Pengertian, Macam-Macam, Tujuan dan Contoh Motif Ekonomi [Lengkap]

3 min read

Pengertian, Tujuan dan Jenis Motif Ekonomi – Manusia mempunyai kebutuhan dengan tujuan untuk bisa memuaskan keinginanya. Dalam memenuhi keinginan manusia tersebut sehingga akan memerlukan langkah-langkah tindakan yang wajib dilakukan tindakan ini dikenal dengan tindakan ekonomi.

Semua manusia tentunya  memilliki alasan yang nyata atau  mempunyai dorongan yang sangat kuat demi melakukan tindakan ekonomi, alasan yang begitu mendorong manusia untuk melakukan  tindakan ekonomi ini dikenal dengan motif ekonomi.

 

Pengertian Motif Ekonomi

Secara umum kata motif sendiri berasal dari Bahasa inggris yakni motive yang artinya ialah penjelasan atau penggeraknya. Jadi Motif  Ekonomi merupakan suatu alasa, dorongan dan aktvitas yang dilakukan seorang atau organisasi untuk bisa melakukan tindakan ekonomi.

Sedangkan dalam versi lain motif ekonomi merupakan suatu usaha, dorongan dan juga aktivitas yang sedang dilakukan sesorang  atau organisasi untuk  bisa melakukan tindakan ekonomi.

Alasan atau dorongan dari dalam diri manusia  untuk bisa bertindak sesuatu disebut dengan motif. Manusia melakukan sebuah tindakan soalnnya ada suatu  keinginan dalam dirinya. Keinginan manusia ini berhubungan dengan kebiatan ekonomi, maka disebut dengan motif ekonomi.

Pengertian, Macam-Macam, Tujuan dan Contoh Motif Ekonomi

Setiap alasan bisa menimbulkan orang dalam mencoba melakukan aktivitas, kegiatan atau tindakan. Lalu setiap aktivitas, kegiatan ataupun tindakan seseorang itu disebabkan oleh keinginan / motif untuk bisa mendapatkan tujuan tersebut.

Contoh-contoh motif dalam ukuran ekonomi antaralain yakni :

  1. Seorang petani giat dan rajin demi bisa mendapatkan hasil penennya secara baik
  2. Seorang tukang rongsokan bekerja sampai tengah malah, agar keuntungan financialnya terus meningkat.
  3. Seorang pembisnis mengiklan kan produk miliknya di tv  supaya produknya tersebut dikenal orang dan bisa laku terjual.
  4. Negara belanja menjajah Indonesia supaya bisa mengelola dan menguasai kekayaan alamnya yang melimpah.

 

Lihat Juga : 7 Teori – Teori Pertumbuhan Ekonomi (Klasik, Rostow, Hostoris, Modern)

 

Sesungguhnya tujuan akhir dari motif ekonomi ialah untuk mencapai kemakmuran. Dimana seseorang yang melakukan tindakan ekonomi ini didorong oleh bermacam alasan secara spesifik seperti dibawah ini :

  1. Demi meningkatkan kemakmuran masing-masing dengan motivasi mengejar keuntungan dan dengan prinsip pembaharuan atau pelopor
  2. Demi mendapatkan apresiasi gelar associate dari masyarakat umum
  3. Demi meraih kekuasaan di masyarakat
  4. Mau mencoba hal-hal yang sifatnya lebih kepada social

Setiap orang pasti mempunyai keinginan yang sifatnya tidak terbatas. Jika kebutuhan tersebut sudah terpenuhi maka akan muncul kebutuhan yang lain. Akan tetapi alat untuk pemuas kebutuhanya terbatas sekali.

 

Lihat Juga : 20 Cabang dan Macam-Macam Ilmu  Ekonomi Menurut Pendapat Ahli

 

Jenis – Jenis Motif Ekonomi

Pada dasarnya, motif ekonomi ada dua jenis, yakni motif intrinsic dan motif ekstrinsik.

  1. Motif intrinsik merupakan motif ekonomi yang muncul atas dasar dari keinginan sediri.
  2. Motif Ekstrinsik merupakan motif ekonomi yang muncul atas dorongan lingkungan (di luar diri sendiri)

Contoh motif ekonomi yang dilakukan produsen yakni :

  • Mencari Laba
  • Motif Kekuasaan
  • Memperoleh Pneghargaan
  • Motif Sosial/menolong sesame

Sedangkan contoh motif ekonomi yang dilakukan oleh pihak konsumen antara  lain :

  • Memperoleh kepuasan yang maksimal
  • Supaya bisa bertahan hidup
  • Supaya diterima di lingkungan masyarakat
  • Untuk menaikan status sosial

Biasanya motif ekonomi datanng dari dalam diri manusia itu sendiri serta bisa dating dari  laur juga. Dibawah ini adalah jenis-jenis motif ekonomi yakni :

Motif Instrinsik merupakan suatu alasan atau dorongan yang berasal dari dalam diri manusia guna melakukan tindakan ekonomi, Contoh:  sesorang makan dan minum karena merasa kelaparan dan haus

Motif ekonomi ialah suatu alasan atau dorong yang muncul dari pihak luar untuk melakukan tindakan ekonomi. Contoh : Kakak membeli baju di pasar tempel soalnya harga lebih murah dibandingkan di Mall.

 

Lihat Juga : Pengertian, Manfaat serta Tujuan Ekonomi Syariah [Lengkap]

 

Macam-Macam Motif Ekonomi

1. Motif Memenuhi Kebutuhan untuk Mencapai Kemakmuran

Demi bisa memenuhi kebutuhan hidupnya manusia akan bekerja keras. Maka dari itu manusia akan terdorong bekerja keras memakai segala kemakmuran dann juga keahlian yang dimilik. Manusia akan mencapai kemakmuran hidupnya apabila semua kebutuhan hidupnya sudah terpenuhi.

Setiap manusia mempunyai motif, tujuanya ialah supaya segala kebutuhan hidupnya bisa terpenuhi secara optimal. Oleh sebab itu menusia mampu memperrtahankan hidupnya.

Contoh Motif Mencapai Kemakmuran
  • Supaya badan seseorang selalu sehat dan anti terhadap penyakit makai ia wajib makan-makanan yang sehat-sehat.
  • Semua orang pergi kedokter untuk bisa berobat supaya cepat sembuh dan juga sehat kembali.

Dari contoh diatas maka akan bisa terlihat kalau setiap manusia mempunyai motif ekonomi demi mencapai kemakmuran dalam hidupnya.

 

2. Motif Memperoleh Keuntungan

Semua pedagang atau pengusaha, mereka melakukan tindakan ekonomi karena mempunyai motif untuk bisa memperoleh keuntungan secara maksimal.

Contoh Motif Memperoleh Keuntungan

Seorang pedagang akana menjual barang daganganya dapat berupa barang maupun jasa kepada calon pembeli dengan cara memberikan pelayanan yang sangat baik  untuk  bisa menarik  simmpati para calon pembeli  barang yang dijual.

Apabila si calon pembeli sudah bersedia untuk membeli dan juga membayar atas barang atau hasa yang terjual, artinya sebagian uang yang diterima oleh para pedagang sudah termasuk kedalam keuntungan dan juga laba. Sesudah itu keuntungan yang diperoleh akan dibelanjakan untuk membuat produk  baru dan juga bisa dijual kembali. Kegiatan tersebut dilakukaan demi memperoleh laba yang lebih banyak untuk para pedagang.

 

3. Motif Menolong Sesama Manusia (Sosial)

Motif termasuk kedalam suatu motif yang mulia, soalnua semua kegiatan yang dilakukan dari motif ini tidak  lah bersifat pamrif. Pada motif ini keselurhan tindakan ekonomi yang dilakukan oleh orang lain, hal tersebut dilakukan untuk mengingat kalau manusia sebagai makhluk social.

Contoh Motif Menolong Sesama Manusia
Terdapat beberapa perusahaan yang mengembangkan perusahaanya dalam bidang agrarian di suatu pedesaan yang agrari, hal  tersebut dilakukan dengan sebuah tujuan yakni untuk bisa menyerap tenaga dari warga sekitar. Dengan begitu warga desa tersebut akan mampu memenuhi semua kebutuhan hidupnya.

 

4. Motif Memperoleh Sesama Manusia

Setiap manusia selalu bekerja keras tanpa mudah menyerah dalam melakukan semua kegiatan dalam hidupnya guna bisa  mencapai sebuah kesuksesan. Dari kesuksesan tersebut maka  sesorang akan dapat memeperoleh suau penghargaan dari  orang lain.

Contoh Motif Memperoleh Penghargaan
Seorang mahasiswa rela belajar, hal tersebut dilakukan demi memperoleh nilai yang memuakan. Dengan nilai yang memuaskan ini makai a bisa memperoleh penghargaan dari orang lain, misalnya orang tua, guru  dan teman.

 

Itulah tadi penjelasan mengenai Pengertian, Macam-Macam, Tujuan dan Contoh Motif Ekonomi semoga dengan penjelasan diatas bisa membantu anda dan menambah wawasan anda. Terimakasih atas kunjunganya dan jangan lupa untuk  mengunjungi artikel lainya.

 

Artikel Lainya :

  1. [Terlengkap] Pengertian dan Contoh Barang Ekonomis, Barang Bebas Serta Barang Illith
  2. Pengertian, Tujuan dan Ciri Ciri (MEA) Masyarakat Ekonomi ASEAN
  3. 5 Peran dan Manfaat Pasar Modal dalam Perekonomian Indonesia
  4. Pengertian, Tujuan dan Negara Penganut Sistem Ekonomi Komando (Sosialis)

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *