Contoh Soal dan Jawaban Jurnal Koreksi

Artikel ini Telah Ditinjau Oleh: Farkhan Ramadhan, S.E.

Jurnal Koreksi memliki manfaat dan fungsi dalam mengkoreksi nilai transaksi yang sudah salah di dalam pembukuan buku besar. Selain itu fungsi lainya adalah untuk mengkoreksi penggunaan klasifikasi akun yang salah ketika menganalisa akun.

Akan tetapi belum tentu juga kesalahan tersebut terjadi di buku besar namun coba koreksi juga alasisis transaksi di jurnal umumnya bisa saja penyebabnya terjadi di pencatatan jurnal umum.

Jadi yang akan dibahas pada kesempatan kali ini mengenai contoh jurnal koreksi beserta jawabanya. Simak terus penjelasan lengkapnya dibawah ini. Namun yang perlu ada ketahui pertama yakni pengertian jurnal koreksi.

Pengertian Jurnal Koreksi

Jurnal koreksi adalah jurnal yang dibuat guna membenarkan jurnal yang keliru (pencatatan) dan terlanjur sudah diposting.

Bagaimana mengoreksi kesalahan dalam akuntansi ?

Ketika pencatatan akuntansi dalam kasus tertentu ada sedikit kekeliruan yang tidak terlalu penting, dengan begitu tidak terlalu mempengaruhi pada keputusan manajemen dan pengguna laporan keuangan.

Contohnya seperti ini !

Misalnya timbul kesalahan pencatatan dengan nominal beberapa ribu rupiah, bagi perusahaan yang mempunyai aktiva bernilai jutaan rupiah akan dijadikan sebagai kekeliruan yang tidak material dan tidak memerlukan koreksi.

Maksud penjelasan di atas artinya kekeliruan tersebut bisa ditangani dengan mudah.

➺ Bentuk Kesalahan Pencatatan Akuntansi

Pada dasarnya jika terjadinya sebuah kesalahan dan memungkinkan untuk dikoreksi maka seharusnya dilakukan koreksi.

Namun terdapat beberapa kondisi yang membuat tidak semua kesalahan membutuhkan jurnal koreksi dengan alasan kesalahan tersebut akan betul dengan sendirinya di periode (bulan/tahun) berikutnya.

Misalnya saja bila terjadi hal-hal seperti yang ada dibawah ini.

1. Jurnal Koreksi (pembetulan) kesalahan untuk periode yang sama. Jenis kesalahan yang diketahui di periode yang sama antara lain:

  • Kesalahan Jumlah
  • Kesalahan Kalsifikasi

2. Jurnal Koreksi (pembetulan) kesalahan untuk periode yang berbeda. Jenis kesalahan pencatatan pada periode sebelumnya bisa berpengaruh terhadap

  • Kesalahan yang berpengaruh kepada akun Neraca

Pada jenis kesalahan yang mempunyai pegarih kepada akun neraca saja (mulai dari kas sampai laba ditahan) seluruhnya memungkinkan untuk dilakukan koreksi.

Kenapa harus dikoreksi ?
Alasanya dilakukanya koreksi ialah karena tidak ada istilah tutup buku untuk akun-akun dari jenis ini.

  • Kesalahan yang pengaruhya pada akun Laba Rugi

Pada jenis kesalahan yang berpengaruh kepada akun-akun laba rugi saja, tidak usah dikoreksi.

➺ Alasan tidak dilakukan koreksi

Terdapat dua alasan tidak usah dilakukan koreksi yakni :

1. Alasan Pertama, bahwa kelompok akun-akun laba rugi telah ditutup pada akhir periode ketika terjadi kesalahan.

Artinya bahwa akun-akun itu di akhir periode telah di nol kan sehingga tidak dibawa ke periode selanjutnya.

2. Alasan Kedua, ketika akhir periode, baik di laba/rugi ataupun saldo akhir neraca, pada saat kesalahan terjadi sudah dalam kondisi benar.

NoKesalahanProsedur Koreksi
1Ayat jurnal salah tapi belum/tidak diposkanCoret kesalahan tersebut dan masukan judul atau nominal yang benar
2Ayat jurnal benar tapi diposkan secara kelituCoret kesalahan itu lalu lakukan pemosan yang benar.
3Ayat jurnal salah dan telah diposkanBuatlah jurnal dan pemosan untuk untuk mengoreksi kesalahan itu.

Contoh Jurnal Koreksi Perusahaan

Sangat mungkin sekali terjadi kesalahan pencatatan selama melakukan pencatatan transaksi ke dalam jurnal.

Kesalahan itu terjadi pada jurnal ataupun ketika pemindahan ke buku besar (posting). Kesalahan yang terjadi ketika mencatat jurnal tidak begitu sulit untuk mebenarkanya.

Akan tetapi caranya bukan dengan menghapus. Karena jika hal itu terjadi yang ada hanya akan menimbulkan kecurigaan.

Yang benar caranya adalah dengan mencoret pada angka yang salah, akan tetapi angka itu tetap harus terlihat. Lalu tulis angka yang seharusnya misalanya seperti ini :

[Lenkap] 3 Contoh Soal dan Jawaban Jurnal Koreksi Perusahaan

Apabila terdapat kesalahan sesudah postingan, maka caranya berbeda seperti memperbaiki jurnal.

Nah, untuk mengatasinya kamu harus buat jurnal koreksi. Beberapa kemungkinan kesalahan-kesalahan yang dapat terjadi :

➺ Jika Salah Memasukkan Perkiraan

Kondisi ketika kesalahan seperti ini ialah angka benar namun posting ke buku besarnya salah.

Ilustrasinya: transaksi yang harusnya diposting ke perkiraan hutang dagang malah dicatat kedalam perkiraan kas. Nah, untuk mengganti kesalahan kasus ini jurnal yang salah diposting harus dibalik (reverse).

Contoh soal : Pada tanggal 7 Januari Perusahaan membeli perlengkapan kantor senilai Rp 220.000 secara kredit. Ternyata transaksi tersebut dibukukan ke perkiraan kas yang berarti Pembelian tunai. Tanggal 11 Januari diketahui kesalahan itu dan dibuatlah jurnal koreksi.

Jurnal yang salah :

TanggalKeteranganRefDebetKredit
Januari7Perlengkapan Kantor15220.000 
  Kas11 220.000

Jurnal yang seharusnya :

TanggalKeteranganRefDebetKredit
Januari7Perlengkapan Kantor15220.000 
  Hutang Dagang21 220.000

Jurnal Koreksi :

TanggalKeteranganRefDebetKredit
Januari11Kas11220.000 
  Hutang Dagang21 220.000
  Koreksi tanggal 7   

Pengaruh dari jurnal koreksi ke buku besar akan menjadi seperti gambar dibawah ini:

[Lenkap] 3 Contoh Soal dan Jawaban Jurnal Koreksi Perusahaan
Kas
[Lenkap] 3 Contoh Soal dan Jawaban Jurnal Koreksi Perusahaan
[Lenkap] 3 Contoh Soal dan Jawaban Jurnal Koreksi Perusahaan

➺ Jika Salah Memasukkan Angka

Kondisi kesalahan seperti ini adalah terjadinya salah mencatat angka yang seharusnya di dalam sebuah jurnal.

Ilustrasinya, angka yang seharusnya Rp. 54.000 tetapi dicatat Rp 45.000, sehingaa kesalahan kurang catat senilai Rp 9.000.000 (54.000 – 45.000). Maka angka Rp 9.000 ini yang catat dalam jurnal koreksi

Contoh Soal : Tanggal 4 Januari, pihak perusahaan membayar beban iklan senilai Rp 172.000 ternyata saat diposting beban iklan dicatat sebesar Rp 135.000. Tanggal 6 diketahui kesalahan itu maka dibuat jurnak koreksi sebagai berikut.

Jurnal yang salah :

TanggalKeteranganRefDebetKredit
Januari4Beban Iklan53135.000 
  Kas11 135.000

Jurnal yang seharusnya :

TanggalKeteranganRefDebetKredit
Januari4Beban Iklan53172.000 
  Kas11 172.000

Setelah dilihat dari jurnal diatas bahwa ada selisih sebesar 37.000 (172.000 – 135.000). Selisih tersebut adalah Kurang Catat.

[Lenkap] 3 Contoh Soal dan Jawaban Jurnal Koreksi Perusahaan
Kas
[Lenkap] 3 Contoh Soal dan Jawaban Jurnal Koreksi Perusahaan
Beban Iklan

Jurnal Koreksi :

Koreksi misalnya dilakukan tanggal 6 Januari.

TanggalKeteranganRefDebetKredit
Januari6Beban Iklan5337.000 
  Kas  37.000
  Koreksi tanggal 6   

➺ Salah Memasukkan Perkiraan dan Angka

Kondisi kesalahan seperi ini yakni terjadi kesalahan mencatat ditambah salah perkiraan pada saat posting. Kesalahan ini dapat dikatan yang paling rumit jika dibandingkan dengan jenis kesalahan sebelumnya.

Contoh Soal : Pada tanggal 14 Januari pihak perusahaan membeli beberapa peralatan kantor senilai Rp. 620.000 secara tunai. Akan tetapi transaksi ini dijurnal dan dibukukan sebagian pembelian secara kredit perlengkapan kantor dengan nilai 260.000. terjadi kesalahan ini terlihat pada tanggal 22 Januari

Jurnal yang salah :

TanggalKeteranganRefDebetKredit
Januari14Perlengkapan Kantor15260.000 
  Hutang Dagang21 260.000

Jurnal yang seharusnya :

TanggalKeteranganRefDebetKredit
Januari14Peralatan Kantor18620.000 
  Kas11 620.000

Jurnal koreksi :

TanggalKeteranganRefDebetKredit
Januari22Perlengkapan Kantor18620.000 
  Hutang Dagang21620.000 
           Kas  620.000
            Perlengkapan Kantor  620.000

Maka pengaruh dari jurnal koreksi pada buku besar akan seperti gambar dibawah ini :

[Lenkap] 3 Contoh Soal dan Jawaban Jurnal Koreksi Perusahaan
[Lenkap] 3 Contoh Soal dan Jawaban Jurnal Koreksi Perusahaan
[Lenkap] 3 Contoh Soal dan Jawaban Jurnal Koreksi Perusahaan
Peralatan Kantor
[Lenkap] 3 Contoh Soal dan Jawaban Jurnal Koreksi Perusahaan
Hutang Dagang

Demikianlah tadi penjelasan mengenai contoh jurnal koreksi perusahaan semoga dari penjelasan saya diatas tadi dapat membantu anda terimakasih.

Silahkan berikan kritik dan saranya untuk artikel ini di kolom komentar apabila terjadi kesalahan penulisan atau penjelasan yang kurang lengkap.

Leave a Comment