Pengertian Tujuan dan 8 Sumber Keuangan Negara [Contoh]

2 min read

Pengertian Tujuan dan 8 Sumber Keuangan Negara [Contoh]

Khanfarkhan.com keuangan negara juga berhubungan dengan penerimaan dan pengeluaran negara juga efeknya terhadap perekonomian, sumber keuangan negara di peroleh dari beberapa hal. Apa yang menjadi tujuan dan bagaimana sumber keuangan negara itu diperoleh.

Pemerintah secara cermat dan teliti dengan tanggung jawab sangat memperhitungkan semua penerimaan dan pengeluaran.

Keuangan negara disusun dalam anggaran pemerintah dan Belanja Negara (APBN), APBN merupakan suatu  daftar terperinci tentang kondisi keuangan negara yang meliputi penerimaan dan pengeluaran negara.

 

Pengertian Keuangan Negara

Menurut M ichwan

Keuangan negara ialah sebuah rencana kegiatan dilakukan secara kuantitatif, yaitu angka-angka ditampilkan dalam jumlah mata uang dan akan digunakan untuk masa depan.

 

Sumber Keuangan Negara Dalam Negeri

1. Pajak

Definisi pajak sendiri merupakan sebuah satu instrument fiscal oleh pemerintah  dalam mengeluarkan biaya untuk suatu pembangunan, yang mempunyai sifat memaksa berdasarkan konstritusi wajib kepada negara yang terutang oleh pribadi atau badan.

Imbalan yang tidak diterima secara langsung dan dipakai demi keperluan negara dan kemakmuran rakyat sebesar-besarnya. pajak menjadi sumber utama keuangan negara.

Contoh :

Pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), pajak bahan bakar kendaraan bermotor, Pajak hotel, restoran, reklame, hiburan, penerangan jalan, pajak penghasilan (PPh), pajak kendaraan bermotor, Bea balik nama kendaraan bernomor.

14 Tugas & Peran Sekretaris dalam Organisasi  dan Yayasan

 

2. Retribusi

Dana retribusi ini diperoleh  dari penyedian jasa atau penggunaan lahan. Disini dijelaskan bahwa pungutan dari suatu daerah sebagai pembayaran atas jasa/pemberian izin tertentu yang khusus diberikan untuk pemerintah daerah demi kepentingan pribadi atau badan Sesuai dengan UU No.28 Tahun 2009.

Contoh :

Retribusi izin mendirikan bangunan, retribusi parkir jalan imam bonjol  di lampung, Retribusi Pelayanan Kesehatan, Retribusi Pelayanan Pendidikan Retribusi Terminal.

 

3. Keuntungan BUMN/BUMD

sebuah bentuk intervensi pemerintah demi menyediakan jasa atau barang yang berhubungan dengan kebutuhan hidup orang banyak yang menjadikan keuntungan pemerintah.

Mengendalikan harga agar tidak dikendalikan oleh pemilik modal yang menjadikan tujuan dari BUMD/BUMN.

Contoh :

Telkom, Perusahaan Air Daerah, Bulog

 

Lihat Juga : Pengertian, Manfaat, Kekurangan dan Kelebihan Joint Venture

 

4. Denda dan Sita

Bentuk penegakan disiplin dan karakter warga memakai  cara menyerahkan hukuman financial kepada suatu pelanggaran.

Contoh :

Denda keterlambatan pembayaran listrik

 

5. Percetakan Uang

Dengan adanya pencetakan uang sekaligus sebagai Bentuk usaha pemerintah supaya bisa mempermudah transaksi  di kalangan masyarakat indonesia, dengan begitu jumlah uang yang beredar mampu mengendalikan inflasi.

Contoh :

Perusahaan umum pencetakan uang republic Indonesia, the feed America mengeluarkan kebijakan moneter dengan mecetak lebih banyak dollar.

