Sistem Ekonomi Kapitalis

Sistem Ekonomi Kapitalis – Perlu teman-teman ketahui semua, sebuah negara dalam menghadapi suatu masalah ekonomi negara memakai sistem ekonomi sebagai salah satu cara untuk mengatasinya. Tidak hanya negara Indonesia masing-masing negara yang ada didunia ini tentu saja memiliki sebuah sistem ekonomi juga.

Sistem ekonomi sendiri ada 4 macam yaitu sistem ekonomi rtradisional, sistem ekonomi terpusat (Sosialis), sistem ekonomi kapitalis (Liberal) dan yang terakhir ialah sistem ekonomi campuran. Akan tetapi pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan secara lengkap mengenai kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi kapitalis serta ciri-cirinya secara lengkap dan mudah dipahami.

Yuk langsung simak penjelasanya berikut ini:

 

Apa Itu Sistem Ekonomi Liberal (Kapitalis) ?

Pertama kali awal munculnya sistem ekonomi liberal atau pasar bebas yakni pada pertengahan abad ke XIX di Negara Inggris, yang memiliki semboyan khasnya laissez faire yang mempunyai arti “Biarlah” namun sistem ekonomi ini tidak berlangsung lama karena banyak yang menentangnya juga meskipun seperti itu banyak negara besar yang masih menerapkan sistem ekonomi ini.

Secara umum dibuatnya sistem ekonomi pasar bebas atau kapitalis, mampu memberikan kebebasan kepada seluruh lapisan masyarakat demi bisa mengatur serta menentukan sendiri kegiatan ekonomi yang disesuaikan pada masing-masing kemampuan masyarakat.

Sistem ekonomi kapitalis ini artinya sebuah “Kebebasan” yang dimaksud kebebasan disini ialah seluruh kegiatan pokok perekonomian meliputi konsumsi dan juga produksi.

 

Macam-Macam Sistem Ekonomi di Dunia

  • Perekonomian yang Tradisional
  • Sistem Ekonomi Kapitalis (Liberal)
  • Sistem Ekonomi Campuran
  • Sistem Ekonomi Sosialis
  • Sistem Ekonomi Pancasila

 

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Kapitalis/Liberal

Dijelaskan bahwasanya sistem ekonomi kapitalis seluruh atau atau sumber produksi dan segalanya dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat. Bisa itu kepada perorangan ataupun sudah berbentuk perusahaan, dengan hal seperti itu memberikan kebebasan kepada semua orang dalam mengalokasikan sumber daya sesuai keahlian,bakat maupun keinginan sendiri.

  • Kebebasan yang absolut
  • Hak milik seseorang akan diakui
  • Situasi serta kondisi pasar sangat menentukan harga pasar
  • Konsumen yang berdaulat
  • Kualitas produk di sebuah pasar mempunyai dan kualitas terjamin baik
  • Kreatifitas ditekankan
  • Adanya kebebasan berusaha dan kebebasan bersaing
  • Didalam sebuah sistem ekonomi kapitalis ada sebuah persaingan yang begitu ketat diantara pihak perusahaan demi mendapatkan keuntungan (laba) sebesar-besarnya atau dikenal dengan sebutan provite motive.  Kita ketahui bersama kalau defisini dari laba itu ialah sumber pengumpulan akumulasi atas modal dari para pengusaha. Dengan mendapatkan laba yang banyak justru akan memberikan sebuah kesempatan untuk para pemegang perusahaan dalam memperluas usahanya.
  • Didalam sistem ekonomi kapitalis/liberal ciri-cri lainya ada suatu pembagian kelas dalam masyarakat yaitu kelas pekerja (buruh) serta pemilik modal. Tentu saja pastinya para pekerja ini akan selalu memiliki ketergantungan dengan pemilik modal yang merupakan pihak yang menggerakkan suatu perekonomian dengan mendirikan usaha dalam sistem pasar yang bebas.
  • Ciri-ciri yang terakhir dalam sistem ini ialah adanya penentuan harga murni dan terjadi karena adanya alasan suatu mekanisme pasar, yakni sebuah hubungan antara demmand (permintaan) dan supply (penawaran). Sehingga jika kita lihat bahwasanya dalam sistem ekonomi kapitalis peran pemerintah hanyalah memfasilitasi saja untuk semua kegiatan yang tidak bisa diusahakan oleh pihak swasta dengan sebuah catatan masih menjadi syarat dalam terselenggaranya pasar bebas. Contohnya ialah keamanan suatu negara
Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Kapitalis | Contohnya
sistem ekonomi kapitalis

