Kelebihan dan Kekurangan Pencatatan Single Entry serta Double Entry

Suatu Perusahaan akan semakin maju dan berkembang apabila memiliki pencatatan keuangan yang baik dan lengkap. Tidak ada satupun perusahaan bisa berkembang jika pencatatan keuangannya buruk.

Oleh sebab itu setiap perusahaan yang bergerak dibidang jasa, dagang maupun Manufaktur memerlukan yang namanya akuntansi.

Sederhananya Akuntansi adalah suatu bidang yang berkaitan dengan transaksi keuangan seperti mencari, mengumpulkan, mencatat, menganalisa, menafsirkan, membuat laporan hingga membuat sebuah kebijakan mengenai data keuangan bagi pihak yang memerlukan.

Perlu kamu ketahui bahwa ada beberapa pihak yang memerlukan informasi akuntansi ini. Kamu bisa baca artikel pihak-pihak pemakai informasi akuntansi.

Dalam pencatatan transaksi keuangan suatu perusahaan ini terbagi menjadi dua yakni Single Entry dan Double Entry. Apakah perbedaan pencatatan single entry dan sistem double entry?

Di pembahasan ini akan dijelaskan secara lengkap mengenai kelebihan dan kekurangan pencatatan single entry serta double entry.

Kelebihan dan Kekurangan Single Entry

Pengertian single entry atau sering disebut sebagai pencatatan tunggal adalah suatu metode pencatatan transaksi keuangan yang hanya dilakukan satu kali per periode. Dalam pencatatan sistem single entry ini hanyalah catatan transaksi yang mempengaruhi akun kas.

Jadi setiap ada pendapatan kas akan dicatat sebagai kas masuk, sebaliknya jika ada pengeluaran kas akan dicatat sebagai kas keluar. Maka pembukuanya seperti berikut :

Pembelian Perlengkapan Rp. 8.000
Penerimaan Piutang Rp. 8.000

Adapun kelebihan pencatatan single entry yaitu :

  • Sistem pebukuanya sangat sederhana sehingga pencatatanya lebih mudah
  • Single entry hanya mempunyai dua daftar yaitu pendapatan dan pengeluaran

Adapun kelemahan pencatatan single entry yaitu :

  • Hasil laporannya kurang lengkap karena format yang sederhana
  • Ada kesulitan dalam mengontrol setiap transaksi yang terjadi
  • Jika ada kesalahan pencatatan akan sulit untuk mencari lokasi permasalahannya.

Kelebihan dan Kekurangan Double Entry

Pengertian double entry atau sering disebut pencatatan ganda merupakan suatu metode pencatatan transaksi keuangan yang dilakukan pada dua sisi yaitu debit dan kredit.

Sehingga dalam penyajian pelaporan keuangan bisa menghasilkan akun laba rugi dan neraca. Maka contoh pembukuanya seperti berikut :

Perlengkapan Rp 8.000 [D]
Kas Rp 8.000 [D]

Adapun kelebihan pencatatan double entry yaitu :

  • Sistem pencatatn double entry menghasilkan pembukuan yang lebih akurat karena menyajikan semua saldo akun.
  • Informasi yang disajikan sangat jelas jika ada kesalahan bisa dilacak dengan mudah.
  • Dengan metode double entry sangat kecil sekali terjadi kesalahan. Kalaupun ada mungkin hanya terjadi human error.

Adapun kelemahan pencatatan double entry yaitu :

  • Data yang tercatat secara lengkap pastinya ada kerumitan dalam pengelompokan akunnya.
  • Transaksi yang di catat haruslah balance (seimbang) antara debit dan kredit.
  • Tidak semua orang bisa membuat pembukuan dengan metode double entry perlu ada pembelajaran khusus.

Jadi masing-masing kedua metode pencatatan keuangan diatas memiliki perbedaan. Meskipun memiliki perbedaan ternyata keduanya masih digunakan.

Namun untuk sekelas perusahaan lebih condong menggunakan metode pencatatan double entry. Sebab perusahaan akan lebih mudah dalam mencari sumber pendapatan, pengeluaran, aset dan liabilitas.

Bahkan untuk perusahaan yang sudah masuk kategori Go Internasional mereka tidak menggunakan pembukuan biasa melainkan softwere akuntansi seperti Zahir Accounting.

Demikianlah penjelasan yang bisa di sampaikan mengenai kelebihan dan kekurangan pencatatan single entry serta double entry semoga penjelasan diatas bisa bermanfaat.

Apabila kamu ingin mendapatkan pekerjaan dengan peluang yang banyak maka sebaiknya kamu memahami Akuntansi keuangan.

Tinggalkan komentar