Ciri-Ciri Koperasi

Artikel ini Telah Ditinjau Oleh: Farkhan Ramadhan, S.E.

Koperasi merupakan suatu organisasi yang dimiliki oleh orang-orang yang mengguakanya. Dengan adanya koperasi orang-orang akan mendapatkan keuntungan.

Para anggota koperasi biasanya akan memberikan sumbangan setiap bulanya kepada bendahara atau pihak yang bertanggung jawab. Koperasi simpan pinjam ini selain ada di lingkungan masyarakat ternyata ada juga di dalam sekolah.

Dari kedua koperasi ini tentu memiliki perbedaan, koperasi simpan pinjam memiliki ciri-ciri seperti berikut ini.

Ciri-ciri Koperasi Simpan Pinjam

Ciri-ciri Koperasi Simpan Pinjam

Setidaknya ada 10 ciri koperasi simpan pinjam yang perlu anda ketahui.

1. Keanggotaan Terbuka

Ini adalah ciri koperasi simpan pinjam yang pertama, dimana organisasi ini terbukan untuk semua kalangan mulai dari pejabat, guru, pengusaha dan lain-lain. Siapapun bisa tergabung untuk menjadi koperasi simpan pinjam ini.

Namun perlu anda ketahui bahwa hak keanggotaan tidak lah mutlak. Karena bila kita merugikan bahkan melakukan kesalahan kita bisa di keluarkan dari organisasi tersebut.

2. Keanggotaan Sukarela

Apabila anda memiliki tujuan yang sama dan bisa mengikuti aturan-aturan yang berlaku dalam koperasi tersebut, maka anda bisa bergabung didalamnya jika mau.

Sebelum anda masuk menjadi anggota koperasi, sebaiknya anda baca kelebihan dan kekurangan koperasi. Dalam artikel tersebut sudah kami jelaskan secara jelas.

3. Keuangan disumbangkan oleh anggota

Biasanya setiap minggu atau sebulan sekali anggota koperasi menyetorkan uang kepada pihak yang terkait. BIla anda salah satu dari anggota koperasi simpan pinjam anda harus tau cara menghitung SHU dan pembagianya.

4. Tanggung Jawab milik anggota

Seluruh anggota koperasi bisa diorganisir dengan tanggung jawab yang terbatas.

5. Bunga terbatas pada modal

Dalam hal ini anda perlu mengetahui bahwa, dalam UU Koperasi, batas maksimal yang diberikan pada tingkat deviden atau laba untuk digunakan sebagai modal tidak pernah melebihi angka 10%.

6. Kontrol demokratis

Secara umum bisnis dari para anggota koperasi ini dikelola oleh komite yang dipilih secara langsung oleh para anggotanya pada pertemuan tahunan. Koperasi ini merupakan demokrasi dalam bentk aksi.

7. Motif Layanan

Tujuan dibentuknya koperasi bukanlah untuk memberikan keuntungan hanya kepada sepihak saja dan mengorbankan orang lain. Salah satu tujan dasar koperasi adalah menyediakan layanan yang bermafaat baik sumber daya, kredit barang konsumsi untuk anggota dan masyarakat.

8. Distribusi surplus

Organisasi berbeda dengan dengan perusahaan, organisasi tidak berorientasi pada laba.

9. Pendaftaran dan status hukum

Untuk mendaftar menjadi anggota koperasi dengan cara sukarela, dan pendaftaran koperasi adalah opsional.

10. Pendidikan dan pelatihan

Seletah mengenal dan memahami ciri dari koperasi simpan pinjam, selanjutnya mari kita bandingkan dengan ciri-ciri koperasi yang ada di sekolah. Yuk kita simak penjelasanya dibawah ini.

Ciri-ciri Koperasi Sekolah

Ciri-ciri Koperasi Sekolah

Adapun ciri-ciri yang dimiliki koperasi sekolah diantaranya yakni:

  1. Koperasi sekolah termasuk sebagai koperasi serba usaha.
  2. Koperasi sekolah tidak memiliki badan hukum.
  3. Jangka waktu keanggotaan hanya ketika masih berstatus pelajar di sekolah tersebut.
  4. Koperasi sekolah memiliki manfaat di bidang ekonomi dan di bidang pendidikan.
  5. Anggota koperasi adalah siswa/siswa sekolah tersebut.
  6. Didirikanya koperasi sekolah atas dasar SK kerjasama antar Departemen.

Selain dari koperasi simpan pinjam dan sekolah, masih banyak lagi jenis-jenis koperasi yang ada di masyarakat. Seperti koperasi konsumen, koperasi produksi yang pastinya memiliki ciri yang berbeda juga antara satu dengan yang lainya.

Nah koperasi ini tentu memiliki struktur organisasi yang jelas mulai dari ketua, bendahara, sekertaris dan lainya. Adapun tugas utama perangkat koperasi bisa dibaca disini.

Itulah tadi beberapa ciri dari koperasi yang perlu anda ketahui, semoga informasi diatas bisa bermanfaat.

Leave a Comment