Pengertian, Tujuan dan Periode Stock Opname

Pengertian, Tujuan dan Periode Stock Opname

Pengertian, Tujuan dan Periode Stock Opname –  sering kita jumpai pada saat berbelanja di supermarket ataupun swalayan , pernah kah anda membayangkan bahwa bagaimana sih cara menghitung persediaan barang dagang?

Pada dasarnya di setiap toko  atau pun supermarket mereka memiliki cara dalam mengatasi barang yang hilang dan rusak, artinya jika ada barang yang hilang atau rusak manajemen took dapat mengetahui nya yaitu dengan cara stok opname.

 

Pengertian Stock Opname

Secara umum Satock opname ialah kegiatan perhitungan persediaan fisik (barang dagang) atau stock yang berada di dalam toko atau gudang.

Tidak mudah ketika sedang melakukan prosedur stok opname karena untuk prosesnya saja cukup memakan waktu loh, pada dasarnya dalam hal ini memang kita secara langsung benar-benar mengecek seperti apa keadaan dan kondisi persediaan barang perusahaan kita. Ditambah lagi barang yang dicek beragam dan banyak

Agar perusahaan dapat mengatasi masalah yang seperti itu perusahaan harus mengatur se-efesien mungkin waktu yang digunakan saat ingin melakukan stok opname.

Namun, dengan perkembangan zaman yang sudah lebih maju dalam pelaksanaanya  sudah ada tehnologi yang bisa mendukung kegiatan stok opname yakni memakai bar code barang.

 

Baca Juga : Pengertian, Manfaat, Kekurangan dan Kelebihan Joint Venture

 

Apa itu bar code ?

Arti dari Bar kode adalah merupakan diagram batang dilengkapi dengan kode angka yang menandakan jenis dan harga barang tersebut.

Walaupun nanti akan ditemukan jenis  barang yang sama tetapi pasti akan tetap tidak sama kode barcode setiap barang. Artinya dengan adanya barcode dipercaya bisa dengan mudah dan akurat dalam membantu menggurangi kesalahan.

 

Tujuan Stock Opname

Setelah anda memahami maksud dari stock opname lalu apa tujuan utama dari stock opname itu sendiri.

Tujuan dari adanya stock opname yaitu untuk mengetahui kebenaran catatan dalam pembukuan perusahaan. Dimana hal  itu merupakan salah satu  fungsi untuk System Pengendalian Intern (SPI). Melalui kegiatan ini makan akan diketahui keadaan yang terjadi antara catatan pembukuan dan persediaan fisik yang ada.

Ketika dalam pelaksanaanya muncul selisih antara catatan dan jumlah persediaan berarti terdapat kesalahan penctatan atau bahkan terjadi kecurangan yang berkaitan dengan perusahaan.

Disini perusahaan yang dimaksud yakni perusahaan besar dengan pengendalian intern stock opname biasanya  dilakukan oleh petugas khusus (auditor) tersendiri. Dengan begitu akan terhindar terjadi manipulasi data oleh oknum tidak bertanggung jawab.

 

Apabila kamu masih belum jelas mengenai stok opname kamu bisa kunjungi artikel berikut ini 5 Dokumen Penting Stock Opname [Terlengkap]

 

Periode Stock Opname

Pada dasarnya perusahaan melakukan pemeriksaan yang dilakukan setiap tahun, atau   bahkan setiap akhir bulan tergantung dengan kebijakan perusahaan. Beda lagi denngan perusahaan SPI lebih teratur biasanya stock opname dilakukan tiap triwulan dan caturwulan.

Stock opname tidak hanya dilakukan untuk persediaan, seharusnya dilakukan juga untuk aktiva kas, piutang dan hutang

Apabila ditemukan seisih antara catatan dengan jumlah persediaan yang tersedia biasanya akan  disesuaikan dengan kebijakan pemilik apakah harus mengecek ulang serta pendukung lain bila kemungkinan ada transaksi yang belum dicatat atau dilakukan tindakan seperti berikut :

  1. Mecatatnya sebagai kehilangan/kerusakan sebagai kerugian
  2. Penyeseuain di pembukuan oleh bagian pembukuan
  3. Dibebankan kepada karyawan atau bagian tekait untuk mengganti atas kekurangan tersebut demikian.

 

Demikianlah artikel yang saya buat ini mengenai Pengertian, Tujuan dan Periode Stock Opname semoga dapat bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan bagi pembaca dan saya  sendiri tentunya terimakasih.

 

Please rate this

Tinggalkan komentar