Contoh Organisasi Internasional

Artikel ini Telah Ditinjau Oleh: Farkhan Ramadhan, S.E.

Mendengar kata organisasi tentunya Anda sudah paham bahwa di dalamnya pasti terdapat suatu perkumpulan individu dengan berbagai macam tujuan atau visi misi. 

Lantas bagaimana dengan organisasi internasional?  Organisasi internasional merupakan suatu organisasi yang terbentuk secara meluas jangakauan yakni antar negara di dunia.

Tentunya karena organisasi ini adalah secara meluas maka kepentingan yang ada di dalamnya juga sangat luas. Misalnya terkait urusan ekonomi suatu negara, politik, sosial, dan lain sebagainya.

Ada banyak sekali contoh organisasi internasional yang sampai saat ini masih beroperasi. Beberapa organisasi memiliki bidang yang berbeda-beda.

Contoh Organisasi Internasional Yang Masih Aktif

Contoh Organisasi Internasional Yang Masih Aktif

Secara umum satu negara dengan negara lainnya memiliki runtutan organisasi internasional yang berbeda-beda. Lebih tepatnya karena kepentingan negara tersebut yang berbeda-beda.

Dalam suatu organisasi lingkup internasional, tidak semua negara dapat terlibat di dalamnya. Salah satu permisalannya adalah organisasi dalam lingkup Asia.

Pada organisas lingkup Asia tersebut hanya negara-negara dari Asia tertetulah yang menjadi anggota dalam organisasi tersebut. ASEAN menjadi salah satu contoh organisasi Asia yang besar hingga kini mash beroperasi.

Tanpa adanya organisasi dalam lingkup internasinal, tentu saja tiap negara akan banyak yang merasa kesusahan karena ketidak sempurnaan potensi negaranya itu sendiri.

Pahami juga peran dan tugas dari suatu organisasi yang ada di diseluruh dunia.

Untuk bisa lebih menjelaskan apa itu organisasi dalam lingkup internasional maka Anda bisa menyimak beberapa contoh nama organisasinya berikut ini. Diantaranya adalah :

1. APEC (Asia Pasific Economic Cooperation)

APEC sendiri merupakan singkatan dari Asia Pasific Economic Cooperation.  Organisasi yang satu ini memiliki visi dan misi untuk membantu negara-negara berkembang dalam meraih kesejahteraan utamanya di bidang ekonomi.

Indonesia termasuk di dalam organisasi ini.  Kehadiran APEC pun dapat dibilang sangat membantu negara-negara berkembang untuk meningkatkan taraf hidup dalam bidang ekonomi.

2. APO (Asian Productivity Organization)

APO yang merupakan singkatan dari Asian Productivity Organization adalah organisasi yang bergerak dalam bidang produktifitas pertanian dan perindustrian.

Sedikit berbeda dengan APEC. Memang tujuan utamanya adalah juga mengangkat derajat kehidupan ekonomi negara berkembang. Namun dalam APO ini lebih mengutamakan bidang produktifitas pertanian dan juga industri.

3. IDA (International Development Association)

IDA merupakan singkatan dari International Development Association. Organisasi internasional yang satu ini bergerak dalam bidang peminjaman modal untuk negara berkembang.

Tentu saja setiap negara akan membutuhkan modal untuk mengembangkan negaranya. Dengan hadirnya organisasi ini maka negara-negara berkembang jadi lebih terbantu dengan peminjaman modal yang ada.

4. WTO (Wordl Trade Organization)

WTO atau yang sering dikenal dengan World Trade Organization merupakan salah satu bentuk organisasi internasional yang bergerak dalam bidang perdagangan internasional.

Terbentuknya organisasi ini dilandasi oleh keinginan setiap negara untuk memajukan bidang perdagangannya dalam kancah dunia. Di dalam organisasi ini setiap aturan perdagangan diatur dalam batas-batas tertentu sehingga setiap negara bisa menyalurkan perdagangannya dengan lancar.

5. FAO (Food And Agricultural Organization)

Dalam organisas yang satu ini yang menjadi fokus tiap anggota organisasinya adalah kesiapan pangan untuk negara-negara di dunia ini. Mengingat bahwa potensi pangan di setiap negara berbeda-beda sehingga organisasi ini muncul sebagai bentuk kerjasama dalam membangun infrastruktur pangan yang lebih baik lagi.

Entah itu dari sisi perairan, pertanian, perkebunan, peternakan, dan lain sebagainya. Dengan membentuk beberapa organisasi internasional tersebut maka tidak bisa dipungkiri bahwa kini banyak negara-negara bagian yang merasa sangat terbantu. Utamanya bagi negara dengan keterbelakangan yang tinggi.

Dengan begitu setiap negara bisa saling menguntungkan satu sama lain. Kesejahteraan juga bisa dirasakan dan diraih secara serentak atau bersama-sama oleh banyak negara. Untuk informasi lengkapnya selalu kunjungi Khanfarkhan.com

Yakin Ngga Mau Komen ?