Pengertian Kearifan Lokal

Artikel ini Telah Ditinjau Oleh: Farkhan Ramadhan, S.E.

Ketika berbicara mengenai kearifan lokal, sebagian besar orang akan mengasosiasikannya dengan upacara adat, kebudayaan, ataupun etika-etika yang berlaku di suatu daerah tertentu.

Anggapan ini memang tidak sepenuhnya salah, karena memang ada beragam versi pengertian kearifan lokal menurut para pakar ilmu sosio-budaya.

Pada hakikatnya kearifan tidak dapat dilepaskan dari kehidupan masyarakat, karena lahir dari konsepsi budaya yang berkembang di antara kelompok individu tertentu. Berikut definisi kearifan lokal berdasarkan pendapat para ahli Sosiologi.

Pengertian Kearifan Lokal Menurut Para Pakar Sosiologi

Berikut ini beberapa pengertian kearifan lokal menurut ahli sosiologi dari masa ke masa. Untuk mengetahui contoh kearifal lokal kamu bisa baca disini.

1. Menurut Paulo Freire (1970)

Pengertian Kearifan Lokal Menurut Paulo Freire
Paulo Freire

Freire mendefinisikan keterkaitan antara kearifan lokal dengan pendidikan. Menurutnya, pendidikan yang berbasis kearifan lokal merupakan suatu bentuk proses pendidikan yang mengajarkan kepada para peserta didik agar senantiasa konkret terhadap problem yang dihadapi dengan mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan kearifan di masyarakat.

2. Menurut Sibarani (2012)

pengertian kearifan lokal menurut Sibarani adalah suatu bentuk pengetahuan yang original atau asli di dalam masyarakat, yang mana bersumber dari nilai-nilai luhur budaya setempat guna mengatur tatanan kehidupan sosial masyarakat.

Pengetahuan asli ini terlahir dari keluhuran budaya yang dijunjung tinggi dalam masyarakat, sehingga dipatuhi dan ditaati untuk menjadi aturan kehidupan.

3. Menurut Warigan (2011)

Warigan berpendapat bahwa kearifan lokal yang terdapat di Indonesia mempunyai kandungan nilai-nilai yang telah terbukti turut andil dalam menentukan kemajuan kehidupan masyarakat di suatu daerah.

Hal ini berbanding terbalik dengan asumsi kearifan lokal malah menghambat perkembangan masyarakat, karena pada hakikatnya masyarakat yang mempunyai kearifan lokal menunjukkan kebudayaan tertinggi yang tidak akan lekang dihapuskan kemajuan zaman dan modernisasi.

4. Menurut Keraf (2002)

Keraf adalah seorang pakar sosial humaniora yang memberikan pengertian kearifan lokal dalam bentuk kategorisasi pengetahuan, wawasan, pemahaman, keyakinan, serta adat kebiasaan yang mengarahkan perilaku individu-individu dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat di dalam suatu komunitas ekologis.

Kearifan lokal hidup di tengah komunitas ekologis secara harmonis, untuk mengaitkan antara kehidupan manusia bersinergi dengan alam di sekitarnya.

5. Menurut Sunaryo et al (2003)

Sunaryo memberikan pandangannya terkait kearifan lokal yang dapat terbentuk dari sebuah pengetahuan lokal. Pengetahuan ini telah menyatu padu dengan sistem normal, kepercayaan, dan budaya masyarakat yang diekspresikan melalui tradisi dan mitos sehingga dapat dianut hingga jangka waktu yang lama serta diwariskan secara turun-temurun.

6. Menurut Tjahjono et al (2000)

Pengertian kearifan lokal menurut Tjajono et all adalah suatu sistem atau tatanan nilai dan norma yang hidup dalam masyarakat, yang disusun, dipahami, dianut, serta diaplikasikan masyarakat setempat (local society) berdasarkan pengalaman dan pemahaman masing-masing dalam proses interaksi dengan lingkungan sekitar.

Jadi kearifan lokal tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarmanusia, melainkan juga lingkungan fisik, biotik maupun abiotik, di sekitar mereka.

7. Menurut Apriyanto (2008)

Apriyanto berpendapat bahwa kearifan lokal merupakan sekumpulan nilai yang diciptakan dalam masyarakat, kemudian dikembangkan dan dipertahankan, sehingga dapat menjadi pedoman kehidupan bagi mereka. Pedoman tersebut dapat berupa norma yang disepakati untuk ditaati dan dianggap sakral oleh masyarakat.

Itulah beberapa pengertian kearifan lokal menurut pendapat para ahli Sosiologi.

Meskipun menggunakan sudut pandang yang sedikit berbeda, berbagai pengertian tersebut jika disimpulkan maka merujuk pada definisi kearifan lokal atau local wisdom adalah suatu bagian dari budaya yang berkembang di tengah masyarakat, sehingga tidak dapat dipisahkan dan telah menjadi bagian masyarakat itu sendiri.

Bentuk kearifan lokal sangat beragam yang mana telah diwariskan secara turun-temurun lintas generasi.

Yakin Ngga Mau Komen ?