Pengertian, Jenis-Jenis Serta Contoh Cek dan Bilyet Giro Perusahaan

3 min read

Khanfarkhan.com – tahukah anda fungsi dari cek dan bilyet giro dan seperti apa bentuk dari cek dan bilyet giro !

Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan secara jelas mengenai definisi cek dan bilyet giro lalu bentuk cek dan bilyet giro, kemudian terdapat perbedaan antara cek dan bilyet giro karena cek ini banyak sekali jenis-jenis nya mungkin ada dari teman-teman yang belum mengetahui langsung saja simak penjelasan berikut ini.

 

Pengertian Cek

Definisi cek merupakan sebuah surat tidak bersyarat  kepada bank dalam rangka membayar sejumlah uang yang tertera di dalam cek. Ketika cek diserahkan kepada petugas bank, pembawa dan pemilik cek akan mendapatkan uang sejumlah yang tertera pada cek tersebut.

Surat perintah membayarkan uang berlaku sebagi cek harus membayar uang berlaku sebgai cek sebelumnya harus memenuhi syarat yang berlaku seperti , nama perorangan atau  nama perusahaan yang lengkap dengan alamat yang jelas dan dicantumkan pada lembaran cek.

 

Baca Juga : Pengertian, Jenis serta Perbedaan Uang Giral dan Uang Kartal

 

A. Jenis-Jenis cek

Ada beberapa jenis cek yang biasa digunakan dalam transaksi perusahaan antara lain:

1. Cek Atas Nama

Jenis cek ini ialah cek yang diterbitkan atas nama perorangan atau badan hokum yang tertera didalam cek tersebut.

Pengertian, Jenis-Jenis Serta Contoh Cek dan Bilyet Giro PerusahaanGambar Cek Atas Nama

 

2. Cek Atas Unjuk

Jenis cek ini ialah kebalikan dari cek  atas nama karena didalam cek tertulis nama perorangan ataupun nama badan hukum.

Pengertian, Jenis-Jenis Serta Contoh Cek dan Bilyet Giro Perusahaan

Gambarr Cek Atas Unjuk

 

Baca Juga : Pengertian, Jenis Dan Tujuan Valuta Asing Beserta Contohnya

 

3. Cek Mundur

Jenis cek ini ialah cek yang mencantumkan tanggal penarikanya pada massa yang akan datang. Cek ini tidak bisa dicairkan atau pun dibayarkan sebelum tanggal yang tercantum.

Pengertian, Jenis-Jenis Serta Contoh Cek dan Bilyet Giro Perusahaan

Gambar Cek Mundur

 

4. Cek Silang

Jenis cek ini ialah cek yang dipokok kiri diberi tanda yaitu dua tanda garis sejajar, berarti cek tersebut tidak dapat ditarik kecuali dengan pemindahbukuan.

Pengertian, Jenis-Jenis Serta Contoh Cek dan Bilyet Giro Perusahaan

Gambar Cek Silang

 

5. Cek Kosong

Jenis cek kosong  atau blank cheque ialah cek yang penarikanya melebihi saldo yang ada.

Pengertian, Jenis-Jenis Serta Contoh Cek dan Bilyet Giro Perusahaan

Gambar Cek Kosong

 

 

B. Syarat Syarat Formal Cek

Yang perlu diperhatikan agar cek dapat digunakkan sebagai fungsinya adalah sebagai  berikut:

  1. Nama “Cek” harus terteran didalam teks
  2. Adanya perintah tidak bersyarat untuk membayarkan sejummlah uang tertentu
  3. Nama pihak yang harus membayar
  4. Tempat pembayaran yang akan disetujui
  5. Pernyataan tanggal beserta tempat cek ditarik
  6. Pernyataan tanda tangan orang yang mengeluarkan cek

 

Baca Juga :

  1.  Inilah 12 Contoh Bukti Transaksi Perusahaan
  2. Pengertian dan Fungsi Bukti Transaksi Serta 5  Manfaatnya

 

C. Hal yang harus diperhatikan Penggunaan Cek

  1. Penarik harus menyediakan dana yang cukup dalam rekening gironya pada saat cek ditunjukan kepada bank tertarik.
  2. Kadaluarsa cek dihitung setelah lewat waktu 6 (enam) bulan, dimulai dari tanggal berakhirnya tenggang waktu penawaran dan tenggang waktu pengunjukan cek adalah 70 hari dimulai dari tanggal penarikan
  3. Ketika cek ditunjukan dan ternyata dananya tidak mencukupi maka dikategorikan sabagai cek kosong
  4. Ketika cek disetorkan setelah kadaluarsanya dananya tidak mencukuoi tidak dikategorikan sebagai cek kosong.
  5. Jika terdapat perubahan maka harus ditandatangani oleh pemilik rekening.
  6. Jika terdapat perbedaan dalam penulisan huruf dan angka pada cek maka yang berlaku adalah jumlah yang ditulis lengkap dalam huruf.

