5 Cara Tepat Mengatasi Piutang Tidak Tertagih dan Solusinya

Khanfarkhan.com Kita ketahui bersama, kalau dalam sebuah bisnis itu yang namanya piutang usah adalah bentuk dari aktivitas yang terjadi, ketika perusahaan akan menjual produk atau jasanya kepada pihak konsumen,  akan tetapi konsumen tersebut tidak langsung melakukan pembayaran secara tunai.

Jadi kalau disimpulkan Piutan Usaha ialah pihak konsumen yang melakukan pembelian secara kredit biasanya dengan jangka waktu tertentu. Sesuai kesepakatan bersama antara konsumen dan produsen.

Lain halnya kalau pada Perusahaan.

Dalam sebuah perusahaan mengibaratkan Piutang Dagang sebagai pisau dengan mata dua. Pada sisi pertama perusahaan berhasil menjual produk dan jasanya sehingga memperoleh keuntungan.

Akan tetapi disisi lainya bahwa perusahaan mendapatkan kabar yang kurang baik sebab konsumen bisa saja si konsumen itu telat saat membayar utangnya dan akhirnya perusahaan sudah gagal menagih piutang dari Konsumen tersebut.

Oleh sebab itu…

Seharunya pihak perusahaan bisa memperoleh keuntungan atas penjualanya akan tetapi masalah buntu. Ditambah lagi, kalau modal perusahaan pas-pasan, bisa saja mempengaruhi terhadap nama baik perusahaan itu

Baca Juga :

Jadi perusahaan harus bisa mensiasati, membuat perusahaan harus selektif dengan memilih pelanggan baru boleh memberikan piutang kepada pelanggan, jangan asal-asalan.

terhadap performa perusahaan tersebut. Oleh karena itu, perusahaan harus selektif dalam memilih pelanggan dan memberikan piutang kepada pelanggan.

Cara Mengatasi Piutang Tidak Tertagih

Penggolongan Piutang

Disini ada yang perlu teman-teman ketahui, bahwasanya hanya ada 4 jenis penggolongan piutang didalam sebuah bisnis, apa saja itu ? simak penjelasanya dibawah ini :

  • Piutang Lancar : Maksudnya ialah piutang yang sudah berhasil tertagih dan sesuai dengan kesepakatan di awal
  • Piutang Tidak Lancar : Maksudnya ialah Piutang yang telah tertagih, akan tetapi sudah lebih dari waktu yang menjadi kesepakatan diawal, dengan begitu pihak dari penjual menjadi rugi atas hal tersebut.
  • Piutang yang Dihapuskan : Artinya ialah piutang yang sudah tidak akan tertagih lagi, bisa dengan alasan konsumen mengalami kerugian besar sehingga bangkrut.
  • Piutang Dicadangkan : Artinya piutang yang dari awal sudah disisihkan demi menghindari dari piutang tidak tertagih.

 

Cara Mengatasi Piutang Tidak Tertagih

Agar bisa mengatasi atau menggurangi resiko terjadinya piutang tidak tertagih, pihak perusahaan dapat melakukan beberapa cara seperti dibawah ini :

1. Melakukan Follow Up

Cara Mengatasi Piutang Tidak Tertagih

Cara yang pertama yakni dengan melakukan Follow Up terhadap piutang yang belum terbayarkan kepada pihak berkaitan, sehingga potensi untuk dibayarkan  terbilang cukup besar.

Mungkin saja pihak konsumen lupa, kalau ternyata masih mempunyai sisa utang yang belum terbayarkan, dengan begitu tidak akan menjadi piutang yang tertagih.

2. Menagih Lebih Agresih

Cara Mengatasi Piutang Tidak Tertagih

Pihak perusahaan dapat melakukan cara yang kedua ini, apabila cara yang pertama belum berhasil, jadi jangan sungkan pihak perusahaan untuk melakukan tidakan yang lebih agresif lagi sampai hutangya lunas.

Tindakan agresif yang dimaksud misalnya dengan memberikan surat teguran kepada pihak yang terutang atau menyerahkan kepada debt collector untuk menagih hutang yang belum lunas.

3. Memberikan Denda Keterlambatan

Cara Mengatasi Piutang Tidak Tertagih

Dengan perusahaan mengeluarkan peraturan denda keterlambatan tentunya akan membuat pihak yang mempunyai utang berfikir dua kali kalau sampai telat membayar hutang.

Sebab semakin lama terlabat bayar hutang maka denda yang akan diperoleh konsumen akan bertambah juga, justru hal tersebut bisa merugikan mereka.

4. Terapkan Kebijakan Limit Kredit

Cara Mengatasi Piutang Tidak Tertagih

Apabila pada kebijakan sebelumnya perusahaan memberikan limit 30 hari untuk para konsumenya, maka demi  mencegah piutang tidak tertagih dapat dikurangi menjadi 1 minggu atau bisa dengan cara lainya.

Seperti halnya perusahaan memberikan ketegasan hanya memberikan pembayaran secara tunai saja, sehingga itu menjadi lebih aman.

5. Blacklist Konsumen yang telat Pembayaran

Cara Mengatasi Piutang Tidak Tertagih

Cara yang terakhir ini bisa dilakukan jika memang, keempat cara diatas sudah tidak mempan lagi dan dianggap biasa saja oleh konsumen.

Jadi lebih baik perusahaan langsung melakukan blacklist kepada konsumen yang sering sekali menunda-nunda pembayaran piutangnya. Dan jangan pernah takut akan kehilanggan pelanggan.

 

Penyebab Terjadinya Piutang Tak Tertagih

Tenjadinya piutang tak terjadi sering sekali terjadi dikarenakan kurangya pengendalian utang yang dilakukan oleh perusahaan. Solusinya agar hal tersebut tidak terulang terus menerus, seharunya pihak manajemen bisa melakukan pengendalian secara tepat dan benar, kemudian dilakukan pengawasan yang ketat dan evaluasi secara berkala.

Demikianlah tadi penjelasan seputar cara mencegah piutang tidak tertagih. Semoga penjelasan diatas dapat bermanfaat untuk teman-teman semua. Terimakasih juga atas kujunganya di Khanfarkhan.com

Please rate this