Jenis-Jenis Kemiskinan di Indonesia

Artikel ini Telah Ditinjau Oleh: Farkhan Ramadhan, S.E.

Kemiskinan adalah suatu kondisi dimana individu tidak mampu melangsungkan kehidupannya secara baik karena terhambat oleh keterbatasan ekonomi.

Kemiskinan hadir sebagai bentuk kesenjangan sosial yang kian memisahkan antara golongan atas dengan golongan bawah. Saat ini kemiskinan telah menjadi masalah dunia internasional.

Ada setidaknya enam jenis-jenis kemiskinan yang dikemukakan oleh para ahli ilmu sosial. Berikut penjelasan lengkapnya.

Jenis-Jenis Kemiskinan di Indonesia

Adapun jenis-jenis dari kemiskinan yang ada di Negara Indonesia diantaranya yaitu:

Baca juga: contoh kemiskinan absolut, kultural, struktual, sosial

1. Kemiskinan Struktural

Kemiskinan struktural merupakan suatu kondisi yang mana kemiskinan terjadi guna menghubungkan sumber daya dengan struktur  masyarakat sebagai “kemudinya”.

Sistem sosial yang telah berlaku di masyarakat belum mampu memberikan taraf hidup lebih baik, sehingga beberapa tingkatan individu di masyarakat masih hidup dalam kemiskinan.

Sebagai contoh meskipun telah terdapat pabrik yang membuka banyak lowongan pekerjaan, seseorang dengan tingkat kapasitas dan kapabilitas yang rendah hanya akan mampu bekerja sebagai buruh dengan upah tidak terlalu besar.

2. Kemiskinan Alamiah

Jenis Kemiskinan

Jenis-jenis kemiskinan satu ini mungkin terdengar cukup aneh, karena tidak ada individu ataupun masyarakat yang secara alami ingin miskin. Namun, kemiskinan alamiah mengacu pada kondisi di mana tidak adanya sumber daya alam mencukupi di suatu wilayah sehingga masyarakatnya belum bisa sejahtera.

Contoh kasus kemiskinan alamiah adalah di Zimbabwe dan negara-negara di Afrika Timur lain seperti Ethiopia.

3. Kemiskinan Relatif

Kemiskinan relatif adalah suatu kondisi yang kerap kali terjadi pada negara-negara berkembang. Kemiskinan ini disebabkan oleh faktor birokrasi yakni adanya perubahan kebijakan perekonomian dalam pembangunan sehingga belum semua lapisan masyarakat mampu menyesuaikannya.

Jenis-jenis kemiskinan satu ini juga masih terjadi di tempat 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) di Indonesia. Masyarakat kesulitan mencukupi kebutuhan hidupnya karena akses dan pembangunan yang tidak sepesat di Pulau Jawa, sehingga mereka lebih bergantung pada alam dan cara-cara tradisional.

Infrastruktur yang belum memadai juga menjadi salah satu faktor penyebab kemiskinan relatif di beberapa pulau terpencil di Indonesia.

4. Kemiskinan Absolut

Kemiskinan absolut merujuk pada sebuah kondisi di mana individu atau sebuah keluarga yang mempunyai pendapatan di bawah UMR sehingga pemasukan yang didapatkan belum mampu memenuhi standar kelayakan untuk mencukupi kebutuhan.

Meskipun sebenarnya sudah ada individu dalam keluarga tersebut yang bekerja, tapi karena belum mencukupi kebutuhan mendasar maka hidup mereka berada dalam serba keterbatasan.

5. Kemiskinan Subjektif

Kemiskinan subjektif merupakan salah satu jadi jenis-jenis kemiskinan yang disebabkan oleh mindset atau pemikiran masyarakat itu sendiri. Seorang individu telah menyadari jika dirinya tidak akan mampu mencukupi kebutuhan hidupnya, sehingga merasa pasrah dengan kemiskinan itu.

Contoh konkret kemiskinan jenis ini adalah para pengemis yang musiman, dalam artian memanfaatkan momentum untuk menarik simpati orang lain agar memberi uang.

6. Kemiskinan Kultural

Kemiskinan kultural terjadi karena sikap atau kebiasaan masyarakat yang melazimi perilaku terlalu santai sehingga kurang mempunyai motivasi tinggi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Beberapa tipe orang lebih cenderung stagnan pada kondisi hari ini tanpa mau berusaha memperbaikinya agar lebih mapan dan lebih tercukupi kebutuhannya.

Selain itu, ada pula kelompok masyarakat yang memang kekeh mempertahankan budaya dan tradisi mereka sehingga menolak arus modernisasi.

Maka, kemajuan teknologi yang pesat beserta segala pemanfaatannya tidak ingin mereka gunakan. Contohnya masyarakat Suku Dalam, Suku Badui, Suku Dayak pelosok, dan masyarakat adat lain.

Itulah penjelasan tentang jenis-jenis kemiskinan yang perlu diketahui. Pada hakikatnya kemiskinan bukanlah masalah yang bersifat individual, melainkan menjadi problem sosial sehingga perlu kontribusi dari berbagai lapisan masyarakat untuk menghapuskannya.

Apalagi di Indonesia angka kemiskinan masih terkategorikan banyak.

Leave a Comment