Pengertian, Manfaat serta Tujuan Ekonomi Syariah [Lengkap]

2 min read

Pengertian, Manfaat serta Tujuan Ekonomi Syariah [Lengkap]

Khanfarkhan.comsecara umum ekonomi syariah ialah suatu cabang ilmu pengetahuan yang berupaya untuk memandang, menganalisis, kemudian menyelesaikan pemasalahan ekonomi secara islami, yaitu sesuai ajaran agama islam Al-Quran dan Sunnah Nabi (P3E1, 2012 : 17).

Ada dua hal pokok yang menjadi landasan dalam ekonomi syariah yaitu : Al-Quran dan Sunnah Rasullah, hukum- hukum yang diambil dari kedua landasan pokok tersebut secara konsep dan memegang prinsip kuat.

 

Pengertian Ekonomi Syariah Menurut Ahli

1. Menurut Monzer Kahf dalam bukunya The Islamic Ekonomy

Menjelaskan kalau ekonomi islam merupakan bagian dari ilmu ekonomi yang memiliki sifat interdisipliner dalam arti kajian ekonomi syariah tidak bisa berdiri sendiri.

Akan tetapi perlu penguasaan yang baik dan mendalam terhadap ilmu-ilmu syariah dan ilmu pendukungnya juga terhadap ilmu-ilmu yang berfungsi sebagai tool of analysis seperti matematika statistic logika dan ushul fiqih (Rianto dan Amalia 2010 :7)

 

2. Definisi M.A Mannan

Bahwa bentuk dari ilmu ekonomi syariah sebagai suatu ilmu pengetahuan social yang mempelajari suatu masalah dalam ekonomi rakyat kemudian dimengerti oleh nilai-nilai islam (Mannan 1992 : 11).

 

3. Muhammad Abdullah Al-Arabi (1980: 11)

Menjelaskan bahwa, ekonomi syariah ialah sekumpulan dasar-dasar umum ekonomi yang kita simpulkan dari Al-Quran dan as-sunnah bahwa bangunan perekonomian yang kita buat dan bentuk sesuai dengan lingkungan dan masa.

 

Tujuan Ekonomi Syariah

Dengan tujuan dari syariat islam itu sendiri (magashid asy syari’ah) ialah mencapai kebahagian di dunia dan akhirat (falah) dengan menjalankan suatu tata  kehidupan yang baik dan terhormat (hayyah thayyibah) sesuai dengan ajaran islam.

Terdapat tiga sasaran hukum islam yang menunjukan bahwa islam diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh umuat manusia menurut Seorang fuqasal asal Mesir bernama Prof. Muhammad Abu Zahrah yaitu :

  1. Penyucian jiwa agar setiap muslim menjadi sumber kebaikan bagi masyarakat dan lingkunganya
  2. Tercapainya maslahah. Kesepakatan yang dibuat para ulama bahwa maslahah yang menjadi puncak sasaran di atas mencakup ilmu jaminan dasar, yaitu : keselamatan keyakinan agama (al din) , keselamatan jiwa (al nafs), kesalamatan akal (al aql), keselamatan keluarga dan keturunan (al nasl) dan keselamatan benda (al mal).
  3. Tegaknya keadilan dalam masyarakat, keadilan yang dimaksud mencakup aspek kehidupan di bidang hukum dan muamalah.

Baca Juga :

  1. 3 Jenis Jenis Akad Mudharabah dalam Syariah
  2. Hubungan Akidah, Syariah, dan Akhlak

 

Prinsip-Prinsip Ekonomi  Syariah

Prinsip-prinsip yang harus dijalankan dalam ekonomi syariah

  1. Bahwa islam mengakui pemilikan pribadi dalam batas-batas tertentu
  2. Kekuaatan penggerak utama Ekonomi Syariah adalah kerja sama
  3. Bermacam-macam sumber daya dilihat sebagai pemberian atau titipan dari Allah SWT untuk hambanya (manusia).
  4. Ekonomi Syariah menolak terjadinya akumulasi kekayaan yang dikuasai oleh segelintir orang saja
  5. Ekonomi Syariah menjamin pemilikan masyarakat dan penggunaanya direncanakan untuk kepentingan banyak orang
  6. Seorang muslim harus tajut kepada Allah SWT dan hari penentuan di akhirat nanti
  7. Zakat harus dibayarkan atas kekayaan yang telah memenuhi batas (nisab)
  8. Islam melarang riba dalam segala bentuk

Seperti ini lah jika digambarkan layaknya sebuah bangunan.

Pengertian, Manfaat serta Tujuan Ekonomi Syariah [Lengkap]

Prinsip-prinsip dasar dalam ekonomi syariah  diataranya yaitu (zainudin Ali, 2008) :

1. Tidak melakukan penimbunan (ikhtikar)

Secara umum ikhtikar  diartikan sembagai tindakan pembelian barang dagangan dengan tujuan unntuk menahan atau menyimpan barang tersebut dalam jangka waktu  yang lama, sehingga barang tersebut dinyatakan barang langka dan berharga mahal.

 

2. Tidak melakukan monopoli

Monopoli diartikan sebagai kegiatan menahan keberadaan  barang untuk tidak dijual atau diedarkan di pasar, agar harganya menjadi mahal. Bila monopoli diciptakan secara sengaja dengan cara menimbun dan menaikan harga barang maka itu sesuatu yang haram dalam islam.

 

3. Menghindari jual beli yang diharamkan

Maksudnya ialah melakukan transaksi jual beli yang sesuai dengan islam, adil, halal, dan satu pihak tidak merasa dirugikan  buatlah jual beli yang sangat diridhai Allah SWT.

Manfaat Ekonomi Syariah

Ketika kita mampu megamalkan ekonomi syariah akan mendatangkan manfaat yang besar bagi umat islam dengan sendirinya yaitu :

  1. Seoarang muslim seharusnya menciptakan integritas yang kaffah sehingga islamnya tidak lagi setengah-setengah jika ditemukan ada umat islam yang masih bergelut dan mengamalkan ekonomi konvesiaonal, yang menunjukan bahwa keislamanya belum kaffah
  2. Menerapkan dan mengamalkan ekonomi syariah lewat lembaga keuangan islam yang ada baik berupa bank asuransi penggadaian maupun BMT (Baitul Mal Wat Tamwil) sehingga mendatangkan keuntungan dunia dan akhirat,.
  3. Praktik ekonomi yang dilakukan berdasarkan syariat islam memiliki nilai ibadah karena sudah mengamalkan syariat Allah.
  4. Mengamalkan ekonomi syariah dengan lembaga keuangan syariah artinya sudah mendukung kemajuan lembaga ekonomi umat islam.
  5. Menjadi nasabah asuransi syariah dengan membuka tabunganya akan membantu upaya pemberdayaan ekonomi umat dan juga menjalankan ekonomi syariah. Sebab dana yang terkumpul akan dihimpun dan disalurkan melalui sector perdagangan rill.
  6. Dengan mengamalkan ekonomi syariah artinya ikut mendukung gerakan amar ma’ruf nahi munkar, sebab dana yang terkumpul pada lembaga keuangan syariah bahwa hanya boleh disalurkan kepada usaha proyek yang halal.

 

Demikianlah tadi penjelasan mengenai Pengertian, Manfaat serta Tujuan Ekonomi Syariah semoga dengan penjelasan saya diatas dapat membantu anda. terimakasih

 

Artikel Lainya :

  1. Pengertian, Manfaat, Contoh Perusahaan serta Faktor Analisis SWOT
  2. Pengertian, Tujuan dan Masalah Transfer Pricing
  3. Cara Mengatasi Inflasi dengan Kebijakan yang Benar
  4. Pengertian dan 3 Pendekatan Teori Analisis Stakholder Beserta Contoh

 

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *