9 Sifat dan Prinsip Manajer Yang Baik Menurut Para Ahli

3 min read

Sifat dan prinsip manajer yang baikSetidaknya harus dimiliki setiap orang. Alasannya dengan memiliki prinsip manajemen yang baik, hidup akan lebih teratur.

sifat dan prinsip manajer yang baik menurut para ahli akan dibahas pada artikel ini. Namun sebelumnya ada suatu hal yang perlu diingat, bahwa tidak setiap orang mampu menjadi manager karena prinsip serta sifat tersebut hanya dimiliki oleh orang tertentu. Sifat yang dimiliki manager sadar tidak sadar sangat dibutuhkan oleh setiap orang. Segala sesuatu akan terkelola dengan baik jika di tata dengan baik.

 

 Sifat Dan Prinsip Manajer Yang Baik Menurut Para Ahli

9 Sifat dan Prinsip Manajer Yang Baik Menurut Para Ahli

Manajer adalah orang yang merencanakan planning, organizing, actuating, dan controlling pada sebuah perusahaan. Orang yang melaksanakan hal tersebut harus memiliki profesionalitas yang tinggi sebab maju mundurnya perusahaan salah satunya ditentukan oleh manajer. Berikut adalah sifat dan prinsip yang dimiliki oleh seorang manajer menurut Henry Fayol.

 

1. Pembagian Kerja dan Disiplin

Sebuah pekerjaan ada baiknya jika dibagi berdasarkan keahlian masing-masing. Pembagian kerja ini bisa diwujudkan dalam sebuah tim, yang masing-masing anggota saling melengkapi satu sama lain. Selain itu, pembagian kerja dalam bentuk team work dilakukan untuk menjaga efisiensi waktu dan memudahkan pekerjaan. Kemudian seorang manajer harus memiliki sifat disiplin dalam segala hal. Entah itu disiplin waktu, dan disiplin dalam menjalankan tugas agar tidak dikejar deadline.

 

Baca Juga: 4 Macam – Macam Gaya Kepemimpinan dan Contoh dalam Perusahaan

 

2. Tahu Wewenang dan Bertanggung Jawab

Sifat dan prinsip ini mutlak harus dimiliki oleh seorang manajer. Seorang manajer harus paham wewenang yang ia miliki sehingga tahu batasan ketika membuat keputusan dan tahu siapa saja orang yang bisa diperintah olehnya. Ketika seorang manajer telah paham mengenai wewenangnya, maka harus diiringi dengan sifat tanggung jawab karena sudah sepantasnya ia sadar bahwa segala tindakan yang dilakukan pasti membawa konsekuensi masing-masing.

 

3. Mendahulukan Kepentingan Organisasi

Sikap profesional yang dimiliki oleh diri seseorang bisa tercermin ketika ia memprioritaskan sesuatu. Ia tidak akan melakukan kegiatan yang dianggap kurang bermanfaat. Ketika ia mendahulukan kepentingan organisasi perusahaan daripada kepentingan pribadi, maka bisa dipastikan bahwa ia memiliki profesionalitas dalam bekerja. Namun sebaliknya, jika ia lebih mendahulukan kepentingan pribadi yang tidak menguntungkan bagi organisasi maka kemungkinan besar ia tidak profesional.

 

4. Memberi Teladan mengenai arti sukses kepada bawahan

Yang menjadi alasan mereka tidak ingin bekerja keras ialah karena mereka tidak mengerti jelas tujuan mereka bekerja. Denga ketidakadaan tujuan serta arah justru mematahkan motivasi kerja. Oleh sebab itu seorang pemimpin yang baik ialah pemimpin yang dapat memberi contoh kesuksesan yang dapat diraih para bawahanya.

 

Baca Juga: 14 Tugas -Tugas dan Peran Sekretaris dalam Organisasi  dan Yayasan

 

5. Jangan sungkan untuk memuji keberhasilan bawahan

Bukan hanya masalah kritik, pujian apresiasi terhadap hasil kerja bahawan juga bisa memotivasi produktivitas dan membangun kepercayaan diri bawahn untuk menjadi lebih sukses lagi.

 

6. Berikan ruang untuk kesalahan

Sesungguhnya kesalahan ialah guru terbaik bagi pembelajaran, maka berilah toleransi untuk sebuah kesalahan yang dilakukan bawahan. Memang terkadang kesalahan yang dibuat bawahan sebab ia tidak becus bekerja, namun karena ketidaktahuanya mengenai suatu hal.

 

7. Beri bawahan anda peralatan yang mereka perlukan

Ada banyak sekali orang yang mengapresiasikan, tugas seorang pemimpin ialah untuk menyelesaikan masalah bawahanya. Akan tetapi sebenarnya ini bukanlah tugas dari anda sebagai seorang atasan.

Daripada sellalu terus-terusan andil dalam menyelesaikan masalah orang lain,  sebaiknya nad bisa memberikan bawahan anda cara dan juga rambu untuk bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.

 

8. Delegasikan tugas tanpa banyak turut campur

Seorang pemimpin yang baik ialah seorang yang dapat mempercayakan tugas secara penuh kepada bawahanya. Biarkan bawahan mengatasi kesulitan pekerjaanya sendiri. Tapi, disisi lain pastikan diri anda supaya selalu anda untuk membantu ketika mereka sedang memerlukan anda.

 

9. Lebih baik bertanya daripada memberi nasihat

sering terjadi kalau bawahan anda lebih mengetahui dari pada yang anda pikir mereka ketahui. Anda bisa meminta pendapat kepoada mereka mengenai masalah-masalah yang saat ini sedang dialami oleh kantor.

Dengan pertanyaan tersebut, akan membantu mereka menyimpulan sendiri jalan keluar dari masalah tersebut. Jauhi terus-terusan memberi nasihat, sebab akan terlihat seperti menggurui.

 

Prinsip Manager yang Baik

1. Berprinsip teguh dalam tujuan, luwes dalam cara

 “Seorang manajer harus mempunyai jiwa yang tegar, tegas akan tetapi tetap luwes atau fleksibel.

2. Berprinsip untuk selalu bekerja keras dan berdoa

Dalam ungkapan bahasa latin dikenal “Ora et Labora.” Seorang manajer memang wajib berusaha, namun ia perlu untuk mengisi ruang spiritualnya untuk mengimbangi aksi fisik yang dilakukanya.

3. Berprinsip Untuk mau berkorban untuk meraih keberhasilan

Seorang manajer perlu sebuah pengorbanan waktu, pikiran, modal serta tenaga. Namun, ia tidak dapat mengorbankan integritas harga diri dan keluarga.

4. Berprinsip untuk menjujung tinggi nilai kejujuran

Pastinya keujuran lebih berharga dibandingkan kekayaan financial. Kejujuran akan membuat seseorang manajer lebih berharga di mata bawahan serta sesama manajer. Sebuah keujujuran pasti menghindarkan diri dari perbuatan yang sangat merugikan pihak lain.

5. Berprinsip melakukan apa yang sewajarnya dilakukan

Tindakan tersebut ialah mutlak dan merupakan realisasi dari rencana, konsep, rancangan, ide serta prosedur. Sehebat apapun itu, apabila tidak dijalankan maka tidak akan bermanfaat.

6. Berprinsip untuk efesiensi dalam penggunaan biaya

Dengan adanya efesiensi biaya bukan artian untuk mengorbankan produktivitas dan kualitas pekerjaan. Dalam hal ini kemampuan analisis dan desain proses atau sistem begitu berperan.

7. Berprinsip untuk tidak menunda pekerjaan

Demikianl pemberitahuan terhadap seorang manager. Melakukan sebuah pekerjaan dengan tekat bulat dengan berfikir seolah-olah tidak ada hari esok.

 

Sifat dan prinsip manajer yang baik menurut para ahli ini sudah seyogyanya dipahami dan dilaksanakan oleh manajer. Ketika keteguhan prinsip dan sifat telah tertanam dengan baik, maka terciptanya iklim kerja yang profesional dan manajer yang memiliki integritas dalam menjalankan pekerjaannya, akan tercapai dengan mudah. Ketika manajer dan semua pegawai telah memiliki kesadaran akan profesionalitas, maka bisa dipastikan perusahaan berjalan dengan baik.

 

9 sifat dan prinsip manajer yang baik menurut para ahli diatas bisa dijadikan sebagai patokan bagi seseorang yang akan direkrut atau ingin menjadi manajer.

Sifat dan prinsip tersebut juga bisa dijadikan acuan kepribadian bagi siapapun dan tidak hanya terbatas pada seorang manajer saja. Poin-poin yang telah dijelaskan tadi lebih memberikan arahan agar setiap orang menjadi pribadi yang mampu mengendalikan waktu dan pekerjaan

 

Artikel Lainya:

  1. 10 Prinsip-Prinsip Dasar Ekonomi Dan Contoh Penerapanya
  2. 5 Model Perencanaan SDM Menurut Andrew E. Sikula
  3. Pengertian, Fungsi, Tujuan Dan Contoh Sistem Informasi Akuntansi (SIA)
  4. Pengertian dan Contoh Karakteristik Perkantoran Bersifat Pelayanan

 

 

 

Please rate this