Pengertian, Perbedaan Biaya FOB Shipping Point dan Biaya FOB Destitation

1 min read

Khanfarkhan.com –  Kegiatan pembelian dan penjual barang dagang pada perusahaan dagang, terdapat pihak-pihak yang terlibat  dalam perdagangan sering mengajukan syarat-syarat yang telah disepakati oleh pihak penjual dan pembeli.

Biaya FOB Shipping Point dan Biaya FOB Destitation merupakan sebuah syarat penyerahan barang (pengiriman barang) ataupun syarat pembayaran barang (pelunasan transaksi). Agar lebih lengkap simaklah penjelasan berikut ini :

 

Pengertian FOB Shiping Point dan FOB Destination Point 

 

Pengertian, Perbedaan Biaya FOB Shipping Point dan Biaya FOB Destitation

 

1. FOB Sipping Point (Free on Board)

Syarat pembayaran FOB Shipping Point yakni untuk ongkos kirim barang dari gudang penjual ke gudang pembeli seluruh biaya merupakan tanggung jawab pembeli,  sehingga kepemilikan sudah menjadi hak pembeli dari tempat penjual.

Maksudnya pada saat terjadi transaksi pembelian barang dari penjual tetapi barang terkait sedang dalam perjalanan menuju tempat pembeli, barang dalam perjalanan tersebut ialah barang milik pembeli walaupun ketika tutup buku barang tersebut belum diterima tetapi harus sudah catat sebagai persediaan.

 

2. FOB Destination Point (Free on Board)

Syarat untuk FOB Destination yakni untuk biaya angkut (ongkos kirim) barang dari gudang penjual menuju gudang pembeli yang bertanggung jawab ialah pihak penjual, artinya kepermilikan menjadi hak pembeli pada saat sudah ditempat pembeli.

Maksudnya Pada saat terjadi transaksi pembelian lalu barang tersebut masih dalam perjalanan ke tempat pembeli, barang sedang di perjalanan tersebut masih hak penjual. Tetapi pada saat akhir tahun buku barang tersebut belum diterima, yang artinya nilai dari barang tersebut tidak bisa dimasukan menjadi persediaan oleh perusahaan pembeli pada neraca akhir tahun.

 

Baca Juga : Pengertian dan Contoh Soal LIFO, FIFO, AVERAGE dan HPP dengan 2 Pencatatan

 

Pengertian CIF dan CIFIC

Pengertian dari CIF (Cost, Insurance, and Freight)  maksudnya ialah semua biaya pengiriman barang dan juga premi asuransi atas kerugian barang pihak penjualah yang  menanggung .

Sedangkan Pengertian CIFIC (Cost, Insurance, and Freight Inclusive Commission) maksud dari pembayaran ini adalah semua biaya pengiriman barang ditanggung pihak penjual, premi asuransi kerugian dan juga tanggungan biaya komisi atas barang tersebut.

 

Syarat Pembayaran Barang Dagang dalam Perusahaan

Terdapat beberapa syarat dalam pembayaran mengenai jual beli suatu barang yakni sebagai berikut :

1. Tunai atau kontan

Maksudnya tunai atau kontan ini ialah untuk pembayaran yang dilakukan yakni pada saat terjadinya transaksi, baik melalui cek atau giro bilyet maupun secara langsung (dengan uang tunai)

2. n/30 (N = Neto)

Maksud dari tipe pembayaran ini ialah pembayaran yang dilakukan paling lambat 30 hari sesudah terjadinya transaksi.

3. n/EOM (End of Mont)

Maksud dari tipe pembayaran ini ialah pembayaran harus dilakukan paling lambat akhir bulan.

4. n/10 EOM

tipe pembayaran ini maksudnya ialah pembayaran wajib dilakukan paling lambat 10 hari sesudah akhir bulan.

5. 2/10, n/30

Maksud dari tipe pembayaran ini ialah apabila pembayaran dilakuakan dalam waktu kurang atau tepat pada tanggal 10 hari sesudah tanggal terjadinya transaksi, makan akan memperoleh potongan sebesar 2% dan jangka waktu kredit 30 hari.

 

Demikianlah tadi penjelasan mengenai Pengertian, Perbedaan Biaya FOB Shipping Point dan Biaya FOB Destitation semoga dengan penjelasan diatas dapat dipahami dan bisa membantu anda. Terimakasih atas kunjunganya

 

Kunjungi Juga :

  1. Pengertian, Fungsi dan Contoh Soal Jurnal Penutup dan Jurnal Pembalik
  2. Pengertian Elastisitas Penawaran dan Pembelian beserta Contoh Perhitungan
  3. Pengertian dan Contoh Bentuk Buku Besar Perusahaan
  4. Inilah 5 Peran Manfaat Pasar Modal dalam Perekonomian

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *