5 Instrumen Penelitian: Pengertian, Contoh dan Cara Menyusunnya

4 min read

5 Instrumen Penelitian: Pengertian, Contoh dan Cara Menyusunnya

Khanfarkhan.com – Adanya instrumen penelitian adalah salah satu syarat terbentuknya penelitian yang berkualitas. Instrumen penelitian ini sendiri juga diperlukan dalam setiap penelitian ilmiah, baik itu karya tulis, desertasi, tesis, skripsi dan lain sebagainya.

Karena instrumen ini sangatlah penting di dalam sebuah tulisan ilmiah maka dari itu artikel ini akan menbahas tentang pengertian instrumen penelitian, jenis dan contohnya secar lengkap dan jelas.

Pengertian Instrumen Penelitian

Pada hakikatnya instrumen penelitian merupakan sebuah aspek untuk pengumpulan data yang biasa dilakukan dalam penelitian ilmiah. Selanjutnya hasil penelitian ini akan dikembangkan atau dianasilsa berdasarkan dengan metode penelitian yang nantinya akan diambil.

Pada penelitian kuantitatif dan kualitatis mempunyai perbedaa yang terbialng cukup signifikan, misalnya seperti dalam penelitian kualitatif memakai instrumen penelitian wawacara, namun didalam penelitian kuantitatif memakain instrumen penelitian kuesioner dan angket.

 

Menurut pendapat lain menjelaskan kalau instrumen penelitian merupakan sebuah alat bantu yang dipakai dalam metode pengambilan data oleh si peneliti itu sendiri untuk menganalisa hasil penelitian yang akan dilakukan pada langkah penelitian berikutnya.

Dalam prinsipnya instrumen penelitian mempunyai ketergantungan dengan data-data yang diperlukan oleh sebab itulah setiap penelitian lebih cocok untuk memakai penelitian yang berbeda antara satu dengan yang lainya.

 

Pengertian Instrumen Penelitian Menurut Ahli

Berikut ini terdapat beberapa definisi instrumen penelitian berdasarkan pendapat para ahli, simak penjelasanya dibawah ini:

  • Menurut Sukmadinata (2010)

Dia berpendapat kalau instrumen penelitian merupakan sebuah tes yang mempunyai karakteristik mengukur informan dengan beberapa pertanyaan serta peryataan dalam penelitian, yang dapat dilakukan dengan membuat garis besar tujuan penelitian dilakukan.

  • Menurut Sugiono (2009)

Menurut Sugiono menjelaskan kalau instrumen penelitian adalah sebuah alat bantu yang dipakai oleh si peneliti dalam mengukur fenomena alam dan juga sosial yang sesuai dengan variabel penelitian.

Dari beberapa pengertian intrumen penelitian menurut pendapat ahli, bisa disimpulkan kalau instrumen penelitian ini adalah metode penelitian yang dibuat guna mengukur serta mengambil data primer (langsung dari lapangan) lewat kajian-kajian yang empiris dan sistematis.

 

Jenis serta Contoh Instrumen Penelitian

Dibawah ini terdapat macam-macam bentuk dalam instrumen penelitan secara umum.

  1. Kuesioner / Angket
  2. Wawancara
  3. Observasi
  4. Dokumentasi
  5. Tes

Berikut pembahasan tentang pengertian, instrumen penelitian, cara menyusunya dan juga contohnya antara lain yaitu :

1. Kuisioner

Kuisioner atau angket ini adalah sebagai alat pengumpulan data yang pertama . Didalam instrumen penelitian ini lebih identik dengan penelitian kuantitatif sebab data yang diberikan kepada informan ialah data yang sudah ada jawaban terbuka dan tertutup. Jenis pertanyaan yang ada pada kuisioner ialah jenis pertanyaan yang banyak diperlukan dalam laporan keuangan.

Contoh Kuesioner pada penelitian ini misalnya seperti dalam kasus penelitian suvei atau sensus yang dilakaukan oleh sebuah lembaga daerah serta lembaga-lembaga maupun perusahaan swasta yang ingin memperoleh data primer.

Lihat Juga :

  1. 12 Contoh Tinjauan Pustaka dan Cara Mudah Membuatnya
  2. Pengertian Serta Contoh Variabel Independen, Dependen, Moderator dan Interving

 

2. Wawancara

Jenis instrumen penelitian yang kedua ini ialah wawancara yang umumnya dilakukan dalam penelitian kualitatif. Dan jenis wawancara ini mempunyai tingkat kemudahan sendiri bila dibandingkan dengan kuesioner sebab jika melalui wawancara anda tidak perlu melakukan perhitungan secara statistik walaupun ada banyak sekali kelemahan yang terdapat pada jenis wawancara.

Karena jika dengan melakukan wawacara akan sangat memerlukan waktu penelitian yang relatif lama jika dibandingkan dengan penelitian memakai angket.

Beberapa contoh penelitian yang memakai teknik wawancara misalnya saja menyikapi mengenai pendidikan yang dipengaruhi oleh perubahan sosial sebab seorang siswa atau pelajar melakukan pencatatan dengan cara mengambil foto memakai HP.

Data yang diperoleh dari hasil wawancara ini haruslah melakukan proses pewanwancara terlebih dahulu dengan para siswa serta para guru.

 

3. Observasi

Pengamatan atau juga observasi adalah suatu kegitan yang memperhatikan objek penelitian dengan seksama. Selain itu juga, dilakukanya kegiatan observasi dengan tujuan mencatat setiap keadaan yang relevan dengan tujuan penelitian.

Kelebihan dan Kekuarangan Observasi

Jika menggunakan metode observasi keuntungan yang akan diperoleh antaralain:

  1. Bisa melihat secara langsung kegiatan sehari-hari informan
  2. Cocok untuk orang yang tidak mempunyai tingkat kesibukan tinggi sebab tidak harus terpaku pada waktu dan juga tempat tertentu.
  3. Bisa mencatat secara bersamaan adaanya kegiatan tertentu.

Sedangkan kekurangan dari menggunakan metode observasi atau pengamatan antaralain sebagai berikut :

  1. Bisa memunculkan perilaku atau sikap yang berbeda dengan perilaku sehari-hari karena merasa diamati
  2. Ada beberapa hal yang tak terduga bisa saja menggangu proses pengamatan
  3. Terdapat kejadian atau keaadaan informan yang sulit diamati sebab sifatnya sangat pribadi dan rahasia.

 

4. Teknik Observasi

Didalam observasi dalam instrumen penelitian untuk tekniknya sendiri pada dasarnya dibedakan menjadi dua macam antara lain yakni ;

1. Observasi Partisipasi (Participant Ovservation)

Dalam ovservasi partisipasi cara penelitianya dilakukan dengan hadir dan ikut ditengan-tengan informasn dan melakukan berbagai kegiatan sembari mencatat apa saya yang diperlukan. Kehadiran peneliti bisa diketahui oleh siapapun dengan begitu teknik observasi ini bersifat terbuka.

2. Observasi Nonpartisipasi (Nonparticipant Observation)

Berbeda dengan tekni observasi partisipasi, teknik observasi ini dilakukan tanpa kedatangan dari peneliti, sampai-sampai responden bisa saja tidak menyadari proses pengamatan tersebut.

 

5. Dokementasi

Ada cara lain yang bisa dilakukan untuk mendapatkan data dan responden serta informan yakni dengan cara melihat dokumentasi yang ada. Dengan menggunakan dokumentasi, peneliti bisa memperoleh informan serta berbagai macan sumber. Informasi yang akan diperoleh yakni tempat tinggal, alamat dan latar belakang pendidikan.

Kelebihan dan Kekurangan Dokumentasi

Kelebihan yang akan didapat dalam instrumen penelitian memakai mdetode dokumentasi ini antaralain yakni :

  • Memberikan gambaran mengenai informasi-informasi si informan pada waktu yang lalu (yang direkam atau didokemantasaikan).
  • Menyajikan informasi tentang informan atau responden seperti identitas responden, latar belakang keluarga responden, identitas orang tua responden, prestasi belajar, lingkungan sosial, data psikis, data kesehatan jasmani dan data pendidikan.

Sedangkan untuk  kekurangan yang terdapat dalam instrumen penelitian apabila menggunakan metode dokumentasi ini antaralain ialah :

  • Membutuhkan validasi dokumentasi untuk mengetahui kebenaran dokumentasi tersebut.
  • Terkadang dokumentasi tidak lengkap sehingga nantinya bisa menyesatkan si peneliti.

 

6. Sumber Dokumen

Sumber dokumen yang terdapat didalam pengambilan instrumen penelitian , pada hakikatnya dapat dibedakan menjadi empat bagian antarlain :

  • Dokumen Resmi, didalmnya berupa dokumen atau berkas yang dikeluarkan oleh suatu lembaga secara resmi, misalnya saja rapor, arsip sejarah dan nilai akhir semester
  • Dokumen tidak resmi, didalamnya berupa dokumen yang didapat dari sumber yang tidak resmi namun memberikan informasi penting mengenai suatu kejadian.
  • Dokumen Primer, didalmnya berupa dokumen yang didapat dari sumber aslinya atau orang yang menjadi informan dan penelitian. Dokumen ini memiliki nilasi keaslian dan bobot lebih valid jika dibandingkan dengan dokumen lainya.
  • Dokumen Sekunder, didalamnya berupa dokumen yang didapat selain dari sumber aslinya, bisa dari orang lain atau berbagai media misalnya seperti surat kabar, laporan penelitian, makalah dan publikasi lainya. Dokumen sekunder ini tidak mempunyai nilai serta bobot keaslian sevalid dokumen primer.

 

7. Tes

Tes juga masuk dalam salah satu instrumen penelitian, khususnya dalam pengumpulan data penelitian adalah serangkain pertanyaan yang dipakai nantinya untuk mengukut ketrampilan, intelegensi, kemampuan, bakat dan kemampuan.

Macam-macam Instrumen Penelitian Tes

Pembahasan tentang tes ini, setidaknya terbagi menjadi lima bentuk, antaralain yakni sebagai berikut:

  • Tes Kepribadian, yakni tes yang dipakai untuk mengungkap kepribadian seseorang.
  • Tes bakat, yakni tes yang dipakai untuk mengukur atau mengetahui bakat diri seseorang
  • Tes perestasi, yakni tes yang dipakai untuk mengukut pencapaian seseorang pada bidang tertentu seperti bidang akademik
  • Tes intelegensi, yakni tes yang dipakai untuk membuat penaksiran tingkat intelektual diri seseorang
  • Tes sikap, yakni tes yang dipakai untuk mengukur kecenderungan sikap diri seseorang.

 

Langkah dalam Menyusun Instrumen Penelitian

Langkah yang bisa dipakai dalam penyusunan instrumen penelitian pada dasarnya tidak sulit-sulit amat asalkan bisa memahami intinya. Namun dalam kepastian cara instrumen penelitian yang paling utama ialah dengan mengkaji teoritik mengenai substansi penelitian yang akan diukur.

Menurut pendapat Iskandar (2008) yang dibutuhkan ketika penyusunan instrumen penelitian antala lain yakni :

  • Memberikan penjelasan mengenai variabel penelitian kepada sub dimensi dalam penelitian
  • Memberikan pengulasan tentang variabel penelitian yang diambil
  • Memperoleh indikator dari setiap sub dimensi yang dijelaskan
  • Melakukan deskripsi mengenai misi instrumen penelitian
  • Melakukan perumusan pernyataan atau pertanyaan
  • Membuat serta merancang petunjuk pengisian mengenai alat instrumen penelitian baik kuisioner, wawancara penlitian, dan lain sebagainya.

 

Itulah tadai penjelasan mengenai Instrumen Penelitian: Pengertian, Contoh dan Cara Menyusunnya semoga dengan  pembahasan kali ini bermanfaat untuk anda semua serta menambah wawasan tersendiri untuk kita semua. Jika ada kekuranganya kami mohon maaf dan terimakasih atas kunjunganyaa.

Please rate this