Pengertian, Manfaat, Fungsi dan Contoh Jurnal Umum

2 min read

Pengertian, Manfaat, Fungsi dan Contoh Jurnal Umum

Khanfarkan.com – ada dua jenis jurnal dalam akuntansi yakni jurnal khusus dan jurnal umum. Proses jurnal khusus sendiri hanya  mencatat sedangkan jurnal umum bisa diartikan sebagai tempat mencatat semua aktivitas transaksi keuangan.

Pada artikel kali ini saya akan membahas secara jelas dan ringkas  mengenai Jurnal umum secara jelas.

 

 

Pengertian Jurnal umum

Asal kata dari jurnal umum sendiri berasal dari kata prancis yakni (jour) yang memiliki arti Hari, selain itu juga diartikan sebagai suatu buku harian atau formulir khusus yang dipakai untuk seluruh aktivitas transaksi secara kronologis dan bururutan sesuai tanggal. Kemudian mencantumkan nama kelompok akun/transaksi dan nominalnya berada dikolom debet/kredit.

Didalam siklus akuntansi posisi  jurnal sendiri berada diposisi paling awal atau pertama sekalai pada saat  mencatat transaksi suatu perusahaan.

Dalam menganalisis dan mencatat bukti-bukti  transaksi sebelum dicatat  kedalam akun maka yang dibutuhkan adalah buku jurnal. Sehingga akan menjadi  lebih praktis bila bukti transaksi langsung dicatat kedalam akun yang terpengaruh.

Namun terdapat sedikit kelemahan dalam proses pencatatan yakni cukup sulit dalam menemukan letak kesalahan apabila terjadi kesalahan pada proses pencatatan.

Sering kita temukan adanya perbedaan dalam menggunakan jenis pembukuan dan jurnal yang berbeda disetiap perusahaan, alasanya  karena dalam pemilihan pemakaian jenis buku jurnal sebenarnya  perusahaan memiliki kebutuhan yang berbeda jadi tidak perlu heran kenapa berbeda.

Disini yang menjadi dasar pertimbangan yaitu  dari faktor efesiensi dan efektivitas suatu  perusahaan.

 

Fungsi Jurnal Umum

Setelah membaca mengenai penjabaran diatas, bahwasanya jurnal umum memiliki fungsi-fungsi diantaranya yakni:

  • Fungsi historis

Dijelaskan bahwa fungsi historis semua transaksi dilakukan secara kronologis didalam fungsi historis, urut dan sesuai dengan tanggal transaksi yang telah terjadi.

  • Fungsi mencatat

Dijelaskan bahwa semua aktivitas transaksi jangan sampai ada yang tidak tercatat atau terlewatkan dalam fungsi ini.

  • Fungsi analisis

Dijelaskan bahwa dengan hasil analsis yang berwujud  pendebitan dan pengkreditan sejumlah akun yang terkait pencatatan pada suatu jurnal beserta jumlah/nominalnya merupakan kriteria dari fungsi ini.

  • Fungsi Intruktif

Dijelaskan bahwa, menyesuaikan dengan catatan yang terdapat pada jurnal dengan catatan yang ada di dalam jurnal merupakan perintah untuk melakukan  pengkreditan dan pendebitan sejumlah akun dibuku  besar.

  • Fungsi Informatif

Dalam fungsi informatif, adanya jurnal berfungsi menyajikan informasi atau penjelasan tentang transaksi yang ada untuk secepatnya dilakukan pencatatan berdasarkan informasi yang ada.

 

Mencatat Jurnal Umum

Ada beberapa manfaat dari jurnal umum yang bisa didapat dalam proses pencatatan buku jurnal sebagai berikut :

  1. Dapat mengetahui jumlah yang akan dicatat pada satu atau lebih perkiraan
  2. Dapat mengetahui pengurangan atau pertambahan suatu perkiraan
  3. Dapat mengetahui seluruh nominal yang dikredit dan didebet harus seimbang
  4. Membuat referensi agar bisa dilihat suatu jumlah sudah diposting ke perkiraan yang benar dalam buku besar sesuai perkiraanya.
  5. Dibuat sebuah tanda (ref) dengan tujuan seluruh jumlah posting yang dilakukan kedalam perkiraan yang sesuai dalam buku besar.
  6. Dibuat sebuah tanda (ref) dengan tujuan mengetahui seluruh jumlah yang telah dilakukakan posting keperkiraan yang sesuai dengan buku besar dan sesuai nomor perkiraan masing-masing akun.

 

Bentuk jurnal umum

Keterangan nomor :

  1. Menjelaskan tentang isi, bulan dan tahun terjadinnya transaksi. Jikan bulan dan tahun bisa ditulis sukup sekali saja perhalaman judul, terkecuali bila ada pergantian bulan/tahun.
  2. Diisi dengan nomor bukti transaksi
  3. Diisi sesuai akun yang berpengaruh akibat transaksi yang telah terjadi, yang akan didebet/dikredit
  4. Pada kolom ini diisi dengan kode akun dimana angkanya telah dipindahkan/tertera dibuku besar
  5. Diisi dengan nilai nominal akun yang didebet
  6. Diisi dengan nominal akun yang dikredit
  7. Diisi bila adanya penambahan keterangan singkat tentang transaksi (tidak harus ada)

Jika semua proses mengenai pencatatan transaksi jurnal umum telah usai untuk selanjutnya ialah pemidahan dari masinng-masing akun (posting) ke dalam buku besar, untuk lebih mudahnya bisa kunjungi Pengertian dan Contoh Bentuk Buku Besar Perusahaan

 

Contoh Jurnal Umum

 

Pengertian, Manfaat, Fungsi dan Contoh Jurnal Umum

Demikianlah tadi penjelasan mengenai Pengertian, Manfaat, Fungsi dan Contoh Jurnal Umum semoga dengan penjelasan di atas akan membantu anda. Terimakasih

 

Artikel Lainya :

  1. Pengertian Jenis dan Contoh Soal Piutang Wesel dalam Akuntansi
  2. Perbedaan serta Contoh Saham Preferen dan Saham  Biasa
  3. Pengertian, Fungsi dan Contoh Soal Jurnal Penutup dan Jurnal Pembalik
  4. Pengertian, Tujuan dan Negara Penganut Sistem Ekonomi Komando (Sosialis)

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *