Pengertian, Contoh dan Jenis Ekuitas Menurut PSAK

Artikel ini Telah Ditinjau Oleh: Farkhan Ramadhan, S.E.

Ekuitas – Didalam sebuah perusahaan, ekuitas dinyatakan dalam bentuk kekayaan atau modal. Yang diperoleh atas selisih antara aset dan juga kewajiban.

Pernah kah anda mendengar apa itu ekuitas ?  Pastinya sudah pernah namun ada beberapa orang yang belum mengerti apa pengertian dari  ekuitas dan seperti apa jenis-jenis dari ekuitas.

Sebelum kita membahas lebih dalam, yang perlu anda ketahui terlebih dahulu ialah penjelasan tentang ekuitas. Simak penjelasan dibawah ini :

Pengertian Ekuitas (Equity)

Apa itu Ekuitas ?

Menurut pendapat ahli Ekuitas ialah suatu perkiraan yang mencerminkan besarnya hak atau kepentingan pemilik perusahaan pada harta prusahaan.

Jika sesuai pada persamaan dasar akuntansi kolom sisi kiri (debet) berisi kelompok harta  dan pada sisi kanan (kredit) berisi kelompok hutang dan ekuitas.

Tetapi di kolom sisi kiri ialah sumber daya yang perusahaan miliki dan pada sisi kanan menunjukan besarnya kepemilikan harta perusahaan dan kepentingan kreditor (utang).

Rumus Modal = aktiva (harta) – Pasiva (utang)

Ekuitas  berupa hak dari pemilik perusahaan yaitu selisih antara aktiva dan kewajiba yang ada, namun ekuitas tidak dapat dijual atau tidak memiliki ukuran nilai jual perusahaan.

Pada dasarnya ekuitas berasal dari investasi pemilik darn  hasil dari usaha perusahaan. Ekuitas dapat berkurang disebabkan penarikan modal pribadi (prive) atau karena pembagian keuntungan dan kerugian.

Setelah kali mengetahui penjelasan tentang ekuitas, berikut ini kami menyajikan beberapa jenis ekuitas yang wajib anda ketahui.

Jenis – Jenis Ekuitas

Didalam  suatu perusahaan yang berbentuk perseroan modal ditunjukan dengan rekening modal yang terdiri dari beberapa elemen seperti berikut :

1. Modal Disetor

Modal disetor yakni jumlah uang yang disetorkan oleh pemegang saham dimana modal disetor ini dibagi menjadi 2 kelompok yakni :

  • Modal saham adalah jumlah nominal saham yang besar
  • Agio/disagio saham ialah selisih dari setoran pemegang saham dengan jumlah nominal saham. Agio ialah selesih atas nominal sedangakan disagio selisih dibawah nominal.

Dalam neraca agio akan ditambahkan pada modal saham yang beredar sedangkan untuk disagio akan diuangkan.

2. Laba Tidak Dibagi

Modal ini merupakan sebuh kumpulan dari laba tahun-tahun sebelumnya yyang dibagi sebagai deviden, laba ini berasal dari dalam perusahaan. Apabila laba inni bersaldo debit sehingga dikatakan defisit.

Bila sewaktu-waktu dapat diminta oleh yang bersangkutan (pemegang saham) sebagai deviden maka modal laba ini tidak bisa di bagi-bagi.

Namun perusahaan harus mengatisipasi apabila laba tidak dibagi diminta sebagai devideen dengan membuat cadangan-cadangan dari laba tidak dibagi.

3. Modal Penilaian Kembali

Selisih dari nilai  buku lama (buku  periode sebelumnya) dengan nilai buku  yang baru dicatat sebagai modal penilaian kembali jika sudah dilakukan penilaian kembali tentang aktiva-aktiva perusahaan..

4. Modal Sumbangan

Modal  sumbangan mmerupakan modal yang muncul akibat sebuah perusahaan memperoleh aktiva yang berasal dari sumbangan.

5.  Modal lain-lain

Contoh dari modal ini seperti modal pada cadangan pelunasan obligasi dan sebagainya. Jumlah laba tidak dapat diminta kembali sebagai deviden apabila sudah dicadangkan.

Contoh Analisis Ekuitas

Setelah anda mengetahui jenis-jenis ekuitas, anda perlu mengetahu cara menganalisis ekuitas seperti contoh dibawah ini.

Contoh Analisis Ekuitas

Berikut ini jurnal laporan perubahan ekuitas, dan di pembahasan sebelum sudah dijelashkan terkait tujuan pembuatan laporan perubahan ekuitas dan contohnya.

Contoh Laporan Perubahan Ekuitas

Sekian pembahasan mengenai Pengertian, Jenis dan Contoh Ekuitas . Semoga dapat bermanfaat bagi pembaca dan terimakasih karena sudah berkunjung .

Jika anda yang ingin ditanyakan silahkan beri komentar dibawah bawah ini.

Leave a Comment