Contoh dan Karakteristik Aset Tetap

Khanfarkhan.com | Kita ketahui bersama bahwasanya aktiva tetap atau biasa dikenal juga sebagai aset tetap adalah harta yang dimiliki oleh suatau perusahaan baik dagang maupun jasa. Pada kenyataanya aktiva tetap ini tergolong menjadi aktiva berwujud dan aktiva tidak berwujud.

Tahukah anda apa itu aktiva berwujud dan aktiva tidak berwujud ?

Dipembahasan kali ini akan dijelaskan secara jelas mengenai karakteristik dan contoh-contoh dari aktiva tetap didalam sebuah perusahaan.

√ Contoh dan Karakteristik Aset Tetap / Aktiva Tetap Lengkap
Aset tetap

Contoh Aset Tetap | Aktiva Tetap

A. Aset Tetap Berwujud

Aset tetap berwujud ini dapat dibedakan berdasarkan umur, jenis dan sifatnya berikut ini penjelasan lengkapnya:

Umur

Jika dilihat berdasarkan umurnya maka  aktiva tetap berwujud terbagi lagi menjadi :

Aktiva tetap yang mempunyai umur terbatas, yang dimaksud disini ialah waktunya atau masa penggunaanya yang terbatas. Contohnya saja seperti bagunan, mesin, peralatan dan kedaraan semuanya memiliki masa atau waktu yang terbatas. Bangunan akan menjadi rusak, mesin menjadi bekerat seperti itu.

Pada akhir periode pencatatan semuanya akan dihitung sebagai penyusutan (Depresiasi). Dipostingan sebelumnya juga sudah dijelaskan mengenai metode penyusutan silahkan anda pahami terlebih dahulu.

Jenis

Apabila dilihat berdasarkan jenisnya maka aktiva atau aset tetap terwujud ini berupa:

  • Gedung Bangunan
  • Peralatan
  • Tanah
  • Mesin
  • Kendaraan

Dari yang disebutkan diatas semuanya akan dihitung sebagai penyusutan akan tetapi khusus untuk tanah pencatatanya tetap sebab tanah tidak bisa di susutkan.

Sifat

Sedangkan jika aktiva tetap dilihat berdasarkan sifatnya makan akan terbagi menjadi dua jenis antaralain yakni:

  • Aktiva tetap berwujud dimana didalamnya termasuk benda bergerak misalnya seperti kendaraan (motor, mobil) dan mesin.
  • Aktiva tetap tidak berwujud yakni golongan yang tidak dapat bergerak misalnya saja seperti tanah, bangunan dan peralatan.

Perlu anda ketahui juga ada istilah yang namanya aktiva dan pasiva apakah keduanya sama atau berbeda banyak juga orang yang keliru terkait pengetian dan perbedaanya.

√ Contoh dan Karakteristik Aset Tetap / Aktiva Tetap Lengkap
Aktiva tetap

B. Aset Tidak Berwujud

Definisi dari aset tidak berwujud ini termasuk aset non moneter yang sudah terbukti tidak memiliki wujud fisik. Dan didalamnya berupa hak paten, hak cipta, merek dagang dan goowil berikut penjelasan lengkapnya.

Jenis aset tetap tidak berwujud :

Hak Cipta

Hak cipta secara umum merupakan bentuk penangungan hukum untuk para musisi, penulis, artistic dan pekerjaan bidang lainya yang berkaitan dengan seseuatu yang baru. Seseorang yang memiliki hak cipta tersebut bebas melakukan apa saja misalnya lagu penciptan lagu bebas memasarkan, mengcopy lagu yang ia ciptakan sendiri.

Orang yang melanggar hak cipta atau menjual karya orang lainya tanpa persetujuan dari pencitanya akan dikenakan denda sesuai ketentuan yang berlaku.

Perlu anda ketahui juga kalau hak cipta ini tercantum didalam UU hak cipta tahun 1978 yang berguna untuk melindungi umur hak cipta selama umur pencipta atau penelusi ditambah 50 tahun.

Paten

Paten merupakan hak ekslusif yang diberikan oleh suatu negara untuk seseorang yang memiliki penemuan baru dalam bidang teknologi, dengan jangka waktu tertentu. Selain itu pelaksanaanya dilakukan sendiri atau bisa dengan memberikan persetujuan kepada pihak yang lain.

Dan paten ini ada pada UU 14 tahun 2001, Pasal 1 ayat 1.

Merek Dagang

Berbeda dengan paten dan hak cipta, merek dagang ini berupa sebuah logo atau symbol milik perusahaan dan dijadikan sebagai identitas produk dari perusahaan tertentu. Dalam hal ini logo yang sudah diciptakan dan dikenal orang tidak bisa dipakai oleh perusahaan pesaing.

Merek dagang ini adalah identitas resmi hanya hanya bisa di tempelkan pada produk sebuah perusahaan dan tidak bisa digunakan oleh sembarang orang. Di indonesia sendiri sudah banyak kasus terkait sengketa merek dagang ini salah satunya antara merek tekstil sritex duniatex karang anyar dengan PT delta Nerlin Dunia Tekstil karang anyar yang ditempuh melalu jalur pidana.

Goodwill

Goodwill termasuk kedalam aktiva tidak berwujud yang memperlihatkan nominal yang berasal dari nilai buku dan dibayarkan oleh sebuah perusahaan untuk menperoleh perusahaan yang lainya.

Secara umum definisi goodwill berupa kelebihan laba atas perusahaan dimasa yang akan datang selama proses produksi industri.

Nilau Goodwill sendiri diperoleh dari harga pembelian dikurang nilai buku dari aktiva neto perusahaan yang di inginkan dikurangi kembali dari jumlah aktiva perusahaan yang dapat diapresiasikan baru ditambahkan kedalam nilai pasar wajar.

Setelah membaca contoh dari aset tetap sebaiknya anda simak juga beberapa contoh soal metode penyusutan aktiva tetap berikut ini:

Penyusutan Metode Garis Lurus dan Saldo Menurun

Karakteristik Aset Tetap

Berdasarkan dari contoh-contoh yang sudah dijelaskan diatas, bahwasanya aset tetap atau aktiva tetap ini mempunyai sebuah karakteristik antaralain yakni:

  1. Aset didapatkan oleh perusahaan yang dimanfaatkan selama kegiatan operasi perusahaan dan tidak bisa diperjual belikan.
  2. Aset memiliki umur yang relatif lebih lama dan umumnya lebih dari satu tahun selama periode akuntansi kemudian akan disusutkan di akhir periode.
  3. Aset juga mempunyai sebuah substansi fisik selain itu juga aset memiliki mafaat ekonomi pada masa yang akan datang.

Demikianlah tadi penjelasan mengenai contoh dan karakteristik aset tetap semoga penjelasan diatas bisa dipahami dan bermanfaat untuk anda semua. Selamat membaca

Terus kunjungi situs kami untuk mendapatkan info seputar pendidikan terlengkap.

Please rate this

Leave a Comment