 

6. Pinjaman

Pinjaman diartikana sebagai bentuk kegiatan sebuah instuti keuangan demi mendapatkan keuntungan dari pemberian pinjaman pemerintah yang merupakan sumber penerimaan uang negara, yang ketika terjadi deficit anggaran ketika hal tersebut dilakukan.

Tetapi kedepanya pinjaman negara tersebut akan menjadi sebuah beban karena harus dibayar kembali dengan bunga.

sesungguhnya pinjaman dapat diperoleh dari luar maupun dalam negri, seperti halnya pinjaman yang berasal dari pemerintah, institusi non bank, institusi perbankan, maupun individu.

Contoh :

Pinjaman usaha dari koperasi

 

Lihat Juga : Pengertian, Jenis-Jenis Pendapatan dan Pengeluaran Menurut Para Ahli

 

7. Sumbangan, hadiah, dan hibah

Sumbangan yang didapat Bisa diperoleh pemerintah dari perorangan, istitusi atau pemerintah dari dalam maupun luar negeri, pemerintah tidak punnya kewajiban untuk mengembalikan sumbangan, hadiah atau hibah

Dijelaskan bahwa sumbangan bukanlah penerimaan pemerintah yang pendapatanya dapat ditentukan namun, tergantung dari kerelaan dari pihak yang memberikan sumbangan, hadiah atau hibah tersebut.

Contoh :

Sumbangan dana bencana alam dari negara luar kepada negara indonesia

8. Penyelenggaraan undian berhadiah

Dengan menunjuk suatu institusi tertentu sebagai penyelenggara Pemerintah akan dapat melaksanakan undian berhadiah.

Permerintah medapatkan seluruh dana dari  selisih yang diterima dari perolehan dana pemerintah kemudian selisih dari penerimaan uang undian tersebut dikurangi biaya operasi dan besarnya jumlah hadiah diberikan untuk pemenang undian.

Contoh :

Undian bank danamon berhadiah mobil

 

Lihat Juga : 10 Contoh serta Fungsi Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank Di Indonesia

 

Sumber Keuangan Negara dari Luar Negeri

Dibawah ini merupakan beberapa sumber keuangan negara Indonesia yang asalnya dari luar negeri lengkap dengan contohnya berikut penjelasanya :

1. Pinjaman Program

Negara tercinta kita indonesia dapat memperoleh penerimaan keuangan dari pihak asing dalam bentuk pinjaman program. Apa itu pnjaman program ? Pinjaman program merupakan pinjaman yang berasal dari luar negeri yang bisa dicairkan dalam bentuk yang sera bisa dipakai demi keperluan pembangunan.

 

2. Pinjaman Proyek

Negara indonesia juga dapat memperoleh penerimaan keuangan dalam bentuk pinjaman proyek. Dimana semua pinjaman proyek ini ialah pinjaman yang kebanyakan berasal dari reaksi komitmen proyek dari tahun-tahun yang sebelumnya.

 

 

Tujuan Pengeluaran Negara

Disini dejelaskan bahwa bagi individu semua  pengeluaran yang dilakukan bertujuan untuk mencapai kepuasan terhadap  pemenuhan kebutuhan secara maksimal, dan menurut perusahaan semua pengeluaran dilakukan dengan tujuan agar mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya

 

Demikianlah tadi penjelasan mengenai Pengertian Tujuan dan 8 Sumber Keuangan Negara semoga dengan penjelasan saya di atas dapat menambah wawasan anda.

 

Kunjungi Juga:

  1. 4 Jenis Jenis Anjak Piutang (Factoring) beserta Contoh Perusahaan [Lengkap]
  2. Pengertian, Contoh dan Ciri Ciri dari Pasar Monopolistik
  3. 2 Metode Pencatatan Persediaan Barang Dagang [Perpetual dan Periodik]
  4. Syarat Wajib dan Tata Cara dalam Pemungutan Pajak

 

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *