Pengertian, Tugas, Tujuan dan Contoh Perusahaan Emiten

2 min read

Khanfarkhan – Secara umum emiten ini sendiri bisa berupa perusahaan swasta ataupun BUMN, baik perusahaan terbuka ataupun perusahaan tertutup. Akan tetapi tidak semua perusahaan adalah emiten, namun hanya perusahaan yang saham atau obligasinya diperjual belikan didalam bursa efek.

 

Pengertian, Tugas, Tujuan dan Contoh Perusahaan Emiten

Apa Itu Emiten ?

Pengertian Emiten

Emiten merupakan suatu perusahaan yang sedang melakukan penawaran Efek yakni dengan cara menerbitkan serta menjual Efek (obligasi, warant, saham serta surat berharga lainya) secara umum terhadap publik untuk memperoleh modal ataupun dana tambahan.

Berikut ini terdapat beberapa efek yang diperdagangkan dalam Bursa Efek Indonesia ialah :

  1. Saham (Right Issue, Warrant)
  2. Obligasi Korporasi
  3. Surat Berharga Negara
  4. Exchange Traded Fund (ETF)
  5. Efek Beragun Aser (EBA)
  6. Derivatif (Kontrak Opsi Saham, Kontrak Berjangka)

 

Emiten Serta Perusahaan Publik

Ada banyak sekali orang yang menganggap kalau emiten dan perusahaan publik ialah sama, padahal keduanya berbeda. Selanjutnya apa perbedaan emiten dan perusahaan publik?

Kalau emiten merupakan pihak atau lembaga yang melakukan sebuah penawaran umum, yakni penawaran efek untuk menjual efek kepada publik yang didasarkan pada tata cara yang sudah diatur dalam UU yang berlaku.

 

Baca Juga : Pengertian, Karakteristik dan Contoh (SBI) Sertifikat Bank Indonesia

 

Sedankan untuk perusahaan publik ialah perusahaan yang sahamnya sudah dimiliki oleh setidaknya 300 pemegang saham, dan mempunyai modal disetor setidaknya Rp 3 miliar.

Maka dari itu perbedaan emiten dengan perusahaan publik ialah, emiten ialah pihak yang melakukan IPO sedangkan Perusahaan Publik ialah Perseroaan Terbatas (PT) yang telah melakukan IPO.

 

Tabel Perbedaan Emiten

No. Kegiatan Emiten

Bukan Emiten

   

Perusahaan Terbuka (Publik)

Perusahaan Tertutup

Perusahaan Tertutup

1 Menjual saham saha ke publik

Ya

Tidak

Tidak

2 Menjual obligasi saja ke publik

Tidak

Ya 

Tidak

3 Menjual Sahan dan Obligasi ke publik

Ya

Tidak

Tidak

 

Syarat – Syarat Emiten

Sebuah perusahaan bisa menjadi emiten apabila sudah memenuhi beberapa persyaratan tertentu. Memulai pada pengertian emiten, adapun syarat-syarat emiten ialah sebagai berikut:

  1. Menerbitkan efek yang akan ditawarkan kepada investor untuk memperoleh modal
  2. Wajib menjamin efek yang diterbitkan ialah sah secara hukum, itulah kenapa emiten wajib mempunyai prestasi dan tidak cacat hukum supaya bisa menerbitkan efek
  3. Emiten berperan sebagai sumber informasi utama mengenai efek yang diperjual belikan. Sehingga keakuran informasi dari emiten ialah tanggung jawab emiten yang berkaitan.

 

Baca Juga : Contoh Saham Preferen dan Biasa beserta Perbedaan

 

Tugas Emiten

Sebenarnya emiten sendiri memilik tugas untuk memberikan penawaran surat berharga kepada publik dan bertanggung jawab untuk mengelola dana publik sebaik mungkin.

Terdapat beberapa jenis surat berharga yang ditawarakan oleh Emiten ke publik ialah:

  • Saham
  • Surat Pengakuan Utang
  • Obligasi
  • Surat Berharga Komersil
  • Tanda Bukti Utang
  • Kontrak Berjangka Atas Efek
  • Unit Penyertaan Kontrak Investasi Kolektif
  • Semua Dervatif dari Efek

Selain dari yang disebutkan diatas tadi, mungkin saja masih ada jenis efek lainya yang akan ditawarkan oleh Emiten ke publik. Pastinya hal itu tergantung pada perkembangan pasar modal di indonesia

 

Tujuan Emiten

Apa tujuan emiten di pasar moda? Sebenarnya tujuan dari emiten ialah untuk membuka sebuah peluang investasi kepada publik terhadap perusahaan emiten.

Dengan melepaskan sahamnya ke publik, maka pembeli sahan tersebut akan memperoleh porsi kepemilikan terhadap perusahaan tersebut dan akan memperoleh deviden dari saham tersebut.

Untuk setiap emiten mempunyai tujuan tertentu dalam melakukan emisi. Hal tersebut umumnya disebutkan didalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) antara lain:

  • Untuk memperluas usaha, yakni modal yang diperoleh dari investor dipakai untuk perluasan bidang usaha, perluasan pasar, peningkatan kapasitas produksi.
  • Memperbaiki struktur modal, yakni dengan menyetabilkan antara modal sendiri dengan modal asing.
  • Melakukan pengalihan pemegang saham dari yang lama kepada pemegang saham yang baru.

 

Baca Juga : Perbedaan serta Contoh Saham Preferen dan Saham Biasa

 

Contoh Perusahaan Emiten

Secara umum emiten ini ialah Perseoraan Terbatas (PT) yang sahamnya sudah diperjual belikan di Bursa Saham. Adapun Perseoraan Terbatas (PT) yang menawarkan sahamnya ialah perusahaan terbuka atau biasanya disingkat dengan Tbk.

Berdasarkan dengan pengertian emiten di atas, dibawah ini terdapat beberapa contoh emiten yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

No. Kode Saham Emiten LQ45
1 ADHI Adhi Karya (Persero) Tbk.
2 ADRO Adaro Energy Tbk.
3 AKRA AKR Corporindo Tbk.
4 ANTM Aneka Tambang Tbk.
5 ASII Astra International Tbk.
6 ASRI Alam Sutera Reality Tbk.
7 BBCA Bank Central Asia Tbk.
8 BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
9 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
10 BBTN Bank Tabungan Indonesia (Persero) Tbk.

Tabel diatas merupakan penjelasan singkat mengenai pengertian Emiten serta perusahaan publik, syarat-syarat emiten, tugas, tujuan emiten serta contoh emiten yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Semoga postingan kali ini bisa bermanfaat untuk teman-teman semua.

 

Artikel Lainya :

  1. Pengertian Tujuan dan 8 Sumber Keuangan Negara [Contoh]
  2. Pengertian, Karakteristik dan Jenis-jenis Obligasi (Bond) di Pasar Modal
  3. Contoh Soal Mencari Capital Gain dan Capital Loss pada  Saham
  4. 9 Metode Perhitungan Indeks Harga dan Contohnya [Rumus]

Please rate this