Contoh Perubahan Sosial Direncanakan dan Tidak Direncanakan

Artikel ini Telah Ditinjau Oleh: Farkhan Ramadhan, S.E.

Secara umum perubahan yang terjadi dalam masyarakat ada yang membawa dampak positif ada juga yang memberikan berdampak negatif dan pengaruhnya sangat besar tentunya.

Pada dasarnya apabila ingin melakukan suatu perubahan tentu perlu direncanakan terlebih dahulu agar apa? agar perubahan tersebut sesuai dengan apa yang sudah dikehendaki dari awal.

Untuk itu anda perlu memahami pengertian dari perubahan sosial.

Pengertian Perubahan Sosial

Perubahan sosial yang terjadi di masyarakat ada dua jenis yakni perubahan sosial direncanakan dan tidak direncanakan.

Perubahan sosial direncanakan adalah bentuk dari perubahan sosial yang dilakukan secara terorganisasi.

Sedangkan perubahan sosial tidak direncanakan adalah perubahan yang terjadi tanpa adanya perencanaan ataupun yang dikehendaki oleh kita, perubahan yang seperti ini lebih banyak membawa dampak buruk bagi masyarakat.

Pada konsepnya perubahan yang direncanakan dan tidak direncanakan, tidak menjelaskan apakah perubahan sosial tersebut benar-benar yang diharapkan atau tidak sama sekali.

Terkadang suatu perubahan yang diharapkan malah tidak diharapkan oleh masyarakat itu sendiri. Akan tetapi terjadinya perubahan sosial yang tidak direncanakan justru yang diharapkan oleh masyarakat.

Secara umum sangat sulit sekali untuk membuat sebuah ramalah mengenai perubahan-perubahan yang memang tidak dikehendaki tersebut, karena biasanya itu hanyalah akibat dari terjadinya gejala sosial.

Untuk memperjelas terhadap pembahasan perubahan sosial ini tentu kita perlu tahu contohnya seperti apa.

Baca Juga :

  1. Faktor Penyebab Terjadinya Perubahan Sosial
  2. Dampak Negatif Perubahan Sosial dan Contoh

Contoh Perubahan Sosial Direncanakan

Berikut ini terdapat beberapa contoh perubahan sosial yang direncanakan dan bisa kita rasakakan manfaatnya bahkan berbentuk progres atau mendatangkan kemajuan untuk masyarakat.

1. Pembangunan MRT di Jakarta untuk mendorong masyarakat agar lebih sering menggunakan Transportasi publik sehingga bisa menggurangi kendaraan pribadi dan mengurangi jejak karbon.

Contoh Perubahan Sosial Direncanakan

2. Program memberikan imunisasi campak untuk balita demi mengurangi angka kematian anak-anak balita karena penyakit campak. Apalagi mereka yang tinggalnya di daerah terpencil dan pedalaman hutan.

3. Memberikan himbauan kepada masyarakat agar membawa bayi mereka ke puskesmas untuk segera di suntik vaksin polio.

4. Pembangunan Pelabuhan perikanan yang berlokasi di Pantai Sine, Tulungagung sehingga memudahkan sejumlah nelayan ada tinggal di pesisir Teluk Sine.

5. Penggunaan Aplikasi Grap Car untuk mempermudah transportasi dimana penumpang akan dijemput sesuai lokasi yang sudah ditentukan. Bahkan tanpa perlu berdesak-desakan seperti angkutan umum.

6. Penggunaan Aplikasi Go-Jek menjadi solusi utama mengatasi kemacetan di kota-kota besar sehingga banyak masyarakat yang dimudahkan dengan perubahan seperti ini.

Contoh Perubahan Sosial Dikehendaki

7. Tersedianya program Bidik Misi yang tersedia dihampir diseluruh Perguruan Tinggi baik Negeri ataupun Swasta. Dengan begitu mereka yang miliki keterbatasan ekonomi bisa tetap melanjutkan pendidikannya.

8. Penggunaan tenaga surya sebagai alternatif untuk masyarakat yang belum mendapatkan listrik sehingga mereka masih bisa mendapatkan penerangan seperti masyarakat lainnya yang tinggal di perkotaan.

9. Munculnya internet yang mampu mengubah cara kita berkomunikasi, bahkan masyarakat saat ini sudah bergantung untuk menggunakan internet. Segala sesuatunya menjadi lebih mudah dan cepat karena adanya jaringan internet.

10. Munculnya rokok elektronik atau yang sering disebut vape, bisa dikatakan rokok elektronik ini menjadi sarana untuk mereka yang ingin berhenti merokok. Namun jika itu benar terjadi tentunya sangat bagus sekali untuk masyarakat banyak.

11. Penggunaan media online yang dijadikan sebagai sarana dalam menjalankan kegiatan ekonomi seperti jual beli online dengan begitu masyarakat hanya perlu memesan dari rumah dan barang akan dikirimkan sesuai alamat anda.

12. Adanya pelaksanaan program Keluarga Berencana atau KB guna memperbaiki kesehatan serta kesejahteraan ibu, anak, keluarga dan bangsa.

13. Munculnya teknologi dompet online yang membantu masyarakat saat melakukan transaksi tanpa perlu bingung jika tidak membawa uang atau dompet.

14. Tersedianya e-library di Perguruan Tinggi Swasta maupun Negeri guna mempermudah para Mahasiswanya mendapatkan referensi yang mereka perlukan tanpa harus mengunjungi perpustakaan.

15. Munculnya fasilitas canggih yakni transaksi tanpa kartu atau biasa dikenal dengan Cardless yang hanya disediakan oleh beberapa bank saja guna mempermudah nasabah saat menarik atau menyerotkan uang lewat ATM tanpa perlu memakai kartu ATM tersebut.

Setelah mengetahui beberapa contoh dari perubahan sosial yang direncanakan, berikutnya mari kita simak juga apa saja contoh dari perubahan sosial yang tidak direncanakan.

Contoh Perubahan Sosial Tidak Direncanakan

Adapun contoh perubahan sosial yang tidak direncanakan sebagai berikut :

1. Kerusuhan yang muncul pada saat mulai pergantian rezin pemerintahan tidak ada menghendaki terjadinya perubahan sosial seperti ini.

2. Dahulu daerah Desa Bagelen Gedong Tataan jarang sekali terjadi banjir, sekarang jika hujan lebat secara terus menerus kampung Desa tersebut sering sekali terjadi banjir.

Contoh Perubahan Sosial Tidak Direncanakan

3. Terjadinya Urbanisasi masyarakat dari desa menuju ke kota yang tidak dapat di kontrol oleh pemerintah.

4. Adanya sikap Individualisme khas terhadap masyarakat yang tinggal di daerah Perkotaan.

5. Munculnya Internet yang bisa mempermudah penyampaian informasi kemana saja namun saat ini justru banyak orang yang memanfaatkan internet untuk melakukan kegiatan kejahatan.

6. Munculnya pemukiman kumuh akibat ledakan penduduk di kota-kota besar akibat kelahiran yang tidak terkendali sehingga terjadi ketidakseimbangan antara pertambahan penduduk dengan kemampuan pemerintah dalam menyediakan pemukiman baru untuk masyarakatnya.

7. Munculnya perilaku menyimpang karena tidak adanya norma pada masyarakat migran di perkotaan.

Itulah tadi informasi yang bisa disampaikan semoga penjelasan diatas bermanfaat untuk teman-teman semua.

Leave a Comment