Kelebihan Sistem Ekonomi Kapitalis/Liberal

Didalam sebuah sistem ekonomi pasar sebuah negara tentu saja memiliki kekurangan atau kelebihan nah berikut ini terdapat beberapa kelebihan dari sistem ekonomi ini:

  • Seluruh individu dan perusahaan bebas serta memiliki hak untuk mempunyai kekayaan dan juga sumber daya produksi pribadi.
  • Inisiatif dan juga kreatifvitas yang bersumber dari pendapat masyarakat bisa dikembangkan secara langsung.
  • Setiap kegiatan sistem ekonomi kapitalis selalu berpedoman pada setiap prinsip-prinsip ekonomi dengan begitu efesiensi dan efeketivitas menjadi lebih tinggi
  • Terdapat persaingan antara perusahaan atau produsen untuk bisa menghasilkan barang yang lebih bermutu dari sebelumnya.
  • Konsumen memiliki banyak pilihan barang dan juga jasa yang sesuai dengan selera.
  • Sangat menghargai kerja keras
  • Konsumen merupakan pihak yang mengatur pasar
  • Sebuah pasar yang konpetitif
  • Mendorong setiap individu untuk mempunyai kebebasan financial

 

Kekurangan Sistem Ekonomi Kapitalis/Liberal

Selain adanya kelebihan tentu saja ada juga kelemahan dari sistem ekonomi kapitalis ini antaralain yaitu:

  • Pesaingan yang begitu sengit
  • Profit merupakan tujuan utama tidak ada yang lain
  • Melakukan Eksploitasi terhadap Sumber Daya Alam
  • Mengakibatkan distribusi yang tidak merata
  • Banyak sekali terjadinya ekploitasi Sumber Daya Manusia
  • Munculnya kesenjangan sosial semakin besar
  • Disalahgunakan kebebasan yang ada oleh pihak yang mempunyai ekonomi besar demi menekan serta menindas pihak yang lemah
  • Terjadinya persaingan dipasar sehingga munculah monopoli, kolusi usaha serta konglomerasi yang bisa kapan saja mengancam para pengusaha lemah.
  • Perekonomian dalam sebuah negara mudah sekali terguncang yang akan berdampak pada ketidakstabilan.

 

Contoh Negara yang Menganut Sistem Ekonomi Kapitalis

Berikut ini terdapat beberapa negara yang masih menganut sistem ekonomi kapitalis termasuk didalamnya negara-negara besar di wilayah barat:

Benua Amerika

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Kapitalis | Contohnya
Ekonomi Amerika

Ada banyak sekali di benua amerika yang masih menganut sistem ekonomi kapitalis antara lain ialah: Amerika Serikat, Greenland, Costa Rica, Grenada, Bolivia, Chile, Brazil, Colombia, Kuba, Equador, Kanada, Honduras, Nikaragua, Mexsiko, Venezuela, Aruba, Republik Dominika, Bahamas, Paraguay, Panama, Puerto Riko, Peru dan terakhir Suriname.

