Cara Lengkap Menghitung Bunga Deposito Bank dan Contoh

2 min read

Khanfarkhan.com – Artikel kali ini selain membahas mengenai perhitungan bunga deposito bank, artikel ini juga membahas mengenai definisi dari deposito bank serta keuntungan bungan deposito bank.

Deposito bisa dikenal juga sebagai tabungan, dan mempunyai sifat yang mampir sama dengan tabungan, akan tetapi bedanya, deposito mempunyai suku bungan yang lebih tinggi dibandingankan dengan tabungan.

 

Pengertian Deposito

Tahukah anda ?

Deposito merupakan salah satu produk dari simpanan yang sejenis dengan investasi sederhana dari bank yang memberikan janji ke pihak nasabanhnya dalam bentuk suku bungan yang tetap pada jangka waktu tertentu.

Selain deposito di simpan dalam bentuk rupiah, namun juga  deposito dikenal dengan deposito valas yakni simpanan berjangka valuta asing (Valas). Tiap-tiap bank dalam deposito ban menawarkan suku bunga yang kompetitif, jangka waktu yang ditawarkan oleh bank sangat bervariasi, mulai dari 1,3,5,12 atau 24 bulan.

Bunga dibayarkan ketika akhir periode investasi dalam deposito, tetapi dalam tabungan, bunga itu dihitung setiap hari dan umumnya dibayarkan pada setiap akhir periode.

 

Cara Menghitung Bunga Deposito Bank

Perlu anda ketahui bahwa, dalam deposito karakteristiknya ialah uang tidak bisa ditarik selama jangka waktu tertentu. Jika anda melakukan investasi dalam deposito anda dapat menentukan jangka waktu atau biasa dikenal dengan istilah Tenor

Apa itu Tenor ?

Tenor merupakan jangka waktu yang ditentukan oleh bank dalam simpanan deposito bank. Setiap bank mempunyai tenor yang tidak sama, akan tetapi biasanya tenor tersedia dalam 1, 2, 3, 6, 12 dan maksimal 26 bulan.

Biasanya bank setiap jangka waktu disertai dengan suku bunga yang sudah menjadi pilihan sebelumnya. Secara umum bank mencantumkan suku bunga deposito merekan seperti contoh tabel berikut ini :

Tenor

Suku Bunga per Tahun

1 Bulan

3,00 %

2 Bulan

3,00 %

3 Bulan

3,05 %

6 Bulan

3,10 %

12 Bulan

3,15 %

Maksud dari tabel di atas ialah apabila anda memilih berinvestasi dalam jangka waktu 6 bulan, jadi anda akan menerima suku bunga sebesar ,10% per tahun ketika akhir bulan ke 6 (jatuh tempo).

Baca Juga : Contoh Soal Mencari Capital Gain dan Capital Loss pada  Saham

 

Contoh Perhitungan Bunga Deposito

Pak Amin mengambil deposito dengan bank tenor dengan jangka waktu 3 bulan, suku bunga sebanyak 3,05% dan uang yang disetorkan oleh Pak Amin sebanyak 10.000.000,00 lalu pajaknya 20% sehingga rumus menghitung bunga Pak Amin ialah :

Bunga = (S x I x T) / 365

Keterangan :

S = Saldo

I = Bunga

T = Jumlah hari (Berhubungan Pak Amin mengambil jangka waktu 3 bulan, artinya jumlah harinya yaitu 91 hari atai 92 hari)

 

Sehingga bisa dihitung :

Bunga = (S x I x T) / 365

Bunga = (Rp 10.000.000 x 3,05% x 91) 365 = Rp 76.041

Pajak 20% x Rp 76,041 = Rp 15.208

Maka keuntungan yang diterima oleh pak asep setelah menyimpan desopitnya dalam jangka waktu 3 bulan yakni Rp 60.833 (Rp 76.041 – Rp 15.208)

 

Cara Lengkap Perhitungan Bunga Deposito Bank

 

Keuntungan Deposito

Berikut ini adalah keuntungan dengan adanya  deposito yakni antara lain :

a. Syarat yang mudah

Syarat yang mudah ini adalah keuntungan dalam deposito, untuk bisa membuka deposito mempunyai persyaratan yang begitu mudah yaitu anda hanya perlu mempunyai kartu identitas diri, rekening bank dan materai ketika anda menarik atau membuka deposito.

b. Jaminan Kredit

Deposito yang anda miliki dibank selain difungsikan untuk menyimpan uang sangat bermanfaat juga untuk menjadi jaminan kredit.  Apabila anda berminat mengajukan deposito ke bank, deposito anda bisa dipakai untuk jaminan kredit.

c. Aman

Dalam berinvestasi deposito menjadi keunggulan alasanya bahwa meletakkan uang dalam deposito terjamin kemananya. Karena memang uang itu sudah dilindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

LPS menjamin tabungan depositonya maksimal sebanyak 2 miliar, maka pastikan anda menyetorkan uang dibawah nominal tersebut dalam satu deposito. Bukan hanya itu saja keuntungan lainya ialah tidak bergantung pada kondisi indonesia atau pergerakan pasar.

d. Beban administrasi bulanan

Keuntungan lainya jika disamakan dengan tabungan biasa ialah bebas dari administrasi bulanan. Maksudnya uang utama anda dalam deposito tidak akan berkurang sedikit pun sampai waktu jatuh tempo. Tetapi bunga dalam deposito akan dikenakan tarif pajak sendiri.

e. Bungan tetap dan lebih besar

Jumlah deposito secara umum lebih besar jika dibandingkan dengan tabungan biasa pada bank. Biasanya suku bunga dalam deposito berkisaran dari  3 % – 7 %. Sehingga dengan suku bunga yang tetap dan besar.

Perlu diketahui juga, jangan sampai anda menerima keuntungan dari bunga  yanf diterima melebihi suku bunga pinjaman yang ditetapkan oleh LPS. Alasanya jika bungan anda melebihi batas yang sudah ditentukaan, bisa jadi deposito anda tidak dilindungi lagi oleh LPS tersebut.

 

Demikianlah tadi penjelasan Cara Lengkap Perhitungan Bunga Deposito Bank semoga dengan beberapa penjelasan di atas akan membantu anda. Terima kasih banyak

 

Kunjungi Juga :

  1. 9 Metode Perhitungan Indeks Harga dan Contohnya [Rumus]
  2. Cara Menentukan Invers Matriks beserta Rumus [Lengkap]
  3. Cara Menghitung Harga Keseimbangan beserta Tabel
  4. Perlakuan Akuntansi dan Pelaporan Saham

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *