Indikator Keberhasilan dan Kegagalan Pembangunan

Pembangunan Ekonomi – Suatu negara dikatakan maju apabila negara tersebut selalu memperhatikan pembangunan ekonominya.  Mengenai pembangunan ekonomi, kondisi negara yang baik pasti mempunyai perkembangan pembangunan ekonomi yang baik juga.

Sudah tahukah anda apa saja yang menjadi indikator penentu keberhasilan dan kegagalan pembangunan ekonomi suatu neagara ? Nah, dipembahasan kali ini akan dibahas secara lengkap terkait pembangunan ekonomi suatu negara.

Tapi yang perlu anda pahami terlebih dahulu ialah apa itu pembangunan ekonomi ? Silahkan baca penjelasanya dibawah ini.

Pengertian Pembangunan Ekonomi

Pembangunan ekonomi merupakan salah satu upaya yang akan terus dilakukan oleh pemerintah di suatu negara, pengertian pembangunan ekonomi sendiri menurut Adam Smith merupakan perpaduan di antara kemajuan teknologi dengan pertumbuhan penduduk.

Pembangunan ekonomi ini seringkali dijadikan sebagai indikator maju atau tidaknya suatu negara, dimana melalui pembangunan ekonomi tersebut dapat diketahui tingkat keberhasilan beserta ekonomi dengan pertumbuhan atau perkembangan taraf hidup dari masyarakat.

Untuk bisa mengukur pembangunan ekonomi disuatu negara berhasil atau tidak, maka dibutuhkan indikator yang bisa digunakan untuk menilai. Fungsi indikator sendiri adalah menentukan pola dan pengaruh yang terjadi, gejala, serta sejauh mana taraf yang telah dicapai oleh negara.

Namun pada dasarnya ada dampak positif dan dampak negatif dalam pembangunan ekonomi bagi suatu negara.

Indokator Keberhasilan Pembangunan Ekonomi

Berikut ini adalah indikator pembangunan menurut para ahli , dimana indikator ini bisa anda gunakan untuk menilai keberhasilan pembangunan ekonomi negara Indonesia.

1. Media atau Akses

Salah satu tanda bahwa pembangunan ekonomi dianggap baik adalah tersedianya media atau akses untuk menuju ke tempat yang sebelumnya tidak terjangkau, maka pembangunan ekonomi Indonesia dianggap baik apabila indikator ini terpenuhi.

2. Kriminalitas

Apabila masyarakat atau rakyat sudah mempunyai tingkat kesejahteraan tinggi, maka hal tersebut akan mengurangi tingkat kriminalitas yang ada di negara.

Sehingga apabila pembangunan ekonomi baik, maka tindakan kriminalitas akan jarang terjadi karena masyarakat sendiri sudah mampu untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.

berkurangnya aksi Kriminalitas
Kriminalitas

3. Tempat Tinggal

Apabila pembangunan ekonomi baik, maka kualitas tempat tinggal setiap warga akan terpenuhi mulai dari fasilitas listrik, air, sarana sanitasi, serta kualitas tempat tinggal yang layak.

4. Kesehatan

Indikator keberhasilan pembangunan ekonomi selanjutnya adalah kesehatan, dimana indikator inilah yang dapat mempengaruhi angka harapan hidup menjadi lebih tinggi. Hal tersebut bisa diwujudkan dengan adanya fasilitas kesehatan dan mudah untuk mengaksesnya.

Memang dengan semakin lengkapnya sebuah fasilitas kesehatan yang ada, artinya dinegara tersebut akses kesehatan semakin mudah termasuk didalamnya pelayanan KB (keluarga berencana), dengan begitu kesehatan masuk dalam indikator keberhasilan pembangunan.

Indikator Keberhasilan karena faktor Kesehatan
Kesehatan

5. Pendidikan

Pendidikan menjadi salah satu indikator yang penting, karena negara yang mempunyai tingkat pendidikan yang tinggi dari masyarakatnya maka negara tersebut juga bisa mempunyai pembangunan ekonomi yang bagus.

Pembangunan ekonomi yang bagus dapat dilihat dari angka melek huruf masyarakat dalam sebuah negara dan terlihat juga dari semakin bertambahnya orang yang melek hrurf.

6. Indeks Kualitas Hidup

Indeks kualitas hidup sendiri terdiri dari 3 komponen yaitu angka melek huruf, angka kematian bayi, dan angka rata-rata harapan hidup. Indeks kualitas hidup ini mempengaruhi kualitas dari pembangunana ekonomi sendiri, karena semakin baik angka indeks kualitas hidup maka pembangunan ekonomi juga akan semakin bagus.

Pertama dari angka rata-rata harapan hidup, jika negara sedang dalam pembangunan ekonomi yang baik maka angka rata-rata hidup menjadi semakin meningkat bisa dilihat dari pemenuhan kebutuhan makanan kepada masyarakat merata, sebab mereka mampu memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

Dengan begitu tidak ada kata mengenai kekurangan makanan, tidak hanya itu saja jika mereka sakit mereke bisa menjangkau dalam pemenuhan kebutuhan obat-obatan atapun akses kesehatan.

Yang kedua ialah angka kematian, pembangunan bisa dikatakan baik yakni jika angka kematian bayi menurun. Hal tersebut dibuktikan dengan terpenuhinya gizi, nutrisi dan juga pelayanan kesehatan yang memadai bisa dimulai dari ibu hamil hingga bayi yang dilahirkan.

Kemudian yang ketiga ialah sebuah pembangunan ekonomi bisa dikatakan baik apabila ketika angka melek huruf semakin meingkat sebab itu menandakan fasilitas untuk memfasilitasi warga yang melek huruf semakin bertambah.

Serta memudahkan mereka dalam melakukan komunikasi yang baik dengan adanya melek huruf tersebut, maka otomatis masyarakat akan mampu memahami perkembangan dari sebuah negara.

7. Angka Tabungan

Tabungan mempunyai hubungan dengan struktur ekonomi, dimana tabungan sendiri merupakan modal di dalam perekonomian. Angka tabungan yang semakin tinggi dari masyarakat, itu menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi semakin berkembang.

Perkembangan yang dimaksud yakni pada saat sektor pertanian beralih ke sektor perindustrian maka tingkat produktifitas akan semakin meningkat dan output yang didapat juga akan naik, maka arti tabungan yakni sebuah modal dalam sebuah perekonomian.

Semakin banyak angka tabungan yang dimiliki dalam sebuah perubahan struktur ekonomi, maka bisa disimpulkan kalau perekonomian semakin berkembang.

8. Urbanisasi

Urbanisasi merupakan pindahnya penduduk dari desa ke kota, urbanisasi dijadikan indikator karena semakin banyak penduduk yang pindah ke kota maka menandakan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat akan terjamin.

Jika disebuah perkotaan ada begitu banyak orang desa yang melakukan urbanisasi itu menandakan kalau ekonomi yang diterapkan ialah konsep ekonomi makro.

Contohnya ada banyak kesempatan kerja dengan dukungan peralatan mesin canggih, serta kebutuhan akan pemesanan yang begitu banyak, menimbulkan perusahaan yang memerlukan pekerjaan yang baru.

Semakin banyaknya perusahaan yang memerlukan pekerjaan sehingga akan semakin bisa menurunkan angka penggangguran maka akan ikut turun juga tingkat kemiskinan.

Indikator Keberhasilan karena urbanisasi
Urbanisasi

9. Struktur Ekonomi

Struktur ekonomi menjadi indikator dari keberhasilan pembangunan ekonomi, hal ini dikarenakan apabila pembangunan ekonomi berkembang maka struktur ekonomi juga berkembang.

10. Pendapatan Perkapita

Pendapatan per kapita dijadikan sebagai indikator dalam keberhasilan pembangunan ekonomi karena dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian, pendapatan per kapita yang tinggi menujukkan bahwa stabilitas perekonomian di suatu negara juga baik.

Ada kaitan yang begitu erat pendapatan per kapita dengan pertumbuhan ekonomi. Karena munculnya pertumbuhan ekonomi justru, akan ada pengaruh terhadap pembangunan ekonomi.

Apabila dikaitkan dengan urbanisasi, maka dari perusahaan yang memerlukan banyak tenaga kerja, akan menarik banyak tenaga kerja dalam sebuah perusahaan guna memenuhi kebutuhan dari perusahaan.

Dengan begitu pemasukan perusahaan akan terus meningkat, sehingga mampu menambah pendapatan dari perusahaan yang berikutnya berimbas kepada pekerjaanya. Apabila ternyata si pekerja menaikkan kualitas kerjanya, maka akan ikut naik juga permintaan sehingga pendapatan perkapita naik juga.

11. Pertumbuhan Domestik Bruto atau Produk

Indikator terakhir yang dapat dijadikan untuk menilai keberhasilan pembangunan ekonomi adalah pertumbuhan domesti bruto atau produk, dimana produk ini merupakan hasil produksi dari suatu wilayah.

Indikator Kegagalan Pembangunan Ekonomi

Dalam sebuah pembangunan ekonomi tidak hanya akan berhasill terus namun ada juga yang gagal, nah berikut ini akan saya jelaskan beberapa indikator kegagalan pembangunan ekonomi:

1. Adanya Sistem Dualisme Ekonomi

Di kota-kota besar perekonomian telah bersifat industri, akan tetapi diluar kota yakni di desa perekonomian masih saja pada tingkat yang terendah.

2. Kekurangan Tenaga Ahli

Pada saat pengelolaan produksi dan pembangunan di indonsia begitu memerlukan banyak sekali tenaga ahli yang saat ini bisa dirasakan kurangya.

Faktor kegagalan Kekurangan Tenaga Ahli
Kekurangan tenaga ahli

3. Struktur Ekonomi yang berat sebelah

Hanya ada sedikit industri ekspor, struktur ekonominya agraris, dualisme sosial, sistem perbankan belum berkembang, kuranya prasarana, serta struktur pasar dan jaringan perhubungan ketergantungan dari luar negeri besar dan juga kurangya jiwa wiraswasta.

4. Kekurangan Dana

Tentunya pembangunan ekonomi itu memperlukan dana yang tidak sedikit untuk investasi, rendahnya pendapatan perkapita menimbulkan tabungan masyarakat juga ikut rendah, dengan begitu dana untuk investasi masih banyak bergantung dari tabungan pemerintah dan bantuan luar negeri.

5. Menurunya Penerimaan Negara

Dengan adanya resesi dunia hal tersebut menimbulkan menurunya penerimaan negara dan berkurangya ekspor. Sehingga pertumbuhan ekonomi menjadi ikut melambat.

6. Rendahnya produktivitas

SDA dan SDM yang tersedia begitu kurang berkualitas yang mengakibatkan produktivitasnya menjadi rendah.

Demikianlah tadi pembahasan mengenai indikator penentu keberhasilan dam kegagalan pembangunan ekonomi, semoga informasi diatas bisa menambah wasan untuk anda. Semoga bermanfaat dan terimakasih !

Please rate this