Benua Eropa

Jika dibandingkan benua amerika penganut sistem ekonomi kapitalis dibenua eropa justru lebih banyak sekali seperti:  Amenia, Albana, Austria, Belgia, Bulgaria, Swedia, Spanyol, Perancis, Yunani, Jerman, Luxembourg, Macedonia, Moldova, Netherlands, Hungaria, Denmark, Ukraina, Croatia, Cyprus, Republik ceko, Slovakia, Estonia, Finalandia, Islandia, Italia, Latvia, Lithuania, Norwegia, Polandia, Portugal, Romania, Rusia, Serbia Montenegro. Slovakia, Slovenia, dan United kingdom.

Benua Asia

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Kapitalis | Contohnya
Sistem Ekonomi Kapitalis

Selain wilayah barat pada wilayah timur juga ada beberapa negara yang masing menganut sistem ekonomo liberal antara lain: Iran, India, Jepang, Israel, Filiphina, Korea Selatan, Taiwan, Thailand serta Turki masih ada beberapa negara di asia saat ibi sudah mulai menganut sistem ekonomi liberal seperti Malaysia, Myanmar, Kamboja, Hongkong, Singapura, Australia dan Selandia Baru.

Benua Afrika

Yang terakhir ialah benua afrika dimana masih banyak juga negara yang menerapkan sistem ekonomi kapitalis : Mesir, Senegal, serta Afrika Selatan, hingga saat ini kepada negara Aljajair, Benin, Angola, Burkina, Faso, Mantol Verde, Cote Diyoire, Equatorial, Gambia, Ghana, Kenya, Malawi, Maroko, Seyshelles, Tanzania, Mozambik, Tunisia, Zambia serta Zimbabwe.

 

Sistem ekonomi kapitalisme ini…

Terkenal sangat kejam sekali jika perusahaanya sangat lemah maka akan kalah dalam persaingan sistem pasar bebas, akan tetapi dalam perjalananya sampai sekarang ini sistem modern sudah mampu dalam mengurangi banyak sekali kelemahan-kelmahan yang ada.

Didalam pelaksanaanya sendiri pasar bebas ini sudah mulai pudar yang diakibatkan karena munculnya asas-asas demokrasi. Pihak pemerintah yang selalu berlandaskan kepada undang-undang antimonopoly bisa melindungi masyarakat dari yang namanya penyalahgunaan kekuaasaan monopoli.

Hal ini juga memungkinkan seorang buruh mendapatkan hak serta kebebasaan dalam mengorganisasi diri kemudian membela hak-hak nya terhadap atasan. Selanjutnya pemerintah sendiri mulai menerapkan sistem jaminan sosial tujuanya tidak lain adalah mengurangi ketimpangan pendapatan bagi para penduduk miskin.

 

Skema dari sistem ekonomi Kapitalis

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Ekonomi Kapitalis | Contohnya
Sistem Ekonomi Kapitalisme

Kesimpulan

Didalam praktiknya dari kelima sistem ekonomi diatas masih banyak sekali kekurangan sehingga saat ini munculah yang namanya sistem ekonomi islam, didalam prinsipnya sistem ekonomi islama ini mampu mencegah kesenjangan sosial, tidak bergantung kepada nasib dan keberuntungan, mencari lalu mengelola kekayaan alam, melarang praktik riba, membuat catatan transaksi yang jelas dan yang terakhir ialah mengutamakan keadilan dan keseimbangan dalam berniaga.

Sistem ekonomi islam ini didalamnya masih mengandung sifat-sifat baik pada ekonomi kapitalis dan sosialis, namun menghilangkan sifat-sifat buruk yang terkandung dialam sistem ekonomi kapitalis

 

Demikianlah tadi penjelasan mengenai sistem ekonomi kapitalis semoga pembahasan diatas bisa bermanfaat untuk teman-teman semua dalam mengenali sistem ekonomi yang ada di dunia, serta tau kelebihan dan kekurang dari masing-masing sistem ekonomi tersebut. Terimakasaih juga atas kunjunganya.

 

Please rate this

Leave a Comment