Contoh Soal Kas Kecil Metode Imprest dan Fluktuasi

Contoh Kas Kecil | Dalam dunia akuntansi maupun bisnis istilah kas ini bukanlah sesuatu yang baru, namun akan selalu berkaitan karena kas ini terhubung secara langsung dengan transaksi jual beli dalam suatu perusahaan, baik itu perusahaan dagang ataupun perusahaan jasa.

Kas dipakai sebagai alat pembayaran yang sah contoh dari kas yang berlaku di indonesia dan umunya digunakan oleh perusahaan yakni Uang Kertas, Uang Logam dan surat-surat berharga.

Uang sendiri terdapat dua jenis yakni itu uang giral dan uang kartal

Nah di kesempatan kali ini yang akan saya bahas yakni mengenai contoh soal kas kecil dengan memakai metode inprest dan fluktuasi.

Apa itu Kas Kecil?

Arti kas kecil
Kas Kecil dalam Perusahaan

Petty Cash / kas kecil diartikan sebagai sejumlah uang yang disediakan oleh sebuah perusahaan yang memiliki fungsi untuk membayarkan pengeluaran-pengeluaran yang nominalnya tidak terlalu besar dan akan tidak ekonomis jika dibayarkan dengan memakai Cek.

Contohnya saja seperti untuk mendanai konsumsi, membayar klien atau sesama rekan kerja di kantor.

Metode Kas Kecil

Sebuah perusahaan dalam mengelola dana kas kecil, terdapat dua metode yang bisa dipakai yakni:

1. Metode Imprest

Pada metode inprest ini atau dikenal juga sebagai dana tetap didalam rekening kas kecil akan selalu tetap, yaitu sebesar check yang diserahkan kepada kasir untuk membentuk kas kecil.

Lalu, untuk langkah selanjutnya yakni dengan mencairkan dan cek tersebut di bank oleh kasir dan uangnya bisa dipakai untuk membayar keperluan pengeluaran kas kecil.

Ketika akhir periode atau jumlah dana dari kas kecil tinggal sedikit, pihak kasir kas kecil akan meminta penambahan dana kas kecilnya berdasarkan jumlah yang sudah dikeluarkan memakai dana kas kecil.

Dan akhirnya jumlah dari kas kecil kembali seperti semula.

2. Metode Fluktuasi

Dalam metode fluktuasi ini pembentukan dana dilakukan melalui cara yang sama seperti pada metode imprest.

Yang membedakan antara metode fluktuasi dengan metode imprest yakni terletak pada saldo rekening dana kas kecil didalam metode fluktuasi saldo tidaklah tetap, namun berfluktuasi sama dengan jumlah pengisian kembali atau sesuai dengan pengeluaran-pengeluaran kas kecil.

Dilakukan pencatatan langsung pada saat terjadinya transaksi pengeluaran kas memakai dana kas kecil.

Contoh Soal Kas Kecil dalam Perusahaan

Contoh Kasus I

Berikut adalah contoh soal kas kecil beserta jurnalnya.

TanggalTransaksi
4 Des 2018Diserahkan selembar cek sebesar Rp. 2.000.000,00 untuk membentuk kas kecil
7 Des 2018

Dibeli tunai alat-alat tulis untuk kantor Rp. 96.000,00

18 Des 2018Dibayar biaya angkut sebesar Rp. 275.000,00
19 Des 2018Dibayar uang makan untuk para karyawan yang lembur Rp. 150.000,00
22 Des 2018Dibeli tunai peralatan kantor secara tunai Rp. 70.000,00
28 Des 2018Dilakukan pertanggungjawaban atas pengeluaran-pengeluaran menggunakan kas kecil dan pengisian kembali dana kas kecil.

Apa itu kas kecil imprest dan fluktuasi? yakni orang yang bertanggung jawab terhadap penggunaan dana kas kecil.

Jika saldo dari dana kas kecil tinggal sedikt maka kasir akan meminta untuk ditambah dengan memakai kas utama perusahaan.

Contoh Kas Kecil
Metode Imprest dan Fluktuasi

1. Metode Imprest

Contoh Jurnal pencatatan kas kecil dengan memakai metode impres yakni:

Pada saat pembentukan dana kas kecil

TanggalPerkiraanDebetKredit
4 Des 2018Dana Kas KecilRp 2.000.000,00
KasRp 2.000.000,00

Saat pengisian kembali dana kas kecil

TanggalPerkiraanDebetKredit
28 Des 2018Perlengkapan KantorRp   96.000,00
Biaya AngkutRp 275.000,00
Uang MakanRp 150.000,00
Peralatan KantorRp   70.000,00
KasRp 591.000,00

2. Metode Fluktuasi

Didalam metode fluktuasi transaksi-transaksi yang ada diatas akan dicatat kedalam buku kas kecil seperti berikut ini:

Saat pembentukan dana kas kecil

TanggalPerkiraanDebetKredit
4 Des 2018Dana Kas KecilRp 2.000.000,00
KasRp 2.000.000,00

Saat terjadi transaksi langsung dicatat pada buku dana kas kecil

Pembelian alat tulis kantor

TanggalPerkiraanDebetKredit
7 Des 2018Perlengkapan KantorRp 96.000,00
Kas KecilRp 96.000,00

Pembayaran biaya angkut

TanggalPerkiraanDebetKredit
18 Des 2018Biaya AngkutRp 275.000,00
Kas KecilRp 275.000,00

Pembayaran uang makan lembur karyawan

TanggalPerkiraanDebetKredit
19 Des 2018Uang MakanRp 150.000,00
Kas KecilRp 150.000,00

Pembelian alat tulis kantor

TanggalPerkiraanDebetKredit
22 Des 2018Peralatan KantorRp 70.000,00
Kas KecilRp 70.000,00

Ketika sedang pengisian kembali untuk metode fluktuasi terserah kepada kasir kas kecil akan menambah jumlah dana kecilnya atau tidak. Artinya pada saat kasir menginginkan pengisian sebanyak Rp 700.000.

