Pengertian, Karakteristik dan Contoh (SBI) Sertifikat Bank Indonesia

2 min read

Sertifikat Bank Indonesia – SBI Merupakan salah satu instrumen hutang (debt instrument) sebab aset ini mewajibkan si penerbitnya untuk melakukan pembayaran kembali dalam jumlah yang tertentu dan didalamnya terdiri dari nilai pokok ditambah dengan bunga.

Pada dasarnya tingkat suku bunga SBI ditentukan pada pelelangan di kantor pusat Bank Indonesia di hari rabu untuk setiap minggunya.

Pengertian Sertifikat Bank Indonesia

SBI Merupakan sebuah surat berharga yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia dijadikan sebagai pengakuan utang berjangka waktu pendek (1-3 bulan) melalui sistem diskonto/bunga.

Bank Indonesia menjual SBI dengan tujuan utamanya ialah untuk memperkecil jumlah uang yang beredar dengan begitu akan mampu menekan inflasi. Sedangkan bank indonesia membeli SBI dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah uang yang beredar  serta membuat deflasi tidak terjadi terus menerus.

Apabila seoarang invenstor membeli surat berharga ini maka ia akan memperoleh keuntungan yang berupa hasil investasi yang berbentuk bunga ketika jatuh tempo. Bunga didalam surat berharga indonesia biasanya sekitar 1% sampai 2% diatas rata-rata bunga bank umum. Tidak tertulis nama nasabah/investor pada portofolio/surat berharga dengan begitu bisa diperjual belikan.

SBI mempunyai pengaruh terhadap kinerja terhadap kinerja reksa dana saham (NAB) antara lain yakni :

  • Apabila tingkat suku bunga SBI terjadi kenaikan, tingkat suku bunga deposito berjangka juka akan ikut naik dengan begitu penanaman modal dalam bentuk deposito berjangkan menjadi lebih menarik, dalam hal lain tingkat suku bunga pinjaman perbankan juga akan ikut naik dan menimbulkan turunya pendapatan perusahaan sebab peningkatan jumlah pembayaran bunga hutang maka penanaman modal pada instrumen saham malah akan berkurang, menimbulkan NAB reksa dana saham juga akan terjadi penurunan.
  • Apabila tingkat suku bunga SBI terjadi penurunan, SBI menjadi salah satu alternatif investasi yang kurang menarik jika dibandingkan dengan instrumen insvestasi lain misalnya saham ataupun obligasi dengan begitu permintaan instrumen insvestasi saham akan terjadi kenaikan akibatnya harga saham di bursa ikut naik yang akhirnya akan meningkatkan NAB reksa dana saham.

 

Pengertian, Karakteristik dan Contoh (SBI) Sertifikat Bank Indonesia

Karakteristik Sertifikat Bank Indonesia

  1. Sertifikat Bank Indonesia mempunyai satuan unit sebesar Rp 1.000.000,00
  2. Jangka waktu Sertifikat Bank Indonesia sekurang-kurangya 1 (satu) bulan serta paling lama 12 bulan yang dinyatakan dalam jumlah hari lalu dihitung mulai tanggal penyelesaian transaksi hingga dengan tanggal jatuh tempo.
  3. Sertifikat Bank Indonesia diterbitkan lalu diperdagangkan dengan sistem diskonto
  4. Nilai tunai transaksi dihitung atas diskonto murni (true disconto)
  5. Nilai diskonto dihitung sebagai berikut : Nilai Diskonto = Nilai Nominal – Nilai Tunai
  6. Sertifikat Bank Indonesia diterbitkan tanpa warkat
  7. Sertifikat Bank Indonesia dipasarkan didalam pasar sekunder

 

Peran SBI dalam Stabilitas Keuangan

Dalam suatu negara apabila stabilitas keuanganya buruk atau terjadi penurunan maka akan menimbulkan inflasi dan krisis moneter. Nah untuk bisa mengatasi inflasi dan juga krisis moneter  Bank Indonesia selaku Bank Sentral mengeluarkan kebijakan moneter yang berupa menjual Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

Bank Indonesia mengeluarkan SBI dengan tujuan utamanya ialah untuk menyerap kelebihan uang primer yang sedang beredar di masyarakat, sebab primer ini akan menimbulkan terjadinya inflasi. Dengan adanya SBI uang primer berlebih di masyarakat akan tertarik ke Bank Indonesia, dengan begitu yang beredar akan menjadi berkurang dan kembali stabil dengan barang yang beredar di masyarakat.

 Pada saat jumlah uang yang beredar seimbang dengan jumlah barang yang beredar di pasar, maka angka inflasi akan mengalami penurunan dan hal itu akan kembali menstabilkan sistem keuangan.

 

Contoh Perhitungan SBI

Pengertian, Karakteristik dan Contoh (SBI) Sertifikat Bank Indonesia

 

Demikianlah tadi penjelasan mengenai Pengertian, Karakteristik dan Contoh (SBI) Sertifikat Bank Indonesia semoga dengan apa yang sudah saya sampaikan diatas dapat bermanfaat untuk anda. Jangan lupa share and vote ya !

 

Artikel Lainya :

  1. 18 Contoh Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank Di Indonesia
  2. Pengertian, Bentuk dan Contoh Rekening Koran (Giro) dari Bank
  3. Cara Lengkap Perhitungan Bunga Deposito Bank
  4. Contoh Saham Preferen dan Biasa beserta Perbedaan

Please rate this