Contoh Sosialisasi

Artikel ini Telah Ditinjau Oleh: Farkhan Ramadhan, S.E.

Sosiaslisasi merupakan suatu proses yang bisa membuat seseorang belajar menyesuaikan diri, mengenai cara hidup dan berfikir agar orang tersebut dapat memiliki peranan penting didalam kelompoknya (Charlotte Buhler).

Pada prinsipnya sosialisasi dilakukan dengan tujuan membangun karakter individu agar selaras dengan nilai dan norma yang sudah berlangsung dimasyarakat, mengembangkan ketrampilan berkomunikasi seseorang secara efektif, membiasakan diri untuk bertindak sesuai dengan nilai-nilai dan kepercayaan yang ada di dalam masyarakat sekitar.

Perlu kamu ketahui juga bahwa pelaksanaan sosialisasi ini dapat disampaikan melalui berbagai cara, bisa secara langsung ataupun tidak langsung. Misalnya saja di lingkungan keluarga, di lingkungan sekolah, tempat bermain, media massa dan di tempat bekerja.

Adapun contoh sosialisasi yang bisa kamu jumpai dari beberapa media tadi bisa kamu lihat di penjelasan berikut ini.

Contoh Sosialisasi Berdasarkan Jenisnya

Sesuai penjelasan diatas, sosialisasi terbagi menjadi beberapa jenis Formal, Informal, Primer dan Sekunder. Berikut ini adalah contoh sosialisasi berdasarkan jenis-jenisnya.

1. Contoh Sosialisasi Primer

Sosialisasi primer adalah sosialisasi yang akan dialami individu pertamakali dalam keluarga ketika berumur 1-5 tahun untuk belajar menjadi anggota keluarga. Adapun contoh dari sosisalisasi primer ini yaitu :

  • Seoarang Ayah yang sedang mengajari anaknya umur 3 tahun belajar merangkak
  • Seorang Ibu yang sedang mengajari anaknya belajar berbicara
  • Seorang kakak yang sedang menggajak adik kecilnya bermain

2. Contoh Sosialisasi Sekunder

Sosialisasi sekunder adalah tahapan kedua setelah sosialisasi primer, dalam hal ini seseorang akan mulai dikenalkan dengan kelompok masyarakat untuk mendapatkan identitas barunya. Berikut ini terdapat contoh sosialisasi sekunder :

  • Seorang ibu yang mengajak anaknya bermain kelingkungan sekitar untuk memperkenalkan anaknya dengan anak lainya yang seumuran.
  • Membiarkan anak pergi dan bermain dengan temannya yang ada di lingkungan sekitar untuk melatih kemandirian.
  • Memberikan teguran berupa nasihat kepada anaknya yang melakukan kesalahan.
  • Melarang anaknya untuk melakukan hal-hal yang dilarang oleh masyarakat sekitar.

3. Contoh Sosialisasi Formal

Secara umum sosialisasi Formal diberikan oleh sebuah Institusi atau Lembaga pemerintahan yang memiliki tugas khusus dalam mensosialisasikan kebijakan, peraturan, norma sosial, nilai yang harus dipahami dan dipelajari oleh masyarakat.

  • Sosialisasi tentang bahaya narkoba di dalam rapat organisasi, sekolah, karang taruna dan RT/RW.
  • Sosialisasi tentang budaya tidak membuang sampah kedalam sungai.
  • Sosialisasi tentang bahaya Nyamuk Demam Berdarah
  • Sosialisasi tentang Covid-19 untuk selalu melakukan 3M
  • Sosialisasi Gerakan Masyarakat Sehan dan Imunisasi Nasional
  • Sosialisasi dan pentuluhan pajak daerah
  • Sosialisasi dan edukasi penanggulangan Bencana Berbasis masyarakat.
  • Mengikuti pemilihan ketua RT/RW yang sedang diselenggarakan oleh masyarakat setempat.
  • Mengikuti kegiatan musyawarah bersama Karang Taruna dalam pembahasan HUT Desa setempat.
  • Ikut serta dalam memasang beberapa atribut kenegaraan seperti Bendera Merah Putih saat hari besar Nasional.

4. Contoh Sosialisasi Informal

Sosialisasi Informal bisa dijumpai dalam lingkungan masyarakat yang sifatnya lebih kekeluargaan, kelompok arisan, keluarga, dan rapat keluarga. Contoh sosialisasi informal meliputi :

  • Sosialisasi untuk membersihkan saluran air didepan rumah.
  • Sosialisasi kerja bakti setiap hari Minggu.
  • Sosialisasi bahaya merokok untuk anak dibawah umur.
  • Berdiskusi mengenai arisan dengan tetangga

Setelah mengetahui beberapa contoh sosialisasi diatas, maka setiap kebijakan atau peraturan bisa dilakukan sejak awal kepada seseorang yang berada didalam anggota keluarga ataupun kelompok masyarakat.

Itulah tadi pembahasan mengenai contoh sosialisasi primer, sekunder, formal dan informal. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah pengetahuan dan memberikan wawasan yang lebih kepada kita semua.

Leave a Comment