Macam Jurnal Khusus Perusahaan Dagang

[toc]

5 Macam Jurnal Khusus – Tentunya dalam sebuah proses pencatatan suatu transaksi untuk suebuah perusahaan sering memakai jurnal umum.

Akan tetapi tidak semua transaksi yang ada dalam sebuah perusahaan di catat dalam jurnal umum, bagaimana jika jumlah transaksi tersebut sangatlah besar dan terjadi secara berulang ulang tentu tidak bisa di catat dalam Jurnal umum.

Oleh sebab itu diperlukanlah yang namanya Jurnal Khusus Perusahaan dagang maupun perusahaan jasa. Dan perlu anda ketahui kalau jurnal umum ini hanya dibuat untuk satu orang saja.

Apa Manfaat dari Jurnal Khusus?

Tentu saja sebuah perusahaan membuat jurnal khusus karena ada banyak sekali manfaatnya, dengan membuat jurnal khusus perusahaan menjadi terbantu dalam proses pencatatan transaksi yang serupa selain itu juga mudah ketika akan mencari data-data transaksi yang sesuai apabila sedang diperlukan.

Didalam ilmu akuntansi sendiri Jurnal khusus ini ada 5, nah kelima jurnal tersebut lah yang akan kita bahas pada penjelasan dibawah ini:

Macam-Macam Jurnal Khusus Perusahaan Dagang

Jurnal Khusus adalah salah satu jurnal yang sangat penting sekali dalam proses pencatatan transaksi sebuah perusahaan dan Jurnal  khusus (special journal)  yang dipakai di perusahaan dagang secara umum terdiri dari 4 macam diantaranya ialah :

  1. Jurnal Penerimaan Kas (Cash Receipt Journal)
  2. Jurnal Pengeluaran Kas (Cash Payment Journal)
  3. Jurnal Pembelian (Purchaces Journal)
  4. Jurnal Penjualan (Sales Journal)
  5. Jurnal Umum

Akan tetapi, perusahaan dagang harus tetap mempunyai jurnal umum untuk mencatat beberapa transaksi yang tidak bisa di catat dengan jurnal khusus yang tersedia. Jadi intinya antara jurnal umum dan jurnah khusus saling membutuhkan dan sama-sama tidak bisa diabaikan.

“Baca Juga: Pengertian dan Cara Membuat Jurnal Penerimaan Kas

A. Jurnal Khusus Penerimaan Kas 

Jurnal penerimaan kas merupakan sebuah buku jurnal yang fungsinya untuk mencatat transaksi yang berkaitan dengan penerimaan uang atau uang tunai. Penerimaan atas uang tunai tersebut asalnya dari beberapa sumber.

Berikut ini terdapat beberapa transaksi yang akan masuk dan dicatat dalam jurnal penerimaan kas, namun transaksi tersebut hanya dilakukan secara tunai bukan kredit:

  1. Penerimaan pendapatan
  2. Retur pembelian secara tunai
  3. Penerimaan pelunasan piutang
  4. Penjualan tunai

Bentuk Jurnal Penerimaan Kas

5  [Macam-Macam] dan Contoh Jurnal Khusus Perusahaan Dagang

B. Jurnal Khusus Pengeluaran Kas 

Jurnal pengeluaran kas ialah buku jurnal khusus dengan fungsinya untuk mencatat seluruh transaksi yang berhubungan dengan biaya pengeluaran /pembayaran uang tunai.

Berbeda dengan jurnal khusus penerimaan kas transaksi yang dicatat dalam jurnal ini semua yang berkaitan dengan pengeluaran uang secara tunai.

Terdapat beberapa transaksi yang termasuk sebagai pengeluaran kas  antara lain :

  1. Retur penjualan
  2. Pembayaran beban-beban
  3. Pembelian secara tunai
  4. Pengambilan uang tunai (Prive)
  5. Pemayaran atau pelunasan utang dagang
“Baca Juga: Contoh dan Cara Menyusun Jurnal Pengeluaran Kas

Bentuk Jurnal Pengeluaran Kas

5  [Macam-Macam] dan Contoh Jurnal Khusus Perusahaan Dagang

C. Jurnal Khusus Pembelian 

Apa itu jurnal pembelian ?

Yakni sebuah buku jurnal dengan fungsinya dalam untuk mencatat semua transaksi pembelian yang dilakukan secara kredit, bisa  pembelian barang dagang ataupun selain barang dagang.

Terdapat beberapa transaksi yang masuk dalam pencatatan jurnal pembelian antaralain;

  1. Pembelian barang dagang secara kredit
  2. Pembelian peralatan, perlengkapan dan aktiva lain secara kredit

Bentuk Jurnal Pembelian

5  [Macam-Macam] dan Contoh Jurnal Khusus Perusahaan Dagang
“Baca Juga: Contoh Soal Jurnal Penjualan dan Pembelian Perusahaan

D. Jurnal Khusus Penjualan 

Tahukah kamu jurnal penjualan !

Yaitu jurnal yang berfungsi dalam pencatatan seluruh transaksi yang berkaitan dengan penjualan barang dagang secara kredit.

Bentuk Jurnal Penjualan

5  [Macam-Macam] dan Contoh Jurnal Khusus Perusahaan Dagang

5. Jurnal Umum 

Pengertian jurnal umum ialah sebuah buku jurnal yang dipakai dalam pencatatan seluruh  transaksi yang tidak dapat dicatat dalam jurnal khusus diatas. Maksudnya disini ialah, terdapat beberapa transaksi tang tidak dapat dicatat oleh jurnal khusus, sehingga dibuatlah jurnal umum.

Naha maka dari itu berikut ini saya jelaskan beberapa transaksi yang tidak bisa dicatat oleh jurnal khusus namun hanya bisa dicatat dalam Jurnal Umum.

  1. Transaksi retur pembelian
  2. Ayat jurnal koreksi
  3. Ayat jurnal penutup,
  4. Ayat jurnal koreksi

Oleh sebab itu,

Perlu lah di buat yang namanya jurnal khusus. Transaksi-transksi yang di catat pada jurnal umum tersebut antaralain :

  1. Transaksi retur pembelian kredit dan retur penjualan kredit
  2. Ayat jurnal penyesuaian (adjustment entry)
  3. Ayat jurnal koreksi (correcting entry)
  4. Ayat jurnal penutup (closing entry)
  5. Ayat jurnal pembalik (revesing entry)

Demikianlah tadi penjelasan mengenai Jurnal Khusus Perusahaan Dagang semoga bisa  membantu dan menambah wawasan bagi anda. dan untuk artikel atau penjelasan yang kurang jelas bisa anda tanyakan di kolom komentar

Terimakasih Banyak  atas kunjunganya !!

Please rate this

Leave a Comment