Limbah Pertanian

Artikel ini Telah Ditinjau Oleh: Farkhan Ramadhan, S.E.

Indonesia dikenal sebagai negara argraris yang sebagian penduduknya berprofesi sebagai petani. Setiap lahan pertanian pastinya berpotensi menghasilkan limbah, terutama saat pasca panen. Namun, sayangnya hal ini tidak dibarengi oleh pemanfaatan limbah pertanian secara maksimal.

Padahal jika diolah dengan baik, limbah yang berasal dari sisa pertanian ini dapat memberikan berbagai keuntungan. Manfaat,  karakteristik, serta macam-macam limbah hasil pertanian dapat Anda temui penjelasannya dalam pembahasan berikut ini.

Tapi sebelum itu mari simak penjelasan mengenai pengertian limbah pertanian.

Pengertian Limbah Pertanian

Pengertian limbah pertanian secara umum adalah sekumpulan material biologis setelah hasil utamanya diambil untuk kebutuhan konsumsi. Pada dasarnya limbah hasil pertanian masih bisa di olah kembali menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis.

Ketika memasuki panen raya maka akan banyak sekali limbah dari hasil pertanian, meskipun begitu tidak semua petani bisa mengelola limbah hasil pertanian secara benar.

Jenis-Jenis Limbah Pertanian

Setiap hasil pengelolaan tentunya akan menghasilkan limbah, namun limbah hasil pertanian tidak dibuang begitu saja melaikan akan di olah kembali. Limbah pertanian berasal dari kegiatan pertanian misalnya sisa jerami, sisa daun, ranting dan kayu.

Adapun jenis-jenis limbah pertanian diantaranya seperti berikut ini.

1. Limbah Padat

Jenis-Jenis Limbah Pertanian
Gambar. Limbah Padat

Limbah padat adalah segala jenis sisa tanaman yang sudah tidak digunakan lagi setelah masa panen. Limbah pertanian tersebut meliputi buah yang tidak layak dikonsumsi, daun, ranting, hingga batang tanaman.

Jenis limbah ini umumnya mudah diatasi dan dapat dimanfaatkan kembali tergantung dari bagian tanaman yang digunakan.

2. Limbah Cair

Limbah cair pertanian bisa berasal dari aktivitas mencuci hasil panen di sungai ataupun sumber air terbuka lainnya. Hal ini secara langsung akan mempengaruhi kualitas air karena kotoran maupun bahan kimia pada tanaman dapat hanyut terbawa arus.

3. Limbah Gas

Sama halnya dengan limbah cair, limbah gas biasanya juga dihasilkan dari pengolahan hasil panen. Limbah gas pertanian yang sering ditemui di Indonesia adalah pembakaran sisa tanaman yang mengakibatkan asap tebal.

Hal ini tentunya dapat membahayakan lingkungan sekitar karena mencemari udara dan menutup pemandangan.

Karakteristik Limbah Pertanian

Karakteristik Limbah Pertanian

Setelah membahas mengenai manfaat-manfaatnya, lalui seperti apa karakteristik limbah pertanian itu sendiri?. Limbah yang didapatkan dari pertanian,  secara umum memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi, namun kandungan proteinnya rendah.

Sehingga perlu ditambahkan makanan bernutrisi lain jika ingin dijadikan pakan ternak.  Selain itu meski didapatkan dari sisa tanaman, namun karakteristik dari kebanyakan limbah jenis tersebut memiliki kandungan serat yang sedikit dengan kadar pati yang tinggi.

Manfaat Limbah Pertanian

Berikut ini beberapa hasil dari pemanfaatan limbah pertanian yang memiliki nilai ekonomis.

1. Sebagai Pupuk Kompos

Manfaat Limbah Pertanian
Gambar. Pupuk Kompos

Limbah pertanian seperti sisa tanaman atau jerani memiliki unsur hara dan kandungan organik yang baik untuk tanah. Biasanya para petani menggunakan limbah ini dengan meletakkannya langsung di atas lahan sebelum dilakukan penanaman.

Namun, proses di atas memerlukan waktu yang lama untuk menguraikan zat-zat yang ada pada sisa tanaman. Supaya lebih efisien, limbah organik tersebut dapat diolah menjadi pupuk kompos terlebih dulu.

Kompos memiliki kemampuan yang dapat memperbaiki struktur tanah, dan juga merangsang pertumbuhan tanaman. Dengan memanfaatkan limbah, Anda dapat menghemat anggaran untuk membeli pupuk.

2. Sebagai Bahan Kerajinan

Melalui tangan kreatif orang Indonesia, benda apapun dapat disulap menjadi barang bernilai, tak terkecuali dengan limbah dari pertanian. Contohnya saja hasil kerajinan dari jerami yang sudah terkenal hingga ke luar negri.

Jerami tersebut dapat diolah menjadi beragam barang antik mulai dari souvenir, topi, bahkan hingga menjadi dekorasi rumah. Terdapat juga berbagai limbah dari tanaman lain yang dapat diubah menjadi kerajinan sesuai dengan kreatifitas pembuatanya.

3. Sebagai Pakan Ternak

Limbah pertanian dapat dimanfaatkan juga sebagai pakan ternak. Ada berbagai macam tanaman yang limbahnya dapat dimakan langsung oleh hewan ternak seperti batang jagung, dan batang padi.

Sedangkan untuk sebagian tanaman lain yang batangnya tidak dapat dimanfaatkan, Anda dapat mengambil kulit buahnya, misalnya saja seperti kulit buah kakao.

Kulit buah kakao dapat Anda jadikan makanan ternak dengan cara melakukan fermentasi terlebih dahulu. Setelah terfermentasi dengan baik, barulah Anda dapat mengolahnya menjadi pakan ternak.

Demikian pembahasan mengenai manfaat, karakteristik, serta macam-macam limbah pertanian. Dengan pengolahan yang benar, Anda dapat memanfaatkannya menjadi berbagai produk yang berguna.

Hal ini juga sangat membantu mengurangi pencemaran yang ditimbulkan oleh limbah pertanian itu sendiri.

Limbah pertanian berasal dari?

Kegiatan pertanian misalnya sisa jerami, sisa daun, ranting dan kayu.

Berikan contoh limbah keras organik?

Kayu, tulang, bulu hewan, taring hewan, sisik ikan dll.

Leave a Comment