Lembaga Sosial di Indonesia

[toc]

Lembaga Sosial – Didalam kehidupan bermasyarakat pasti anda sudah tidak asing lagi mendengar lembaga sosial, karena pastinya di dalam masyarakat ada banyak lembaga sosial.

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan secara spesifik mengenai lembaga sosial yang akan di  bahas tentang  pengertian lembaga social menurut para  ahli/ ciri-ciri lembaga social/contoh/jenis-jenis.

 

Apa itu lembaga social (social institution) ?

Lembaga social adalah suatu pola yang diyakini oleh masyarakat atau tingkah laku yang harus dilakukan oleh seseorang sesuai keadaan dan funngsinya untuk mengarahkan suatu kegiatan supaya memenuhi kebutuhan  manusia.

1. Menurut Koentjaraningrat

Definisi lembaga  social yaitu tatakelakuan dalam kehidupan di masyarakat yang menjadi  pusat aktivitas social untuk memenuhi kebutuhan khusus masyarakat yang kompleks.

2. Menurut Mayor Polak

Definisi lembaga social merupakan system peraturan dan adat istiadat yang mempertahankan nilai-nilai  penting.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa lembaga social diartikan sebagai sekumpulan norma yang disusun secara  sistematis sehingga terbentuk guna memenuhi berbagai kebutuhan hidup manusia yang bersifat khusus supaya dapat berjalan tertib dan teratur.

Disamping itu untuk memfungsikan sekumpulan norma atau gagasan perilaku asosiasi dan organisasi perlu dibentuk pada setiap lembaga  sosisal.

 

Berikut ini adalah tabel hubungan lembaga social dengan asosiasi (organisasi):

LembagaAsosiasi (Organisasi)
PerkawinanKantor urusan agama
PendidikanPerguruan Tinggi , SMA, SMP dan SD
AgamaMasjid, Gereja, Pura,  Wihara
PerekonomianPT, Firma, CV
PemerintahanPartai Parlemen

 

Contoh Lembaga Sosial

ada beberapa pengelompokan lembaga social menjadi beberapa jenis dan mempunyai peran dan fungsinya masing-masing dlam setiap  kehidupan mayarakat diataranya  adalah :

Baca Juga: Pengertian dan Contoh Lembaga Keluarga serta 4 Tahapannya

Lembaga ini berperan dalam rangka memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada individu (peserta didik) untuk meningkatkan kualitas SDM dan merubah  perilaku seseorang kearah yang lebih baik.

Fungsinya dengan adanya lembaga pendidikan yakni sebagai sarana pelestarian lau pengembangan kebudayaan masyarakat sebagai  sarana pengembangan bakat dan lain-lain.

Pengertian, Ciri-Ciri dan 7 Contoh Lembaga Sosial di Indonesia

Contoh lembaga pendidikan (perguruan tinggi)

2. Lembaga Ekonomi

Lembaga ekonomi ialah sebuah lembaga social yang memilik peranan penting dalam membangun perekonomian masyarakat. fungsi lembaga ekonomi diantaranya untuk menjaga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan berkecukupan dan berkelanjutan.

Pengertian, Ciri-Ciri dan 7 Contoh Lembaga Sosial di Indonesia

Contoh lembaga ekonommi (koperasi)

3. Lembaga keuangan

Lembaga keuangan ialah sebuah lembaga yang memiliki peran dalam memperoleh modal bagi masyarakat untuk menjalankan kegiatan ekonomi usaha dan sebagainya kemudian juga  menjadi pedoman dalam kegiatan perputaran ekonomi masyarakat.

Pengertian, Ciri-Ciri dan 7 Contoh Lembaga Sosial di Indonesia

Contoh lembaga social keuangan (bank)

4. Lembaga kebudayaan

Lembaga  kebudayaan yakni lembaga  social yang fungsinya dalam mengembangkan seni kebudayaan dan keyakinan dan karena masyarakat itu sendiri. Di indonesia sendiri ada banyak sekali budaya dari sabang sampai mauroke.

Pengertian, Ciri-Ciri dan 7 Contoh Lembaga Sosial di Indonesia

Contoh lembaga kebudayaan

Baca Juga: Contoh Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank

5. Lembaga keagamaan

Lembaga keagamaan adalah lembaga yang peranya mengatur kehidupan manusia dalam bidang agama, baik yang beragama islam, Kristen, hindu dan budha serta agama lainya.

Lembaga keagamaan juga bahkan memiliki fungsi sebagai sarana peninngkatan solidaritass kelompok keramahan dalaam bergaul tata perilaku dalam kehidupan social dan masih banyak fungsi lainya.

Pengertian, Ciri-Ciri dan 7 Contoh Lembaga Sosial di Indonesia

Contoh lembaga social keagamaan (pondok pesantren)

6. Lembaga Politik

Lembaga politik merupakan lembaga yang berperan penting demi keberlangsungan proses pengambilan kebijakan sebagai wakil dari masyarakat.

Salah satu fungsi lembaga politik misalnya seperti mengatur proses kegiatan politik, melakukan pendidikan politik, mewujudkan ketertiban di dalam ataupun diluar negeri dan mengupayakan kesejahteraan masyarakat secara umum.

Pengertian, Ciri-Ciri dan 7 Contoh Lembaga Sosial di Indonesia

Contoh lembaga social politik (partai)

7. Lembaga keluarga

Lembaga keluarga merupakan lembaga yang terkecil yang ada dalam kelompok masyarakat ini terbentukk melalui pekawinan dan hubungan darah.

Seperti kita ketahui bersama lembaga keluarga memiliki fungsi yang lengkap seperti fungsi ekonomi, fungsi produksi, fungsi proteksi, funngsi pengawasan social, fungsi proteksi dan fungsi pemberian status.

Didalam kehidupan masyarakat lembaga keluarga ini sangat membantu sekali.


Pengertian, Ciri-Ciri dan 7 Contoh Lembaga Sosial di Indonesia

Contoh lembaga social keluarga

 

Fungsi Lembaga Social

Menurut soejono soekamto fungsi lembaga social yaitu :

1. Lembaga social memberikan pedoman kepada seluruh anggota masyarakat sepeti yang menyangkut dengan hubungan pemenuhan kebutuhan.

Maksudnya pedoman dalam bersikap atau bertingkah laku untuk mangatasi berkembang

nya masalah di masyarakat lembaga sosial menjaga keutuhan masyarakat yang bersangkutan.

2. Lembaga social bisa memberikan suatu arahan kepada para masyarakat dalam mengadakan pengawasan terhadap anggota masyarakat dengan memakai system pengendalian social

Menurut Horton dan hunt lembaga social adalah :

1. Fungsi manifest yaitu fungi lembaga yang disadari dan diakui anggota masyarakat atau  dengan kata  lain menjadi harapan banyak orang.

Contohnya :

  • Keluarga merupakan tempat internalisasi dan sosialisasi nilai dan norma
  • Lembaga ekonomi merupakan tempat terjadi proses produksi dan distribusi

2. Fungsi laten yaitu fungsi yang tidak disadari  dengan kata lain bukan menjadi tujuan utama suatu  lembaga namun muncul (ada).

Contohnya :

  • Lembaga keluarga pada suatu kasus pernikahan menjadi alasan menutupi rasa malu dari sebutan tidak laku
  • Lembaga politik mennjadi persaingan untuk berkuasa sehingga memupuk kekayaan.

 

Ciri-Ciri Lembaga Sosial

Dalam suatu lembaga baik itu lembaga sosial maupun lembaga lainya tentu saja mempunyai ciri-ciri yang membedakan antara satu dengan lembaga lainya, berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri dan lembaga sosial:

1. Lembaga Sosial Mempunyai Simbol

Masing-masing lembaga tentu saja mempunyai simbol. Dalam hal ini simbol memiliki sebuah fungsi untuk mempermudah seseorang dalam mengingat keberadaan sebuah lembaga, visi, misi serta tujuan yang akan dicapai kedepanya.

Secara umum simbol bisa berupa Logo (Gambar), tulisan atau sebuah bendera di sertai tulisan berikut anda bisa melihat contoh dari simbol sebuah lembaga.

Ciri-Ciri Lembaga Sosial di Indonesia Contoh dan Fungsinya
Simbol Lembaga

Contoh dari gambar diatas adalah simbol yang bisa dikatan sederhana dimana simbol tersebut memperlihatkan seseorang yang saling berpegangan tangan dan itu adalah simbol keluarga berencana yang ada di indonesia. Dengan simbol diatas bisa menjadikan seseorang selalu ingat bahwasanya keluarga berencana itu memiliki simbol seperti diatas maka anda tidak akan keliru.

Jika meilhat contoh lainya seperti simbol Lembaga Pendidikan yang terlihat pada baju seragam atau topi disitu terlihat jelas ciri-cirinya ada gambar burung garuda dan bertuliskan “Tut Wuri Handayani”.

2. Mempunyai Tujuan yang Jelas

Ciri lainya dari sebuah lembaga sosial yakni mempunyai sebuah aturan secara jelas dimana aturan tersebut sudah ditetapkan saat pertama kali terbentuknya sebuah lembaga sosial. Dan tentu saja aturan tersebut sudah disetujui bersama-sama oleh para anggota satu dengan anggota yang lainya.

Lembaga sosial ini dibentuk tentunya memiliki sebuah tujuan, sehingga sekarang ini sudah dikenal sebuah istilah bahwanya terbentuknya sebuah lembaga itu untuk mengatur hubungan sosial di dalam lingkungan masyarakat.

Ciri-Ciri Lembaga Sosial di Indonesia Contoh dan Fungsinya
Mempunyai Tujuan Jelas

3. Mempunyai Tingkat Kekekalan Tertentu

Selain memiliki tujuan yang jelas lembaga sosial pastinya ada normal sosial didalamnya. Terbentuknya norma sosial ini sudah sesuai kesepakatan dan pertimbangan yang matang untuk mengatur kehidupan di dalam sebuah masyarakat umum. Norma sosial ini akan bisa mengatur sebuah masyarakat apabila norma tersebut memperlihatkan bukti sehingga norma akan dirasa sangat penting sekali

Apabila sebuah lembaga sudah dibuat oleh masyarakat dan juga asosiasinya, sebuah lembaga yang terbentuk pastinya akan mampu bertahan lebih lama. Selain itu juga akan lebih lama karena selalu berganti kepengurusan selama lembaga sosial tersebut dianggap masih berguna oleh masyarakat.

Ciri-Ciri Lembaga Sosial di Indonesia Contoh dan Fungsinya
Mempunyai Tingkat Kekekalan

Bisa dikatakan kalau masing-masing lembaga mempunyai tingkat kekekalan yang berbeda-beda, misalnya saja lembaga yang memiliki kekekalan ialah lembaga pendidikan. Sudah kita ketahui bersama bahwasanya lembaga ini sudah muncul sejaka zaman penjajahan belanda dan terbukti bahwa lembaga ini bisa bertahan hingga saat ini. Meskipun dari beberapa tahun sekali lembaga pendidikan ini mengalami banyak sekali perubahan misalnya seperti nama, jenjang, kurikulum sampai proses belajar mengajar.

4. Mempunyai Alat dan Kelengkapan

Ciri-Ciri lembaga sosial selanjutnya yakni mempunyai alat serta kelengkapan agar bisa mencapai tujuanya. Yang menjadi contoh disini ialah POLRI yang mempunyai berbagai alat seperti Truk Water Cannon, Pistol atau Helikopter Patroli. Seluruh perlengkapan dan juga peralatan tersebut digunakan semata-mata untuk keperluan dan kelengkapan lembaga sosial.

Ciri-Ciri Lembaga Sosial di Indonesia Contoh dan Fungsinya

Khususnya POLRI yang merupakan sebuah lembaga pertahanan dan mempunyai fungsi untuk mempertahankan kedaulatan NKRI dari Sabang sampai Meroke.

5. Mempunyai Pola Prilaku

Didalam sebuah lembaga juga ada yang namanya pola prilaku, dimana pola prilaku ini bisa didefinisikan sebagai himpunan pola pemikiran yang sudah tercapai sesuai dengan aktivitas kemasyarakatan dan hasil-hasilnya. Jadi kita semua tentu saja sudah menyadarinya bahwasanya didalam sebuah lembaga sosial didalamnya terdapat sebuah norma, kebiasaan, adat serta tata kelakuan yang tergabung dalam satu kesatuan dengan yang lainya.

Contoh yang bisa di ambil dalam hal ini ialah di Sekolah dimana didalamnya dikenal dengan yang namanya norma atau tata kelakuan yang diaplikasikan kepada semua siswa/siswi maupun guru-guru di sekolah agar mematuhi aturan tersebut sehingga tercipta kondisi yang lebih baik dari sebelumnya.

6. Mempunyai Tradisi Tertulis dan Tidak Tertulis

Secara umum sebuah lembaga sosial terkandung sebuah aturan baik itu tertulis maupun tidak tertulis. Setiap individu wajib sekali untuk mematuhi aturan di dalam lembaga sosial tersebut.

Lembaga keluarga sebagai salah satu contohnya, sebab di dalam kehidupan yang selalu kita lalui terdapat aturan tertulis serta tidak tertulis bahwasanya suami wajib menafkahi istri dan juga anak-anaknya, atau juga aturan yang diharuskan masing-masing anggota keluarganya selain itu juga budayakan untuk menghormati orang yang lebih tua.

7. Memiliki Sebuah Ideology

8. Lembaga Sosial Mempunyai Kekekalan

Dan ciri terakhir dari lembaga sosial ialah sudah sangat sempurna apabila sudah mempunyai kekekalan tertentu contohnya saja sepertli keberadaan MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat).

Sudah sejak kemerdekaan republik inonesia dan sebagai penanggung jawab> Sampai saat ini keberadaan contoh MPR RI dan sebagau unndaby

 

Itulah tadi penjelasan mengenai lembagao sosial yang ada di Indonesia semoga dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi  pembaca. Terimakasih atas kunjunganya

 

Please rate this

Leave a Comment