11 Jenis Kerumunan Sosial (Crowd) Beserta Contohnya

Kerumunan sosial adalah salah satu contoh kelompok sosial yang tidak teratur. Dikatakan tidak teratur karena kerumunan yang terjadi pada suatu tempat sifatnya hanyalah sementara.

Apa itu kerumunan menurut sosiologi?

Pada prinsipnya kerumunan (crowd) merupakan sekelompok orang yang berkumpul di suatu tempat tertentu karena adanya sebuah kepentingan, akan tetapi setiap orang yang ikut berkumpul mereka tidak mempunyai hubungan apapun.

Selain itu beberapa ahli sosiologi menjelaskan pendapat yang berbeda-beda tentang arti kerumunan. Untuk ini yuk kita pahami satu persatu pendapat mereka di artikel Pengertian Kerumunan menurut para ahli.

Kerumunan yang terjadi atau muncul didalam lingkungan masyarakat ini terbagi menjadi beberapa jenis. Nah, dipembahasan kali ini saya ingin terangkan apa saja jenis-jenis kerumunan dan contohnya.

Jenis-Jenis Kerumunan di dalam Masyarakat

Inilah jenis-jenis kerumunan yang perlu kalian ketahui antara lain yaitu :

1. Formal Audience

Jenis Kerumunan

Kemunculan kerumunan ini terjadi karena ditimbulkan oleh sebuah momen menarik sehingga membuat masyarakat yang melihat tertarik untuk berkumpul. Contoh dari kerumunan jenis ini bisa dilihat dari kerumunan orang yang sedang berkumbul untuk melihat Pengajian Akbar di suatu tempat.

2. Expressive Group

Jenis kerumunan ini terjadi karena terdapat sebuah tujuan yang akan dicapai secara bersama-sama. Contoh dari jenis kerumunan ini adalah kerumunan orang-orang yang sedang asik mengadakan pesta demi mendapatkan kebahagiaan.

3. Incovenient

Jenis kerumunan ini muncul karena adanya sebuah situasi yang tidak menyenangkan. Dengan semakin banyaknya orang-yang berkumpul maka akan semakim membuat tidak nyaman.

Contoh dari kerumunan ini bisa dilihat dari sekumpulan orang yang sedang mengantri pembelian tiket, mengantri pembagian sembako, mengantri berobat dirumah sakit dan masih banyak lagi.

4. Panic Crowds

Jenis Kerumunan1

Jenis kerumunan yang selanjutnya adalah Panic Crowds. Ini merupakan jenis kerumunan yang didalamnya terlihat banyak sekali kepanikan di tiap-tiap orang, sebab mereka lebih fokus untuk menyelamatkan diri dari bahaya yang akan mereka alami.

Contoh dari kerumunan panic crowds ialah kerumunan yang terjadi karena sedang membantu orang yang rumahnya kebakaran.

5. Spectator Crowds

Spectator crowds ini adalah jenis kerumunan yang terjadi karena disebabkan oleh sekumpulan orang yang ingin mengetahui suatu kejadian yang sedang terjadi. Sehingga kerumunan orang-orang ini terlihat tidak teratur.

Adapun contoh dari spectator crowds yaitu kerumunan orang yang ingin sekali melihat suatu musibah bencana alam.

6. Action Mobs

Action mobs merupakan jenis kerumunan yang disebabkan oleh orang-orang yang datang bergerombol dengan perasaan emosional yang tinggi. Jenis kerumunan ini sulit untuk dikendalikan sehingga selalu mengakibatkan keributan berupa adu fisik.

Ada banyak sekali faktor penyebab terjadinya kerumunan ini seperti cemburu sosial, kesenjangan sosial, hasutan dan faktor lainya.

Adapun contoh kerumunan ini bisa terlihat dari keributan antara pedagang kaki lima dengan Satpol PP yang tidak terima gerobak daganganya di angkut sebab berjualan di pinggir trotoar.

Karena kemarahan mereka sampai petugaspun di lawan hingga merusak fasilitas umum yang ada disekitar lokasi kerumunan.

7. Immoral Crowds

Immoral Cword merupakan jenis kerupakan yang kegiatanya sangat bertentangan dengan norma-norma yang ada di masyarakat. Kerumunan ini justru merusak dan merugikan diri sendiri.

Adapun contoh jenis ini adalah kerumunan orang-orang yang sedang mabuk, orang-orang yang sedang bermain judi dan masih banyak lagi.

8.Kerumunan Pasif

Jenis Kerumunan.

Merupakan kerumunan yang terjadi diantara banyaknya orang yang berkumpul secara fisik, akan tetapi tetap diam dan tidak sesuatu hal yang bisa mengusik ketenangan orang lain. Berkumpulnya sekelompok orang tersebut dengan hati yang damai

Adapun contoh kerumunan pasif yaitu orang-orang yang datang berkumpul untuk melihat pertunjukan sulap, sirkus dan pertunjukan topeng monyet.

9. Manifestasi Umum atau Unjuk Rasa

Ini merupakan kerumunan yang memiliki suatu sistem atau organisasi yang sudah ditata dengan baik sebelumnya. Karena terjadinya kerumunan ini ada suatu tujuan yang ingin dicapai demi kepentingan bersama-sama.

Contohnya yakni kegiatan Domonstrasi atau unjuk rasa yang dilakukan oleh pelajar atau masyarakat karena menolak sebuah kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah.

10. Residential Aggregate

Kerumunan jenis ini terjadi diantara orang satu dengan orang lainnya yang sedang berkumpul di tempat yang sama meskipun tidak saling mengenal.

Contoh dari jenis kerumunan ini ialah kerumunan orang-orang yang ada di Ibu Kota seperti pemulung, gelandangan dan tukang pembersih sampah.

11. Kerumunan Fungsional

Jenis kerumunan yang terakhir ini merupakan kerumunan yang terdiri beberapa orang yang mempunyai tugas atau fungsinya masing-masing.

Contoh dari jenis kerumunan ini yaitu orang-orang yang berjualan di pasar ikan untuk menjual semua kebutuhan ke pada masyarakat.

Untuk mengetahui lebih banyak lagi tentang berbagai macam kerumunan yang terjadi di lingkungan masyarakat, kamu bisa baca di artikel Contoh Kerumunan berdasarkan jenisnya.

Demikianlah penjelasan yang bisa saya sampaikan mengenai jenis-jenis kerumunan, semoga bermanfaat untuk teman-teman semua.

Silahkan jika ada yang kurang jelas bisa ditanyakan kepada team kami di kolom komentar.

Tinggalkan komentar