Perlakuan Akuntansi dan Pelaporan Saham

1 min read

Perlakuan Akuntansi dan Pelaporan Saham

Khanfarkhan.com – Saham dalam akuntansi merupakan salah satu akun penambah modal. Namun dalam beberapa pemilik modal memperlakukan saham sebagai barang dagang. Dengan  mengambil keuntungan dari selisih nilai pada saat penerbitan saham.

Yang perlu diperhatikan !

Yaitu pada saat penerbitan saham otomatis saham tersebut akan menjadi modal perusahaan, mekanisme penerbitanya seperti halnya suraat berharga lain. Jika calon investor membeli selembar saham yang diinginkan.

 

Perlakuan Akuntansi dan Pelaporan laba ditahan dan deviden

Pada saat penjualan saham untuk jurnal nya berikut.

Kas = saham

Dalam keadaan tertentu dapat pula harga nominal saham lebih mahal dari harga saham tersebut. Sehingga disebut agio saham penyebabnya karena ekspestasi para calon pembeli saham yang  menyatakan perusahaan akan berkembang pesat otomatis peminat saham tersebut akan meningkat pula, jurnalnya  sebagai berikut :

Kas = saham + agio saham

 

Selain adanya agio saham juga ada situasi dimana harga nominal saham lebih murah dari harga sebenarnya dikarenakan para calon pembeli mempunnyai ekspestasi yang buruk terhadap masa depan perusahaanya.

Apabila harga turun seperti selisih penurunan saham yang disebut disagio di jurnal dalam akun debit. Jurnalnya sebagai berikut :

Kas = disagio saham +  saham

Untuk pelaporanya nanti agio dan disagio saham disajikan dalam neraca bagian ekuitas.

Seperti yang dijelaskan di atas salah satu akun yang mempengaruhi ekuitas yaitu laba ditahan dan deviden. Dari dua hal ini dapat mempengaruhi naik turunta nilai ekuitas dan dua hal tersebut pada masing-masing poin.

1. Laba ditahan

Yaitu  salah satu akunn penambah  ekuitas. dalam arti lain laba ditahan merupakan laba perusahaan yang tidak dibagikan kepada pemilik modal.

Terdapat dua tujuan penahanan laba

  • Untuk membesarkan perusahaan.
  • Untuk menutupi beberapa kewajiban yang dimiliki perusahan.

Dapa disimpulkan akunlaba di tahun inni akan bertambah ketika perusahaan memperoleh laba pada  periode pencatatan sedangkan akun laba ditahan akan berkurang apabila perusahaan memperoleh rugi pada periode pencatatan.

 

Baca Juga : Perbedaan Akuntansi Perusahaan Manufaktur, Dagang dan Jasa [Tabel]

 

Contoh Pembukuan Laba Ditahan

Pada tahun buku 2016 PT Citra Husada memperoleh pendapatan sebesar Rp 450.000.000 deng jumlah beban produksi sebesar Rp 300.000.000 sehingga:

Laba/Rugi = 450.000.000 – 300.000.000 = 150.000.000

 

Maka pada saat penutupan PT Citra Husada memperoleh laba sebesar 150.000.000 dan posting dalam  ayat jurnalnya seperti ini:

Pendapatan = beban produksi + laba

Jurnal diatas merupakan jurnal penutup yang diposting maka otomatis pada akun pendapatan  dan biaya menjadi nol kembali yang tersisa pada buku besar adalah sebesar 150.000.000.

 

Apabila laba tersebut di masukan menjadi laba ditahan maka akun laba harus di nolkan dan di pindaj kea kun laba ditahan unntuk jurnalnya senndiri seperti berikut.

Laba = laba ditahan

Berikut merupakan penjelasan bila saldo laba di tahan oleh perusahaan,

Demikian artikel mengenai Perlakuan Akuntansi dan Pelaporan Saham semoga dapat menambah pengetahuan anda. Dan terimaksih atas kunjunganya

 

Kunjungi Juga :

  1. 9 Metode Perhitungan Indeks Harga dan Contohnya [Rumus]
  2. Pengertian, Fungsi, Unsur dan Rumus Persamaan Dasar Akuntansi
  3. Pengertian, Ciri Ciri dan Karakteristik Perusahaan Jasa
  4. Contoh Transaksi Laporan Perusahaan Dagang beserta Jurnal

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *