Contoh Kemiskinan Absolut, Struktural, Kultural, Sosial

Artikel ini Telah Ditinjau Oleh: Farkhan Ramadhan, S.E.

Kemiskinan bukanlah sebuah problematika sosial yang baru. Hampir setiap negara di dunia (bahkan saat ini yang telah menjadi negara maju sekalipun) pernah mengalami fenomena kemiskinan.

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang masih mempunyai persoalan dengan kemiskinan, meskipun berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2019 angka kemiskinan telah turun sebesar 0.41% menuju angka 9,41%.

Berikut contoh kemiskinan yang terjadi beserta penjelasan.

Contoh Kemiskinan yang Terjadi dalam Berbagai Bentuk

Adapun beberapa contoh-contoh kemiskinan yang terjadi dalam berbagai bentunya diantaranya ialah:

1. Contoh Kemiskinan Absolut

Contoh Kemiskinan Absolut

Kemiskinan absolut merupakan suatu kondisi di mana seorang individu atau sebuah keluarga tidak sanggup mencukupi kebutuhan pentingnya. Meskipun individu atau anggota keluarga tersebut telah bekerja, hanya saja belum mampu untuk mencukupi apa yang dibutuhkan untuk hidup sejahtera.

Contoh kemiskinan absolut misalnya sebagai berikut. Sebuah keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan tiga orang anak. Ayah bekerja sebagai seorang pemulung, sedangkan ibu bekerja sebagai penjaja makanan ringan.

Tiga anak mereka seharusnya telah bersekolah, tapi karena keterbatasan biasa maka “ditunda” dulu masuk sekolahnya.

Pada kasus semacam ini, meskipun kedua orang tua si anak telah bekerja, akan tetapi penghasilan yang didapatkan berada di bawah UMR. Jangankan untuk menyekolahkan ketiga anaknya, untuk makan sehari-hari saja bisa jadi masih susah.

Kondisi inilah yang disebut kemiskinan absolut, yaitu saat ketidakmampuan mencukupi kebutuhan menghambat kemakmuran hidup keluarga tersebut.

2. Contoh Kemiskinan Struktural

Kemiskinan struktural adalah suatu kondisi dimana kemiskinan terjadi bukan karena ketidakmampuan individu dalam dalam mencukupi kebutuhannya, melainkan disebabkan oleh faktor struktur dan sistem sosial yang mengikis kesempatan seseorang untuk mendapatkan pekerjaan dan penghasilan layak.

Contoh kemiskinan struktural yaitu ketika seseorang tinggal dalam kondisi masyarakat pedalaman yang tertinggal dari kemajuan teknologi dan modernitas.

Sebut saja orang tersebut sangat pandai dalam hal pertanian, tapi ketika kondisi di masyarakat tempatnya tinggal berada dekat dengan pantai yang segala aktivitasnya bertumpu pada laut, maka skill bertani orang tersebut bisa saja useless.

3. Contoh kemiskinan Kultural

Beberapa pakar menyebutkan jika kemiskinan kultural erat kaitannya dengan kemiskinan struktural. Hal ini karena tradisi dan budaya di masyarakat tidak terlepas dari struktur dan sistem sosial yang berlaku di dalamnya.

Keteguhan masyarakat tertentu dalam menggenggam sistem sosial di tempat tinggalnya malah menghambat kemajuan dalam bidang pemenuhan kebutuhan secara modern.

Contoh kemiskinan kultural seringkali terjadi masyarakat adat. Sebut saja Suku Dayak yang hidup di pedalaman Hutan Kalimantan sangat sulit untuk berinteraksi dengan dunia luar karena mereka mengisolasi kelompoknya.

Suku ini hidup dengan mengandalkan alam sekitar. Mereka enggan mengubah pola hidupnya karena telah memegang tradisi selama ratusan tahun.

4. Contoh Kemiskinan Sosial

Kemiskinan memang menjadi salah satu masalah sosial yang hingga kini masih problematik. Kemiskinan sosial hampir sama dengan kemiskinan struktural, hanya saja konteksnya lebih kepada status dan stratifikasi sosial yang sulit diubah karena pakem pada normal sosial.

Contoh kemiskinan sosial adalah kehidupan yang dialami oleh kasta Sudra di Bali. Pada agama Hindu di beberapa tempat masih menggunakan sistem kasta Brahmana hingga Sudra.

Sudra sebagai kasta terendah hanya bisa pasrah dengan kondisinya yang serba kekurangan, karena status sosial bawaan tidak bisa begitu saja berubah.

Itulah beberapa contoh kemiskinan yang terjadi di Indonesia dan mudah ditemukan di sekitar. Kemiskinan bukanlah hal yang patut diromantisasi, melainkan perlu dituntaskan.

Setiap individu berhak mendapatkan kehidupan yang layak, baik dari aspek perekonomian, pendidikan, akses kesehatan, dan kebutuhan mendasar lainnya.

Yakin Ngga Mau Komen ?