Pengertian, Jenis-Jenis Serta Contoh Cek dan Bilyet Giro Perusahaan

 

Bisa kah cek dibatalkan ?

Untuk dapat membatalkan cek bias dilakukan oleh si pemilik rekening berakhirnya tenggang waktu pengunjukan yang bias dilakukan dengan suatu surat pembatasan yang ditunjukan kepada bank, dengan syarat memuat informasi mengenai nomer cek nilai nominal, tanggal penarikan dan tanggal mulai berlakunya pembatasan.

 

Baca Juga : (Enam) Kriteria Uang Sebagai Alat Pembayaran 

 

Pengertian Bilyet Giro

Bilyet giro merupakan surat  perintah dari pemilik giro nasabah kepada bank sebagai badan yang mengelola dan memelihara giro tersebut untuk memindahkan bukukan sejumlah uang dari rekening pemohon terhadap pihak penerima yang namanya disebutkan atau nomor rekening yang tertulis.

Terdapat beberapa syarat yang berlaku agar pemindahbukuan bilyet giro bias dilakukan:

  1. Di surat cek tertulis “bilyet Giro” dan nomor seri
  2. Surat harus berisi perintah tak bersyarat yang jelas untuk memindahbukukan sejummlah uang yang tertulis di bilyet giro atas  beban rekening yang bersangkutan.
  3. Terdapat nama bank penerima dana
  4. Terdapat nama bank yang harus membayar (tertarik)
  5. Besar dana dalam angka dan huruf
  6. Penyebutan tanggal dan temoat cek dikeluarkan
  7. Tanda tangan atau cap perusahaan.

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan jika menggunakan Bilyet  Giro.

  1. Tanggal efektif adalah tanggal mulai berlakunya pemerintah untuk pemindahbukuan yang harus berada dalam tenggang waktu penawaran.
  2. Tenggang waktu penawaran Bilyet Giro yaitu 70 hari terhitung sejak tanggal penarikan.
  3. Sebelum tanggal efektif (sebelum tanggal penarikan) bilyet giro sudah harus ditawarkan kepada bank, tanpa memperhatikan jumlah dana yang ada dalam rekening penarik.
  4. Penerimaan bilyet giro setelah tanggal berkhirnya tenggang waktu penawaran oleh bank dapat dilaksanakan perintahnya selama dananya tersedia atau tidak dibatalkan oleh penarik.
  5. Setelah lewat waktu 6 bulan, dumulai dari tanggal berakhir tenggang waktu penawaran maka kadaluarsa bilyet giro akan dihitung.
  6. Jika tinggal efektif tidak ada maka tanggal penaikan dianggap berlaku sebagai tanggal efektif.
  7. Jika terdapat perubahan atau coretan ppada bilyet giro maka harus ditanda tangani oleh penerbit.

 

Bias kah bilyet giro yang sudah diterbitkan dapat dibatalkan ?

Pembatalah bilyet giro hanya bias dibatalkan jika telah berakhir tenggang waktu penawaran yang dapat dibuktikan dengan surat pembatalah yang berikan kepada bank tertarik dengan menyebutkan nomer bilyet giro tanggal penarikan dan jumlah dana yang dipindahkan.

 

Baca Juga : Pengertian, Jenis Bilyet Giro dan Cek serta Karakteristiknya 

 

Karakteristik Bilyet Giro

 Pengertian, Jenis-Jenis Serta Contoh Cek dan Bilyet Giro Perusahaan

 

Perbedaan antara Cek dengan Bilyet Giro

Cek

Bilyet Giro

Perintah bayar

Dibayar tunai

Dapat dipindah tangankan

Nama penerima dana belum terccantum

Mempunyai satu tanggal penarikan

Sebelum tanggal penarikan jatuh tempobisa diajukan ke bank

Pemindah Dana

Tidak bias dibayar tunai

Tidak bias dipindahtangankan

Nama penerima harus tercantum

Mempunyai satu tanggal efektif dan satu tanggal penarikan.

Tidak terdapat bilhyet giro mundur

Demikian pembahasan mengenai Pengertian, Jenis-Jenis Serta Contoh Cek dan Bilyet Giro Perusahaan semoga bisa menambah pengetahuan tersendiri bagi pembaca.

 

Artikel Lainya :

  1. 14 Jenis dan Tujuan Anggaran Perusahaan [Lengkap]
  2. 3 Jeni Jenis Akad Mudharabah dalam Syariah
  3. 10 Contoh serta Fungsi Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank Di Indonesia
  4. Pengertian, Ciri-Ciri dan Contoh Pasar Persaingan Sempurna [Kelebihan dan Kekurangan]

 

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *