Pengertian, Jenis serta Perbedaan Uang Giral dan Uang Kartal

4 min read

Pengertian, Jenis serta Perbedaan Uang Giral dan Uang Kartal

 

Khanfarkhan.com Dalam kesempatan kali ini saya akan menjelaskan mengenai Pengertian, Jenis serta Perbedaan Uang Giral dan Uang Kartal.

Karena perlu anda ketahui  kebutuhan manusia yang tidak terbatas membuat manusia tidak bisa  memenuhi kebutuhanya sendiri. Dulu setiap orang berusaha memenuhi kebutuhanya sendiri.

Contohnya seperti pada saat merasa lapar, manusia berburu membuat  pakaian sendiri dari bahan sederhananya yang terdapat di alam seperti  daun atau dari kulit binatang.

Fase selanjutnya manusia sadar bahwa tidak mampu memenuhi kebutuhanya sendiri. Maka muncul  pertukaran barang atau dikenal dengan istilah barter.

Dari kondisi tersebut akhirnya manusia menggunakan logam seperti emas dan perak setelah itu manusia beralih ke uang karena dianggap lebih mudah. Uang merupakan sesuatu yang bisa dipergunakan untuk mempermudah pertukaran

 

Pengertian uang kartal

Pengertian uang kartal adalah uang yang dalam kehidupan sehari-hari dipakai sebagai alat pembayaran yang sah, uang kartal terdiri dari dua bentuk  yaitu logam dan kertas yang beredar dijari tangan ke tangan masyarakat sebagai alat  pembayaran.

 

A. Uang logam

Uang logam berdasarkan sejarah perkembangan adalah uang yang pertama kali dibuat. Mata uang logam dibagi menjadi tiga macam yaitu mata uang standar, mata uang tanda dan mata uang pencocok.

1. Mata uang standar

merupakan mata uang yang bebas dibuat dan bisa digunakan sebagai alat pembayaran yang sah, dengan jumlah yang tidak terbatas. Setiap uang logam memiliki nominal yang sesuai dengan nilai intstrintiknya (bahanya).

Mata  uang standar disebut juga  (full bodied money) yang artinya mata uang yang nilai nominalnya sama dengan nilai intrinstiknya.

Contoh mata uang standar yaitu uang logam emas

 

2. Mata uang tandap (bercap)

Mata  uang tandap ialah mata uang yang tidak bebas dibuat mengapa? Karena uang tersebut memiliki nilai nominal yang tidak sama dengan nilai intrintiknya.

Mata uang tandap dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah sampai dengan jumlah yang tidak terbatas.

Istiah taken money adalah menggambarkan mata uang logam yang  dinilai nominalnya tidak sama dengan nilai intrinsiknya.

Contohnya : seperti uang logam bernilai Rp 100 dan Rp 500, yang pembuatan logam nya bernilai dari Rp 1000.

 

Baca Juga :

  1. Inilah 6 (Enam) Kriteria Uang Sebagai Alat Pembayaran
  2. Pengertian, Jenis dan Instrumen Pasar Uang dalam Perekonomian

 

3. Mata uang pencocok

Definisi mata uang pencocok adalah mata uang kecil (receh) yang bisa digunakan sebagai alat pembayaran sampai jumlah yang terbatas misalnya logam Rp 10 Rp 25 Rp 100 dan Rp 500 dan tidak bebas dibuat.

 

Kelebihan dan kekurangan uang logam

  • Kelebihan pada uang logam yang kita gunakan dalam kehidupan sehari – hari yaitu :
  1. Kuat dan tahan lama
  2. Mudah disimpan dan dibawa kemana-mana
  3. Mudah ditukar dengan barang
  • Kekurangan uang logam
  1. Membawa terlalu banyak akan menambah beban yang berat
  2. Persediaan logam terbatas

 

B. Uang kertas

Selain berbentuk logam uang kartal juga berbentuk kertas. Uang kertas pada awal mulanya berubah menjadi surat tanda penyimpanan yang serupa dengan deposito emas atau deposito uang logam

Pada dasarnya uang kertas ialah surat pengakuan hutang oleh bank yang bisa diatur dengan emaas sewaktu-waktu, pada perkembanganya surat pengakuan hutang bank beredar sebagai uang.

Dizaman sekarang ini uang kertas yang beredar terdiri dari beberapa nilai pecahan seperti Rp 100 Rp 500 Rp 1000 Rp 5000 sampai dengan Rp 100.00. pembuatan uang kertas dengan kertas khusus berfungsi untuk menghindari pemalsuan.

 

Pengertian uang giral

Sebutan lain dari uang kartal yaitu demand deposit yang artinya saldo rekening koran yang ada di bank dan bisa digunakan sewaktu-waktu oleh pemiliknya, uang giral sendiri merupakan yang yang sah secara ekonomi namun tidak secara hukum,

jadi uang ini hanya berlaku pada beberapa kalangan saja sehingga orang-orang menolak menggunakan uang giral. Cara mencairkan uang giral diperlukan cek ataupun giro :

 

1. Cheque (cek)

Cek ialah suatu perintah kepada bank untuk membayarkan uang kepada nama yang tertera di dalam cek. Cek dikenal dibagi tiga macam yaitu cek atas nama dan cek silang.