Maka saldo dana kas kecil menjadi Rp 2.109.000. saldo ini tidak sama ketika saat pembentukan dana kas kecil sebesar Rp 2.000.000.

Contoh Soal Metode Pencatatan Kas Kecil
Contoh Soal

Contoh Kasus II

PT Pandan Hijau membuat dana kas kecil guna keperluan kas yang sifatnya  rutin dikeluarkan, namun dengan jumlah yang tidak besar. Disetiap akhir bulanya dana kas kecil di isi kembali.

Dibawah ini catatan terkait pemakaian kas kecil selama 3 bulan yang lalu:

Bulan Oktober 2018 :

Diawal bulan pemakaian dana kas kecil sebanyak Rp 200.000,00.

Selama bulan Oktober PT Pandan Hijau sudah menggunakan dana kas kecil membiayai pengeluaran yakni: Biaya Listrik dan Air Minum Rp 46.500,00 Materai Rp 26.000,00 serta Biaya Administrasi Rp 40.000,00.

Bulan November 2018 :

Rincian penggunaan dana kas kecil selama bulan November yakni: Biaya Listrik dan Air Minum Rp 50.500,00 Biaya Pengobatan Karyawan Rp 27.800,00 dan Biaya Administrasi Rp 28.500,00.

Dibulan ini juga dana kas kecil akan ditambah sebesar Rp 285.000,00.

Bulan Desember 2018 :

Dibulan terakhir pemakaian dana kas kecil untuk Biaya Listrik dan Air Minum Rp 68.700,00 Biaya Supllies Kantor Rp 35.400,00 dan selanjutnya untuk Perjalanan Dinas Rp 110.000,00.

Pertanyaanya:

Buatlah Jurnal Kas Kecil dengan Metode Imprest dan Fluktuasi.

Jawaban Soal Kas Kecil

1. Metode Imprest / Sistem Dana tetap

Oktober 2018

Jurnal Pembentukan dana kas kecil :

Dana Kas KecilRp 200.000,00
KasRp 200.000,00

Jurnal Pengisian kembali dana kas kecil :

Biaya Listrik & Air MinumRp 50.500,00
Biaya MateraiRp 26.000,00
Biaya AdministrasiRp 40.000,00
KasRp 112.500,00

November 2018

Jurnal Pengisian Kembali dana kas kecil :

Biaya Listrik & Air MinumRp 46.500,00
Biaya MateraiRp 27.800,00
Biaya AdministrasiRp 28.500,00
KasRp 102.800,00

Jurnal Penambahan dana kas kecil :

Dana Kas KecilRp 85.000,00
KasRp 85.000,00

Angka di atas diperoleh dari penambahan dana Rp 285.000,00 – Rp 200.000,00 = Rp 85.000,00

Desember 2018

Jurnal Pengisian kembali dana kas kecil :

Biaya Listrik & Air MinumRp 68.700,00
Biaya MateraiRp 35.400,00
Biaya AdministrasiRp 110.000,00
KasRp 214.100,00

2. Metode Fluktuasi

Oktober 2018

Jurnal Pembentukan dana kas kecil :

Dana Kas KecilRp 200.000,00
KasRp 200.000,00

Jurnal Pemakaian dana kas kecil :

Biaya Listrik & Air MinumRp 50.500,00
Biaya MateraiRp 26.000,00
Biaya AdministrasiRp 40.000,00
KasRp 112.500,00

Jurnal Pengisian kembali dana kas kecil :

Dana Kas KecilRp 112.500,00
KasRp 112.500,00

November 2018

Jurnal Pemakaian dana kas kecil :

Biaya Listrik & Air MinumRp 46.500,00
Biaya MateraiRp 27.800,00
Biaya AdministrasiRp 28.500,00
KasRp 102.800,00

Jurnal Pengisian kembali dan Penambahan kas kecil :

Dana Kas KecilRp 187.800,00
KasRp 187.800,00

Keterangan :

Pengisian KembaliRp 102.800,00
PenambahanRp   85.000,00
TotalRp 187.800,00

Desember 2018 :

Jurnal Pemakaian dana kas kecil :

Biaya Listrik & Air MinumRp 68.700,00
Biaya MateraiRp 35.400,00
Biaya AdministrasiRp 110.000,00
KasRp 214.100,00

Jurnal Pengisian kembali dana kas kecil :

Dana Kas KecilRp 214.100,00
KasRp 214.100,00

Demikianlah tadi penjelasan mengena Metode Pencatatan Kas Kecil semoga dengan apa yang sudah saya jelaskan diatas dapat membantu anda dan menambah wawasan anda.

Silahkan berikan kritik atau saran kepada kami agar kami bisa menyajikan artikel lebih baik lagi.

Please rate this

Leave a Comment