasi, yayasan, Persekutuan Firma dan yayasan.

2. Rekening Perorangan

Contohnya rekening atas nama pribadi (perorangan) dan usaha perseorangan misalnya restoran, toko dan lain-lain.

Fungsi dan Manfaat Giro

Beberapa manfaat diperoleh saat penyimpanan uang di bank dalam bentuk giro adalah selain keamanan dan kerahasiaan yang terjamin juga memiliki manfaat lainya seperti :

  1. Kepemilikan atas rekening giro yang akan melakukan pembayaran dalam transaksi jual beli dapat memakai cek atau bilyet giro
  2. Simpanan yang berbentuk giro bias ditarik setiap saat, sehingga bila nasabah memerlukan uang dalam bentuk tunai dapat segera dicairkan. Berbeda dengan deposito bejangka yang hanya dapat dilakukan penarikan sesuai jangka waktu ditentukan.
  3. Nasabah pemilik rekening giro tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah yang besar karena adanya dua manfaat diatas
  4. Proses administrasi bias dilakukan dengan baik, karena setipa nasabah mendapatkan rekening kiran setiap bulan.

Pengertian Rekening Koran

Contoh Laporan Rekening Koran
Laporan Rekening Koran

Secara umum Rekening koran yaitu sebuah hasil laporan transaksi dan saldo tabungan nasabah dalam bentuk print out, dari bank yang dicetak setiap bulan kemudian.

Kemudian rekening koran akan diberikan kepada nasabah yang bersangkutan biasanya akan diambil di  bank atau dapat dikirimkan ke alamat nasabah setiap bulan.

Dengan adanya rekening koran juga, anda bisa melihat laporan keuangan yang kita lakukan, bisa laporan keuangan bulan ini, bulan lalu sesuai keperluan anda.

Sudut pandang Bank terhadap rekening koran !

Menurut bank setiap reking koran ialah “utang” jadi, setiap tambahan suatu rekening akan dicatat pada sisi kredit.

Sudut pandang perusahaan terhadap rekening koran !

Rekening koran ialah aktiva maka stiap terjadi penambahan atas rekening bank. Dicatat oleh perusahaan disisi debet, artinya jumlah sisi kredit menurut catatan bank akan sama dengan jumlah disisi debet yang dicatat pemegang giro.

Sifat Rekening Koran

Informasi arus kas masuk/ kelauar dari reekening bersangkutan merupakan isi dari rekening koran, sehingga sifatnya sama denganbuku tabungan. Didalam memuat inromasi mengenai tanggal dan sandi transaksi, mutasi debet mutase kredit dan saldo.

Perbedaan dati kedua jenis ini adalah dari sisi pemiliknya.

Contoh Rekening Koran dari Bank BRI

Contoh Rekening Koran dari Bank BRI
Rekening Koran Bank BRI
Laporan Rekening Koran dari Bank BRI
Mutasi Rekening

Contoh Rekening Koran Bank BCA

Contoh Rekening Koran Bank BCA
Rekening Koran Bank BCA

Contoh Rekening Koran Bank Mandiri

Contoh Rekening Koran Bank Mandiri
Rekening Koran Bank Mandiri

Perbedaan Tabungan dengan Rekning Koran

 NoRekening TabunganRekening Koran
1

Pemilik (nasabah) untuk mencetak kartu setiap transaksi yang terjadi ke dalam buku tabungan, pemilik harus menandatangani bank

Pemilik (nasabah corporate), rekening koran yang memuat kumpulan transaksi selama satu bulan akan dikirmkan langsung oleh bank kepada nasabah yang bersangkutan.

2

Penarikan kas dengan buku tabungan dapat dilakukan hanya dengan memakai slip penarikan dan tidak menggunakan cek maupun bilyet giro

Penarikan kas pada rekening koran harus dilakukan dengan menggunakan surat perintah seperti cek atau bilyet giro.

3

Tabungan biasanya memuat rincian transaksi dari beberapa periode (tergantung dari sedikit  atau banyaknya transaksi bank terjadi).

Buku tabungan akan diganti dengan buku tabungan baru apabila seeluruh halaman telah penuh.

 

 

Rekening koran yang dikirimkan oleh bank kepada nasabahnya bersifat bulanan.

Maksudnya bila setiap bulan nasabah akan menerima rekening koran yang berisi ringkasan seluruh transaksi bank yang terjadi selama satu bulan terakhir.

Conntohnya : rekening koran yang memuat transaksi selam bulan april yang akan dimiliki prusahaan pada bulan Mei dan begitupun selanjutnya

Itulah tadi penjelasan mengenai rekening koran dan Giro, semoga dapat menambah pengetahuan bagi pembaca dan semoga bisa bermanfaat dalam hal lainya. Terima kasih

Leave a Comment