Pengertian dan Contoh Susunan Sederhana Kerangka Penelitian

Kerangka Penelitian – Pada hakikatnya kerangka penelitian ini disusun dalam bentuk proposal akan tetapi mempunyai sistematika tersendiri dan sudah sesuai berdasarkan rancangan penelitian sosial. Dan saat akan melakukan sebuah penelitian, perlu dibuat dahulu kerangka penelitianya.

Dikesempatan kali ini akan dijelaskan secara jelas dan lengkap tentang kerangka penelitian dan contoh kerangka penelitian. Sebab dalam

Pengertian Kerangka Penelitian

Kerangka penelitian merupakan suatu konsep didalam penelitian yang mengkaitkan antara visualisasi satu variabel dengan variabel yang lainya, dengan begitu kerangka penelitian ini menjadi lebih tersusun secara sistematis selain itu juga bisa diterima oleh pihak mana saja.

Sebelum langkah-langkah penelitian dilakukan maka perlu dibuat kerangka penelitian, sehingga bisa dikatakan kalau bagian kerangka penelitian tergolong persiapan penelitian yang sederhana.

 

Kerangka Berfikir Ilmiah

Kerangka ilmiah merupakan sebuah prosedur, cara atau teknik untuk mendapatkan pengetahuan dan juga untuk bisa membuktikan benar atau salahnya sebuah hipotesis yang sebelumnya sudah ditentukan. Sedangkan definisi dari metode ilmiah ialah suatu prosedur yang akan dipakai oleh para ilmuan dalam proses pencarian kebenaran baru. Cara ini dilakukan secara sistematis terhadap pengetahuan baru selain itu guna melakukan peninjauan ulang kepada pengetahaun yang sudah ada sebelumnya

Pengertian dan Contoh Susunan Sederhana Kerangka Penelitian
Prosedur Kerangka Berfikir Ilmiah

Kerangka Konseptual Penelitian

Kerangka konseptual penelitian merupakan suatu hubungan antara konsep satu terhadap konsep yang lainya dari fenomena (masalah) yang akan diteliti. Tujuan dibuatnya kerangkan konsep ini ialah menghubungkan atau menjelaskan secara detail mengenai suatu topik yang akan dibahas. Dapat dikatan kalau kerangka ini diperoleh dari konsep ilmu/teori dan digunakan sebagai landasan penelitian yang didapatkan pada BAB tinjauan pustaka.

Jadi lebih tepatnya kalau konsep ini adalah ringkasan dari tinjauan pustaka yang dikaitkan pada garis sesuai variabel yang akan diteliti. Isi dari tinjuan pustaka ini meliputi seluruh pengetahuan (teori, konsep, prinsip, hukum ataupun proporsisi) yang selanjutnya dapat membantu dalam penyusunan kerangka konspe serta operasional penelitian.

Pengertian dan Contoh Susunan Kerangka Penelitian
Proses Konseptualisasi

Keterangan:

Konsepsi merupakan hasil tangkapan sesorang atau gambaran mengenai objek terhadap rangsangan objek, yakni  artinya proses mental dalam berfikir kreatif. Contoh konsespsi ialah pertemuan telur dan sperma. Bagaimana agar telur dan sperma bertemu agar dapat membuahkan bayi yang sehat, sehingga proses ini dinamakan konseptualisasi.

Kerangka Konsep Penelitian

Pada dasarnya kerangkan atau konsep dalam suatu penelitian kuantitatif serta kualitatif secara umum seperti penjelasan dibawah ini:

Pendahuluan

Didalam bab pendahuluan berisikan beberapa aspek yang sangat penting misalnya seperti latar belakang masalah, identifikasi masalah, pembatasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat dan implikasi penelitian untuk masyarakat.

Isi Pendahuluan

Latar Belakang Masalah
Didalamnya berisikan informasi yang berhubungan secara erat tentang peristiwa atau isi yang menjadi tujuan dilakukanya sebuah penelitian.
Identifikasi Masalah
Terdapat berbagai permasalah yang mungkin muncul dan berhubungan erat dengan masalah yang nantinya akan diteliti.
Rumusan Masalah
Didalamnya berisi landasan atau petunjuk bagi para peneliti supaya mendapatkan data yang cocok dengan topik penelitian. Secara umum rumusan masalah ini berbentuk kalimat tanya.
Tujuan Penelitian
Memperlihatkan sesuatu yang akan dicapai oleh peneliti pada saat melakukan penelitian tersebut.
Manfaat Penelitian
Adalah keinginan si peneliti mengenai hasil penelitian yang selalu terdapat didalam bagian pendahuluan pada konsep penelitian.

 

Kajian Pustaka

Dalam sebuah penelitian kajian pustaka berisikan beberapa variabel terkait penelitian sosial. Kajian pustaka bisa dikatakan sebagai syarat wajib dalam sebuah penelitian sebab membawa peneliti mendalami serta menguasai pengetahuan yang berhubungan langsung dengan rumusan masalah dan hipotesis. Baca Juga: Penjelasan tentang instrumen penelitian

Pada contoh penelitian Kuantitatif dan Kualitatif kajian pustakanya berbeda. Kalau didalam penelitian kualitatif tidak terdapat hipotesis sebab tidak diperbolehkan mempunyai prasangka terlebih dahulu sebelum melakukan suatu penelitian, sedangkan hipotesis itu sendiri adalah jawaban sementara yang masih harus dibuktikan.

Isi Kajian Pustaka

Kajian Teori
Didalam kajian teori ini berisikan teori atau pendapat dari para ahli tentang variabel yang sedang kita teliti. Tori dari pendapat para ahli bisa kita jadikan sebagai landasan untuk para peneliti dalam mengembangkan serta membantu memperoleh jawaban atas pertanyaan yang sudah dirumuskan di dalam rumusan masalah sebelumnya.

 

Hasil Penelitian

Hasil dari suatu penelitian yang baik dan relvan ialah hasil penelitian yang didalamnya terdapat penjelasan topik yang hampir sama dengan karya peneliti lain. Hasil penelitian ini menunjukan kalau penelitian yang sudah dilakukan tersebut harapan kedepanya bisa membantu dalam memberi referensi bagi para peneliti dalam menjalankan penelitianya. Pada bagian yang satu ini bisa dikatakan sebagai bagian opsional, bisa ada atau tidak.

 

Kerangka Berfikir

Berdasarkan kebutuhanya kerangka berfikir ini selalu memperlihatkan alur berfikir sebuah penelitian selain itu juga kerangka berfikir memperlihatkan pemahaman pokok yang melandasi pemahaman-pemahaman lainya.Keberadaan kerangka berfikir ini sangat diperlukan sekali dalam mengarahkan dan memperjelas masalah yang akan dijelaskan.

Apabila dilihat secara umum kalau keranga berfikir ini selalu memperlihatkan hubungan antara variabel satu dengan variabel yang lainya. Pengertian variabel itu sendiri merupakan segala sesuatu yang akan menjadi objek pengamatan penelitian.

Jenis-Jenis Variabel

Dalam sebuah penelitian variabel ini bisa dibedakan dalam beberapa jenis seperti yang saya jelaskan berikut ini:

  1. Variabel Independen (Bebas), merupakan variabel yang memiliki nilai akan tetapi bisa mempengaruhi variabel lainya juga.
  2. Variabel Dependen (Terikat), merupakan variabel yang akan memberikan reaksi/respons sebagai suatu akibat dan memiliki hubungan dengan variabel bebas.
  3. Variabel Moderator, adalah suatu variabel yang mempengatuhi atau memperkuat suatu hubungan antara variabel terikat dan variabel bebas.
  4. Variabel Intervening, adalah varibel yang jika dilihat secara teoritis mampu mempengaruhi hubungan diantara variabel terikat dan variabel bebas, namun tidak bisa untuk diamati.
Pengertian dan Contoh Susunan Kerangka Penelitian
Model Hubungan antar Variabel Penlitian

Hipotesis

Definisi dari hipotesis adalah sebuah jawaban yang sifatnya masih sementara dan juga bersifat teoritis. Hipotesis ini akan terlihat pada penelitian kuantitatif alasanya ialah dalam penelitian kualitatif tidak diperbolehkan adanya suatu dugaan-dugaan awal penelitian yang kapan saja bisa mempengaruhi objektivitas si peneliti.

Kegunaan Hipotesis
1. Hipotesis akan memberikan penjelasan yang sementara mengenai fenomena-fenomena serta mempermudah dalam memperluas pengetahuan pada suatu bidang.

2. Hipotesis akan memberikan sebuah pernyataan hubungan yang bisa diuji secara langsung dalam penelitian.

3. Hipotesis akan memberikan arah kepada suatu penelitian.

4. Hipotesis juga akan memberikan kerangka untuk melaporkan kesimpulan dari sebuah penyidikan.

 

Metode Penelitian

Definisi metode penlitian merupakan sebuah kesuluruhan dari metode, prosedur, konsep kerja serta aturan yang dipakai dalam penelitian. Metode ini lebih tertuju pada ilmu yang berhubungan dengan proses, prinsip dan juga prosedur yang umumnya dipakai untuk menemukan jawaban atas suatu masalah.

Isi Metode Penelitian

Tempat dan Waktu Penelitian
Pada saat akan melakukan penelitian pertimbangkan waktu penelitian anda, misalnya saja seperti mudah untuk dijangkau serta tidak begitu luas areanya atau cari yang lebih spesifik.  Arti waktu penelitian ini sendiri bisa dikatakan sebagai jangka waktu yang dipakai oleh seorang peneliti dan umumnya dimulai dari penyusunan rancangan penelitian  sehingga ke laporan hasil penelitian.
Jenis Penelitian
Perlu anda ketahui kalau jenis penelitian ini akan memperlihatkan pendekatan dan metode yang dipakai oleh seorang peneliti pada saat akan menyusun kegiatan penelitian. Contohnya saja peneliti memakai pendekaran kualitatif dan metode yang diterapkan ialah fenomenologi.
Sumber Data
Dijelaskan kalau data bisa dibedakan dalam dua jenis, yakni data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang didapat oleh peneliti lewat kegiatan pengumpulan data lapangan penelitian. Contoh: hasil wawancara, angket yang sudah disebar serta hasil observasai. Sedangkan data sekunder ialah data yang sudah ada sebelumnya sehingga peneliti tidak harus terlihat secara langsung di lapangan atau objek yang diteliti. Contoh: menografi, hasil sensus penduduk, jurnal, buku dan serta berita.
Teknik Pengumpulan Data
Disini dijelaskan mengenai langkah yang dilakukan oleh peneliti dalam mengumpulkan data lapangan. Ada perbedaan antara data kualitatif dan kuantitatif pada teknik pengumpulan datanya. Pada hakikatnya penelitian kuantitatif dibuat dengan memakai kuisioner dan pengukuran objek sementara penelitian kualitatif memakai teknik observasi dan wawancara.
Teknik Analisis Data
Pada teknik ini dijelaskan suatu proses pengolahan data yang akan dipakai oleh si peneliti. Teknik penelitian kualitatif data diolah dengan proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Sedangkan teknik analsis data kuantitatif dilakukan dengan proses editing, coding dan juga tabulating.

 

Contoh Kerangka Penelitian

Berikut ini contoh dan juga kerangka konsep yang akan dijelaskan berikut ini ialah contoh kerangka penelitian kualitatif dan juga contoh kerangka penelitian kualitatif. Simak penjelasanya dibawah ini:

Kerangka Penelitian Kuantitatif

BAB I PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang Masalah

    1.2 Rumusan Masalah

    1.3 Tujuan Penelitian

    1.4 Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN PUSTAKA

   2.1 Kajian Teori

   2.2 Penelitian Relevan

   2.4 Kerangka Berfikir

   2.4 Hipotesis

BAB II METODE PENELITIAN

   3.1 Tempan dan Waktu Penelitian

   3.2 Rancangan Penelitian

   3.3 Populasi dan Sampel

   3.4 Teknik Pengambilan Sample

   3.5 Pengumpulan Data

   3.6 Teknik Analisis Data

   3.7 Pengujian Hipotesis

Kerangka Penelitian Kualitatif

BAB I PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang Masalah

    1.2 Rumusan Masalah

    1.3 Tujuan Penelitian

    1.4 Manfaat Penelitian

BAB II KAJIAN PUSTAKA

   2.1 Kajian Teori

   2.2 Penelitian Relevan

   2.4 Kerangka Berfikir

BAB II METODE PENELITIAN

   3.1 Tempan dan Waktu Penelitian

   3.2 Jenis Penelitian

   3.3 Sumber Data

   3.4 Teknik Pengumpulan Data

   3.5 Teknik Analisis Data

Kesimpulan:

Jadi pada dasarnya kerangka penelitian ini sangatlah penting dalam sebuah prososal penelitian ataupun yang lainya. Jangan sampai salah juga dalam susunan sistematikanya harus urutan dan susuai dengan aturannya. Dari masing-masing kerangka penelitian ini juga anda harus bisa memahaminya jika anda sudah paham maka dalam membuat proposal penelitian atau yang lainya akan terasa sangat mudah dan mengerjakanyapun menjadi lebih cepat.

 

Itulah tadi beberapa penjelasan tentang kerangka penelitian yang wajib ada dalam sebuah penelitian baiki itu penelitian kualitatif ataupun penelitian kuantitatif. Terimaskasih ats kunjunganya anda di situs kami semoga artikel diatas bisa bermanfaat untuk anda dan menambah wawasan bagi kita semua. Selamat Membaca

Please rate this