Contoh Kelompok In Group dan Out Grup

Artikel ini Telah Ditinjau Oleh: Farkhan Ramadhan, S.E.

Kelompok In-Group dan Out-Group – Saat ini munculnya suatu kelompok sosial dan organisasi sosial dimulai dari timbulnya suatu perasaan, persepsi atau motivasi dan tujuan yang sama demi memenuhi kebutuhannya.

Untuk membentuk suatu kelompok perlu ditentukan kedudukan masing-masing anggota (struktur). Disini harus jelas siapa yang menjadi ketua dan siapa yang menjadi anggotanya.

Kelompok sosial yang ada di masyarakat saat ini sendiri ada banyak macam-macamnya misalnya saja kelompok in group dan kelompok out grup. Yuk mari kita pahami dulu pengertian dari kedua kelompok sosial ini.

Apa itu Kelompok In Group dan Out Group ?

Pengertian kelompok In Group adalah kelompok sosial yang seluruh anggotanya bergabung atas dasar rasa simpatik dan memiliki kedekatan dengan yang lainnya.

Sedangkan kelompok Out Group adalah kelompok sosial yang berada di luar suatu kelompok, tanpa memandang apapun terkecuali keyakinan (ideologi) dalam mencapai tujuan tertentu.

Kelompok ini dikenal memiliki perasaan yang etnosentrisme, jadi sedikit banyaknya dari anggota mereka akan menganggap bahwa setiap kebiasaan yang mereka lakukan adalah sesuatu yang baik jika dibandingkan dengan yang dilakukan oleh kelompok lainnya.


Contoh Kelompok Sosial In Group di Masyarakat

Munculnya kelompok In Group ini pada saat para anggotanya merasa kalau mereka memiliki tujuan sama, nasib sama dan menaati norma bersama-sama. Adapun contoh dari kelompok in group sebagai berikut :

  1. RT : Sebagai ketua RT Pak Slamet mengajak warganya untuk gotong royong membersihkan gorong-gorong di depan rumah.
  2. Ibu-ibu PKK : Para ibu warga RW 03 mengakui bahwa PKK RW 03 adalah kelompok mereka.
  3. Sekolah : Sebagai murid SMAIS kami wajib menggunakan Hijab.

Contoh Kelompok Sosial Out Group di Masyarakat

Kelompok Out Group ini dianggap sebagai kelompok yang berasal dari luar yang sudah jelas muncul karena adanya rasa kebencian, perumusuhan bahkan sampai mengakibatkan keributan seperti contoh dibawah ini :

  1. Kami adalah mahasiswa teknik sipil, sedangkan mereka mahasiswa teknik informatika.
  2. Kami adalah mahasiswa Universitas Gajah Mada dan mereka adalah mahasiswa Universitas Bandar Lampung.
  3. Kami berprofesi sebagai guru, sedangkan mereka adalah dosen
  4. Kami adalah anggota polisi dan mereka adalah TNI
  5. Terjadinya kerusuhan setelah yang dialami oleh PERSEBAYA, mereka merasa tidak terima karena adanya ejekan dari para pendukung PERSIB.
  6. Seorang ibu-ibu warga RW 03 yang tidak bisa mengakui PKK RW 03 adalah kelompok sosial mereka.
  7. Pemain dari team volly A yang melakukan protes kepada wasit ketika pihak lawan setelah mendapatkan poin berteriak kearah mereka, sedangkan dalam peraturan hal seperti itu tidak perbolehkan.

Terbentuknya kelompok ini tentu untuk mencapai satu tujuan secara bersama serta mengidentifikasikan diri mereka sebagai kami atau kamu, kita atau mereka.

Baca Juga : Contoh Kelompok Formal dan Informal

Kesimpulan

Kelompok sosial In-Group dan Out-Group adalah salah satu dari macam-macam kelompok sosial yang dilihat berdasarkan identifikasi diri. Maka kelompok In-group ini mengidentifikasikan dirinya dengan kelompok sosialnya sendiri.

Sedangkan Kelompok Out-group menganggap bahwa setiap individu yang berada didalam adalah lawan in-groupnya. Kelompok mereka ini bisa dikatakan memiliki kelainan dengan karakter yang antagonis dan antipati.

Meskipun seperti itu kedua kelompok ini masih memiliki kesamaan misalnya saja mereka sama-sama bekerja dalam kegiatannya, baik itu didalam ataupun diluar ruangan, dan mereka juga mempunyai tugas masing-masing.

Itulah tadi penjelasan terkait contoh kelompok in-group dan kelompok out-group di dalam kehidupan sehari-hari. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menjadi pembelajaran untuk kita semua bahwa tidak boleh memiliki perasaan yang antagonis sesama kelompok maupun individu.

Leave a Comment