Agar lebih jelasnya dapa dilihat contoh berikut ini

b. Bilyet Giro

Bilyet giro merupakan surat perintah nasabah kepada bank untuk memindahkan sejumlah uang dari rekening kepada rekening nasabah sesuai perintah, maksudnya bilyet giro tidak bisa ditukar dengan uang tunai di bank penerimaanya.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh biyet giro dibawah ini:

Secara garis besar uang giral dapat terbentuk apabila seseorang menyetor uang tunai ke bank, dan jumlah tersebut ditulis atas nama yang menyetor uang tunai dan uang kartal tersebut dapat berubah menjadi uang giral.

Uang giral berlaku  pada wilayah yang cukup terbatas karena diciptakann oleh bank itu sendiri. Dapat disimpulkan bahwa uang yang beredar dalam masyarakat dibagi mejadi dua jenis yaitu :

  1. Uang kartal yang terdiri dari uang logam dan uang kertas
  2. Uang giral uang yan berbentuk cek atau bilyet giro

Perbedaan Uang Kartal dan Uang Giral

Berdasarkan UU  bank sentral, uang giral tidak memiliki batasan nominal layaknya uang kartal, kedua jenis uang ini mempunyai beberapa perbedaan yang ditinjau dari beberapa aspek yakni :

NoPerbedaanUang KartalUang Giral
1SifatnyaAlat pembayaran yang sah dan wajib diterima oleh masyarakatBukan alat pembayaran yang sah dan tidak wajib diterima oleh masyarakat
2WujudnyaBerbentuk logam dan kertasBerupa koran-koran seperti bilyet giro cek giro tabungan dan lainya
3KepraktisanyaKurang praktis daan akan menyulitkan jika nilainya dalam jumlah banyakLebih praktis dan mudah meskipun nilainya dalam jumlah banyak
4KeamananyaBeresiko kehilangan sehingga tidak amanBeresiko kehilangan namun bbisa segera dilaporkan dan dicegah pencairanya dari orang yang tidak berhak
5Pihak yang mengeluarkanyaBank IndonesiaBank Indonesia Bank Umum
6PeredarnyaSemua elemen lapisan masyarakatDi kalangan masyarakat menengah ke atas atau tertentu saja

 

1. Perbedaan sifat uang kartal dan uang giral

Uang kartal merupakan alat pembayaran yang sah dan wajib diterima oleh masyarakat umum, sedangkan uang giral, meskipun termasuk alat pembayaran yang sah, masyarakat umum boleh menolak atau tidak wajib menerima.

 

2. Perbedaan wujud

Dari perbedaan yang paling terlihatt antara uang kartal dan uang giral adalah terletak pada wujjudnya keduanya. Uang kartal bisa kita temukan dalam wujud logam atau kertas. Sedangkan uang giral seperti cek bilyet giro, pada umumnya berupa koran-koran.

Apabila dalam jumlah yang banyak perbedaan akan menjadi sangat sulit karena alasanya membutuhkan banyak tempat disamping itu kita harus menghitungnya lembar demi lembar untuk mengetahui jumlah uang kartal.

Disisi lain penggunaan uang giral sangatlah praktis karena nominal uang bisa dituliss kartal dan uang gira.  Pasalnya , menyimpan uang kartal cukup  beresiko seperti kehilangan. Namun jika kita kehilangan uang giral, kita  dapat langsung melaporkannya kepada bank yang terkait sehingga bank tersebut akan menangguhkan pencairan uang giral tersebut.

 

3. Perbedaan tingkat keamanan

Tingkat kemanan ketika saat penyimpanan juga menjadi perbedaan dari uang kartal dan uang giral, pasalnya menyimpan uang kartal cukup beresiko, seperti kehilangan

Namun jika kehilangan uang giral kita dapat langsung melaporkanya kepada bank yang terkait, sehingga bank tersebut akan menangguhkan pencairan uang giral tersebut.

 

4. Pihak yang berwenang mengeluarkanya

Uang kartal hanya bisa  diterbitkan oleh lembaga yang diberi kewenangan atau ditunnjuk oleh negara. Negara Indonesia menunjuk lembaga Bank Inndonesia sebagai lembaga yang boleh mencetak yang kartal.

Hal ini sesuai dengan UU bank sentral no 14 tahun 1968 pasal 26 ayat 1. Kewenangan bank Indonesia daalam mengeluarkan uang kartal, seperti bentuk logam atau kertas disebut Hak Oktroi

Jika uang kartal hanya bisa dikeluarkan oleh bank Indonesia sebagai pemilik otoritas, dan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku uang giral boleh dikeluarkan oleh semua bank.

 

5. Perbedaan system peredaran

Uang kartal yang beredar pada semua elemen lapisan masyarakat merupakan alat pembayaran yang sah,  sementara uang giral pada umumnya hanya beredar dikalangan tertenyu saja kalangan ini terdiri dari  masyarakat ekonomi kelas menengah ke atas yang akrab dengan system perbankan.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian, Jenis serta Perbedaan Uang Giral dan Uang Kartal semoga dapat diterima dan dipahami oleh pembaca dan terimakasih telah berkunjung di blog saya.

 

Artikel Lainya  :

  1. Pengertian Barang Bebas, Ekonomi dan Illith Beserta Contoh [Lengkap]
  2. Pengertian Serta Contoh Variabel Independen, Dependen, Moderator dan Interving
  3. Inilah 5 Peran Manfaat Pasar Modal dalam Perekonomian
  4. Pengertian Tujuan dan 8 Sumber Keuangan Negara [Contoh]

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *