13 Contoh Soal Jurnal Umum dengan Metode Periodik dan Perpetual

Metode Periodik dan Perpetual –  Dalam pengerjaan jurnal umum, terdapat dua metode dimana kedua metode ini sering sekali digunakan dalam mengerjakan jurnal umum.

Kedua metode tersebut ialah metode fisik/periodik dan metode terus menerus/perpetual. Dalam pembahasan kali ini saya akan memberikan beberapa contoh soal untuk kedua metode ini. Karena kedua metode ini memiliki perbedaan dalam penjurnalannya.

 

Pengertian Metode Fisik/ Peridoik

Sistem pencatatan metode periodik merupakan sistem pencatatan yang dilakukan dengan cara menghitung jumlah persediaann di akhir suatu periode untuk membuat pembukuanya.

 

Pengertian Metode Terus menerus/Perpetual

Untuk sistem pencatatan perpetual ini biasa disebut juga dengan metode buku yakni sistem yang disetiap persediaan masuk dan keluar dicatat di pembukuan.

Dalam penjurnalanya kedua sistem ini memiliki  perbedaan yang khas, kenapa dibilang khas alasanya karena metode perpetual melakukan pencatatan aktivitas keluar masuk persediaan dan HPP pada saat transaksi penjualan.(Baca Juga : Pengertian (HPP) Harga Pokok Penjualan Dan Cara Menghitungnya)

Akan tetapi untuk metode periodik tidak mencatat HPP ketika transaksi penjualan, itulah yang membedakan diantara kedua metode ini.

 

Untuk mendapatkan contoh soal-soal dari jurnal umum dan jawabanya lebih lengkap kamu bisa lihat artikel ini 15 Contoh Transaksi dan Jawaban Jurnal Umum Perusahaan Jasa

 

Contoh Transaksi

Transaksi yang berhubungan dengan persediaan barang dagang dari PT MOTOR JAYA selama bulan Maret 2017 sebagai berikut :

TanggalTransaksi
Maret 01Dibeli barang dagang senilai Rp 8.000.000,00 dengan terminan 4/14 n/30
Maret 03Dijual baranng dagang Rp 4.500.000,00 diterima tunai 20%-nya sedangkan sisanya dengan syarat 2/10 n/30. Beban pokok yang dijual Rp 3.800.000,00. Penjualan dilakukan kpd CV Adil.
Maret 04Dikeluarkan nota debit untuk barang yang dikembalikan sebagian atas pembelian 01 Maret yang lau, yakni senilai Rp 500.000,00
Maret 05Ddibayar ongkos angkut atas barang yang di beli senilai Rp 80.000,00
Maret 07Dibeli barang dagang Rp 5.000.000,00 dibayar tunai Rp 2.000.000,00 sisanya dengan termin 2/10 n/30.
Maret 08Dikeluarkan nota kredit untuk retur sebagian barang yakni senilai Rp 200.000,00 dari penjualan kepada CV Adil, beban pokok penjualan sebesar Rp 168.000,00
Maret 10Dijual lagi barang dagang seharga Rp 6.000.000,00 dengan termin 2/10 n/30, harga tersebut sudah termasuk laba kotor 20% dari harga jual.
Maret 13Diterima per kas dari debitur CV Adil atas penjualan yang lalu.
Maret 15Dibayar per kas kepada debitur atas pembelian 01 Maret yang lalu
Maret 17Diterima kembali sebagian barang yang dijual pada 10 Maret yakni sebesar Rp 1.000.000,00
Maret 20Diterima per kas atas penjualan 10 Maret yang lalu
Maret 25Dibayar utang kepada kreditur atas pembelian 07 Maret yang lalu
Maret 29Dijual barang dagang secara tunai sebesar Rp 3.750.000,00, harga tersebut sudah termasuk laba kotor 25 % yang dihitung dari beban pokok.

Diminta :

A. Jurnal Umum, jika memakai metode pencatatan :

  1. Metode terus menerus/perpetual
  2. Metode Fisik/Periodik

1. Metode Terus-Menerus/Perpetual

Metode Motor Jaya

Jurnal Umum

TanggalPerkiraan & KeteranganReffDebit (Rp)Kredit (Rp)
Mar-01Persediaan barang dagang8.000.000,00
       Utang dagang8.000.000,00
Mar-03Kas900.000,00
Piutang dagang3.600.000,00
       Penjualan4.500.000,00
Beban Pokok Penjualan3.800.000,00
       Psd barang dagang3.800.000,00
Mar-04Utang dagang500.000,00
       Psd barang dagang500.000,00
Mar-05Persediaan barang dagang80.000,00
       Kas80.000,00
Mar-07Kas2.000.000,00
Utang dagang3.000.000,00
       Psd barang dagang5.000.000,00
Mar-08Retur penjualan200.000,00
       Piutang dagang200.000,00
Persediaan barang dagang168.000,00
       Beban pokok penjualan168.000,00
Mar-10Piutang dagang6.000.000,00
       Penjualan6.000.000,00
Beban pokok penjualan4.800.000,00
       Psd barang dagang4.800.000,00
(Hj-(20% x Hj) = 6 jt – (20% x 6 jt)
Mar-13kas3.332.000,00
Potongan penjualan68.000,00
       Piutang dagang3.400.000,00
(2% x 3.400.000)
Mar-15Utang dagang7.680.000,00
Persediaan barang dagang320.000,00
       kas8.000.000,00
(4 % x 8.000.000)
Mar-17Retur Penjualan1.000.000,00
       Piutang dagang1.000.000,00
Mar-20kas5.880.000,00
Potongan penjualan120.000,00
        Piutang dagang6.000.000,00
(2%  x 6.000.000)
Mar-25Utang3.000.000,00
         Kas3.000.000,00
Mar-29Kas3.750.000,00
         Penjualan3.750.000,00
Beban pokok penjualan3.000.000,00
         Psd barang dagang3.000.000,00
Bpp = 3.750.000 – (25% x Bpp)
        = 3.750.000/1,25 = 3.000.000
Jumlah61.198.000,0061.198.000,00

 

2. Metode Fisik/Periodik

PT Motor Jaya

Jurnal Umum

Tanggal

Perkiraan & KeteranganReffDebit (Rp)

Kredit (Rp)

Mar-01Pembelian8.000.000,00
       Utang dagang8.000.000,00
Mar-03Kas900.000,00
Piutang dagang3.600.000,00
       Penjualan4.500.000,00
Mar-04Utang dagang500.000,00
       Retur pembelian500.000,00
Mar-05Beban ongkos angkut80.000,00
       Kas80.000,00
Mar-07Kas2.000.000,00
Utang dagang3.000.000,00
       Pembelian5.000.000,00
Mar-08Retur penjualan200.000,00
       Piutang dagang200.000,00
Mar-10Piutang dagang6.000.000,00
       Penjualan6.000.000,00
Mar-13kas3.332.000,00
Potongan penjualan68.000,00
       Piutang dagang3.400.000,00
(2% x 3.400.000)
Mar-15Utang dagang7.680.000,00
Potongan pembelian320.000,00
       kas8.000.000,00
(4 % x 8.000.000)
Mar-17Retur Penjualan1.000.000,00
       Piutang dagang1.000.000,00
Mar-20kas5.880.000,00
Potongan penjualan120.000,00
        Piutang dagang6.000.000,00
(2%  x 6.000.000)
Mar-25Utang dagang3.000.000,00
         Kas3.000.000,00
Mar-29Kas3.750.000,00
         Penjualan3.750.000,00
Jumlah61.198.000,0061.198.000,00

 

Sekianlah tadi penjelasan mengenai Contoh Soal Jurnal Umum dengan Metode Periodik dan Perpetual semoga dari beberapa contoh soal di atas dapat dipahami dan bisa membantu. Terimakasih

 

Artikel Lainya :

  1. Pengertian, Manfaat, Fungsi dan Contoh Jurnal Umum
  2. 22 Contoh Soal Lengkap Jurnal Penyesuaian Perusahaan Dagang
  3. [Lengkap] Pengertian, contoh, Fungsi dan Tujuan Rekonsiliasi Bank

Please rate this

Leave a Comment