Pengertian Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) dan Contoh

3 min read

Pengertian Catatan Atas Laporan Keuangan – Laporan keuangan perusahaan berisi mengenai informasi yang berpotensi akan memunculkan kesalahpahaman dari si pembacanya. Terjadinya kesalahpahaman ini ditimbulkan oleh persepsi dari pembaca pada saat memahami konsep akuntansi akrual.

Dan si pembaca akan lebih cenderung melihat laporan keuangan pemerintah atau perusahaan yang masuk dalam laporan keuangan sektor komersial.

Lihat Juga : [Pengertian] 5 Jenis-Jenis Laporan Keuangan Dan Contohnya

Sehingga akan diperlukan sebuah penjelasan secara umum referensi ke dalam pos-pos laporan keuangan. Hal tersebut akan menghindari sebuah kesalahpahaman atas laporan keuangan perusahaan.

Dalam pembuatan laporan keuangan harus dibarengi dengan catatan atas laporan keuangan yang berisikan sebuah informasi yang tentunya bisa memudahkan pengguna dan pembaca ketika memahami laporan keuangan tersebut.

Catatan Atas Laporan Keuangan (CLAK)

Pengertian Catatan Atas Laporan Keuangan dan Contoh
Catatan Atas Laporan Keuangan

Pengertian Catatan Atas Laporan Keuangan adalah salah satu unsur yang ada di laporan keuangan yang menyajikan mengenai informasi, daftar, analisis secara terinci atas suatu nilai posting yang sudah disajikan dalam Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, dan Laporan Arus Kas dengan tujuan untuk pengungkapan yang memadai.

Menurut kamu besar Catatan atas Laporan Keuangan ialah sebuah informasi terperinsi mengenai sumber-sumber dalam laporan keuangan. Dan fungsi dari laporan keuangan ini ialah melengkapi informasi nominal dalam laporan keuangan.

Lihat Juga : 12 Pihak & Pihak Yang Membutuhkan Informasi Akuntansi [Terlengkap]

Tidak hanya itu saja CLAK mampu untuk mejabarkan hal-hal yang tidak dapat diungkapkan secara rinci terhadap nominal yang ada pada laporan keuangan. Namun tentunya catatan atas laporan keuangan ini menjadi unsur yang tidak bisa dipisahkan dalam laporan keuangan sebab mempunyai kegunaan yang begitu penting.

 

Dengan hal tersebut akan sangat bermanfaat untuk perusahaan terbuka (Tbk)

Akan tetapi laporan keuangan tidak bisa menyajikan seluruh informasi yang dibutuhkan oleh banyak pihak, tapi laporan keuangan akan tetap menyajikan catatan atas laporan keuangan itu dimana tujuanya untuk memperlihatkan maksud khusus, contohnya seperti :

  1. Pernyataan atas satu akun yang terbentuk dari gabungan tiap-tiap akun,
  2. Perlakuan jaminan
  3. Dan hal-hal yang tidak bisa dibuktikan hanya dengan nominal tertentu.

 

Kenapa Catatan Atas Laporan Keuangan sangat penting ?

Catatan atas laporan keuangan sangatlah penting untuk dijadikan dasar dalam menjelaskan secara rinci kepada semua pembaca secara luas. Tentunya hasl tersebut sangat membantu pembaca supaya tidak terjadi salah persepsi ketika membaca laporan keuangan perusahaan terntentu berkat adanya catatan atas laporaan keuangan itu.

 

Contohnya yakni :

Adanya sebuah penurunan yang drastis atas nilai asset tetap untuk periode pelaporan tahun yang sebelumnya dan tahun saat ini. Sehingga dengan adanya catatan atas laporan keuangan akan memaparkan alasan atau penyebab penurunan begitu drastic atas nilai asets tetap itu.

Tujuan dibuatnya catatan atas laporan keuangan ialah agar mudah dimengerti oleh manajemen entitas pelaporan serta untuk banyak pihak pula. Dan umunya laporan keuangan menjelaskan informasi yang berpotensi menimbulkan adanya kesalahapahaman untuk si pihak pembaca.

­

Lihat Juga : Contoh & Cara Menyusun Laporan Arus Kas Metode Langsung dan Tidak Langsung

Bukan itu saja..

Terjadinya kesalahpahaman bisa ditimbulkan oleh adanya interprestasi yang tidak benar dari pembaca laporan keuangan. Kesalahpahaman itu sendiri bisa dicegah, yakni catatan atas laporan keuangan harus menyajikan sebuah informasi yang sudah menimbulkan sebuah kesalahpahaman sebelumnya dalam laporan keuangan.

Contohnya yakni :

Secara umum pembaca laporan keuangan sebuah perusahaan akan berpotensi mengalami kesalahpahaman pada saat memahami sebuah konsep akuntansi akrual sebab sudah terbiasa dengan orientasi anggaran dan juga laporan keuangan dari sekto komersial.

Pengertian Catatan Atas Laporan Keuangan dan Contoh
Laporan Catatan Atas Laporan Keuangan

Informasi dalam Catatan Atas Laporan Keuangan

Dibawah ini adalah sebuah informasi dalam catatan atas laporan keuangan, antara lain :

  1. Kebijakan akuntansi
  2. Penjelasan pos-pos laporan keuangan
  3. Pengungkapan lainya, serta informasi tambahan yang dibutuhkan

Bukan hanya perusahaan saja yang wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan, namun pemerintah juga wajib untuk menyajikan catatan atas laporan keuangan sebab pemerintah termasuk dalam entitas juga.

 

Isi Catatan atas Laporan Keuangan

Dibawah ini terdapat isi dari catatan atas laporan keuangan yakni menyajikan informasi mengenai penjelasan pada setiap pos-pos laporan keuangan dengan tujuan sebagai pengungkapan yang memadai yakni :

  1. Catatan atas laporan keuangan memberikan informasi umum tentang Entitas Pelaporan dan Entitas
  2. Catatan atas laporan keuangan memberikan informasi mengenai ekonomi makro dan kebijakan fiscal.
  3. Catatan atas laporan keuangan memberikan sebuah ikhtisar atas suksesnya target keuangan perusahaan selama tahun pelaporan dan juga mengungkapkan kendala  serta permasalahan yang terjadi ketika mencapai target itu.
  4. Catatan atas laporan keuangan memberikan informasi tentang landasan dasar pada saat penyusunan laporan keuangan dan juga kebijakan-kebijakan penting lainya.
  5. Catatan laporan keuangan memberikan penjelasan mengenai tiap-tiap pos yang disajikan dalam laporan keuangan secara detail.
  6. Catatan atas laporan keuangan memberikan informasi sangat penting dan menjadi sebuah kewajiban yang wajib diuangkapkan atas kebijakan dari PSAP (Penyataan Standar Akuntansi Pemerintah) tentang informasi belum disajikan.
  7. Catatan atas laporan keuangan memberikan informasi lain yang diperlukan untuk penyajian yang wajar, serta tidak ada pada laporan keuangan.

 

Pastinya masih banyak lagi informasi yang wajib diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan sebuah perusahaan.  Catatan atas laporan keuangan wajib dibuat secara rinci dan sesuai berdasarkan kebijakan akuntansi namun juga kebutuhan perusahaan tersebut.

Itulah tadi pejelasan mengenai Pengertian Catatan Atas Laporan Keuangan dan Contoh semoga dengan penjelasan diatas tadi bisa bermanfaat untuk anda semua. Dan terimakasih atas kunjunganya.

 

Artikel Lainya :

  1. [Pengertian] 5 Jenis-Jenis Laporan Keuangan Dan Contohnya
  2. 12 Tahapan Lengkap Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang
  3. Contoh dan Tujuan Laporan Perubahan Ekuitas Perusahaan Jasa
  4. [Terlengkap] Pengertian, Fungsi, Contoh dan Format Laporan Laba Rugi Perusahaan

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *