3 Perangkat Utama Koperasi

Khanfarkhan.com – Koperasi adalah badan usaha yang memiliki perizinan sesuai dengan ketetapan pemerintah. Di indonesia sendiri banyak sekali koperasi yang sudah di dirikan baik itu koperasi simpan pinjam, koperasi petani bahkan ada koperasi sekolah.

Namun koperasi yang disebutkan tadi tujuan dan prinsipnya berbeda. Didalam struktur organisasi koperasi sendiri terdapat 3 perangkat organisasi koperasi yakni rapat anggota, pengurus dan pengawas yang sudah di tetapkan dalam UU No. 25 Tahun 1992.

Itu masih memakai UU lama sedangkan UU terbarunya yang sudah di tetapkan oleh pemerintah yakni UU No.17 tahun 2012 dan bisa anda cek mengenai peraturan organisasi koperasinya dibawah ini:

3 Perangkat Utama Koperasi

Berikut ini penjelasan mengenai peran dan tugas dari tiga perangkat organisasi koperasi yang perlu teman-teman ketahui.

A. Rapat Anggota

√ Tugas Utama 3 Perangkat Organisasi Koperasi di Indonesia
Rapat Anggota

Rapat anggota merupakan rapat yang di hadiri oleh semua anggota koperasi tetap. Rapat anggota sendiri ditetapkan dan di pimpin oleh pemegang tertinggi dalam organisasi koperasi. Dalam rapat anggota ini semua anggota berhak memberikan pendapatnya masing-masing.

Perlu di ketahui juga bahwa kunci kesuksesan dari koperasi ada di rapat anggota. Dibawah ini ada beberapa agenda yang akan dibahas dalam rapat anggota yang nantinya akan ditetapkan bersama.

  • Menetapkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga organisasi
  • Menyeleksi, Mengangkat lalu memberhentikan pengurus dan pengawas
  • Memutuskan pembagian SHU (sisa hasil usaha).
  • Memutuskan dan mengkukuhkan rencanan kerja dan anggaran pendapatan serta belanja organisasi
  • Pemberian keputusan atas perubahan pada struktur permodalan organisasi
  • Pemberian nilai mengenai pertanggungjawaban pengurus dan pengawas
  • Mengesahkan penggabungan, pemecahan serta pembubaran organisasi

Lihat bagaimana cara menghitung pembagian SHU koperasi dan contoh soalnya.

B. Pengurus

Berdasarkan ketetapan dari rapat anggota pengurus akan melaksanakan wewenang dari anggota atau mewakili anggota lainya dalam kepengurusan koperasi. Pengurus juga harus bisa mempresentasikan kebijakan dan keputusan yang sudah di tetapkan dalam rapat anggota sebelumnya.

Dalam hal ini juga pengurus mempunyai tanggung jawab untuk melindungi dan mengamankan kepentingan anggotanya dan berikut ini tugas serta tanggung jawab sebagai pengurus koperasi:

  • Mengelola koperasi dan kegiatan usahanya
  • Mengajukan rencana kerja lalu selanjutnya merencanakan anggaran serta belanja koperasi
  • Menyelenggarakan rapat anggota rutin
  • Mengajukan laporan keuangan dan laporan pertanggung jawaban kegiatan
  • Membukukan keuangan yang masuk dan inventaris dengan sistematis
  • Menjaga dan melindungi seluruh kekayaan organisasi
  • Menjaga kelangsungan kegiatan usaha

Disini pengurus wajib mempertanggung jawabkan apabila koperasi mengelami kerugian karena di sengaja atau tidak disengaja. Apabila kerugian terhadi karena kelalaian pengurus dan tindakan lainya seperti korupsi maka akan terkeda sanksi hukun sesuai peraturan dalam perundang-undangan.

Selain itu juga pengurus memiliki kewenangan selain melaksanakan tugasnya antaralain yakni:

  • Menjadi wakil dari anggota kepngurusan koperasi di dalam atau di luar pengadilan
  • Menetapkan penerimaan atau penolakan kepada anggota koperasi sesuai anggaran dasar koperasi.
  • Melakukan tindakan demi kepentingan koperasi berdasarkan tanggung jawab seorang pengurus tetap.

Baca juga beberapa sumber-sumber modal koperasi yang banyak belum diketahui.

C. Pengawas

√ Tugas Utama 3 Perangkat Organisasi Koperasi di Indonesia
struktur organisasi

Pengawas merupakan termasuk salah satu perangkat yang ada di dalam koperasi selain pengurus. Pengawas juga akan membantu dalam pelaksanakan kegiatan usaha yang dijalankan oleh koperasi. Dijelaskan bahwa pengawas memiliki peranan dalam menjaga kesejahteraan para anggotanya.

Selain itu juga karena pengawas sudah menerima wewenang dari para anggotanya dan menjadi wakil mereka harus bisa mempertanggung jawabkan setiap kebijakan yang dilaksanakan.

Berikut ini ada beberapa tugas dari seorang pengawas organisasi koperasi yakni:

  • Melaksanakan pengawasan atas pengoperasian kebijakan koperasi oleh pengurus.
  • Menyajikan laporan secara tertulis terhadap hasil pengawasan yang sudah dijalankanya.

Para anggota yang bukan termasuk pengawas tidak bisa mengubah kebijakan yang sudah dilaksanakanya. Karena didalam organisasi sendiri pengawas sudah mendapatkan wewenang dari semua anggota.

Selain melaksanakan tugas ada beberapa wewenang yang bisa dilakukan pengawas koperasai antara lain yaitu:

  • Menganalisis catatan atau pembukuan koperasi
  • Mendapatkan semua bentuk keterangan yang dibutuhkan

Jadi kesimpulanya ialah koperasi berupa badan hukum yang didalamnya memiliki struktur organisasi yang jelas yang dibentuk sesuai kesepakatan oleh para anggotanya. Tujuanya untuk membantu kegiatan pelaksanaan koperasi

Demikianlah tadi penjelasan mengenai 3 perangkat utama organisasi koperasi semoga penjelasan diatas bisa memberikan manfaat apabila ada penjelasan yang salah silahkan berikan komentar ada dibawah ini.

Please rate this

Leave a Comment