Pengertian, Jenis Bilyet Giro dan Cek serta Karakteristiknya

2 min read

Khanfarkhan.com – Pada pembahasan kali ini  saya akan mencoba membahas mengenai perbedaan, pengertian, karakterisktik, jenis cek dan Bilyet giro. Berikut ini adalah penjelasan yang saya jelaskan secara lengkap dan terperinci.

 

Pengertian Cek

Cek merupakan sebuah surat tidak bersyarat dalam rangka membayar sejumlah yang yang tertera didalam cek yang ditunjukan kepada pemerintah. Pada saat cek sudah diserahkan kepada petugas bank, pemilik dan pembawa cek akan menerima sejummlah uang yang tertera di dalam cek tersebut.

Agar bisa memperoleh catatan yang lengkap disetiap lembaran-lembaran cek harus diberi nomer urut. Dalam pengisian cek sendiri bisa di ketik maupun tulis tangan.

Jika ternyata muncul kesalahan pada saat penulisan/pengisian  cek maka tulislah tanda “tidak berlaku atau void” berlaku juga untuk struknya, akan lebih baik disimpan dan jangan dibuang karena sebagai bukti.

 

Jenis-Jenis Cek

1. Cek atas unjuk

Cek atas unjuk ialah tidak tertulisnya nama perorangan ataupun nama badan.

Pengertian, Jenis Bilyet Giro dan Cek serta Karakteristiknya

2. Cek atas nama

Cek atas  nama ialah kebalikan dari cek atas unjuk  dimana cek yang diterbitkan atas nama perorangan atau badan hukum yang tertera/tertulis di dalam cek tersebut.

Pengertian, Jenis Bilyet Giro dan Cek serta Karakteristiknya

 

3. Cek Silang

Cek silang merupakan cek yang dipokok kiri diberi dua tanda yakni tanda garis sejajar, yang artinya cek tersebut tidak bisa ditarik kecuali dengan pemindahbukuan.

Pengertian, Jenis Bilyet Giro dan Cek serta Karakteristiknya

 

4. Cek Mundur

Cek mundur merupakan adanya tanggal penarikanya dimasa yang akan datang. Untuk jenis cek ini tidak dapat dicairkan  atau dibayarkan sebelum tanggal yang tertera dalam cek tersebut.

Pengertian, Jenis Bilyet Giro dan Cek serta Karakteristiknya

 

5. Cek Kosong

Sebutan lain daari cek kosong ini ialah cheque artinya cek yang melebihi saldo yang ada.

Pengertian, Jenis Bilyet Giro dan Cek serta Karakteristiknya

 

Syarat-syarat Formal Cek

  1. Nama “Cek” harus tertera dalam teks
  2. Terdapat perintah tidak bersyarat untuk membayarkan sejumlah uang tertentu.
  3. Nama pihak yang harus membayar -tertarik-
  4. Tempat pembayaran yang akan dituju
  5. Pernyataan tanggal beserta tempat cek ditarik
  6. Peryataan tanda tangan orang yang mengeluarkan cek -tertarik-

 

Baca Juga: Pengertian, Contoh dan Ciri Ciri dari Pasar Monopolistik

 

Hal yang perlu diperhatikan penggunaan cek

  1. Jika terdapat perubahan/coretan maka harus ditandatangani oleh pemilik rekening
  2. Apabila ketika cek ditunjukan dan ternyata dananya tidak mencukupi, tidak termasuk  dalam cek kosong
  3. Pada saat cek ditunjuk kapada pihak bank tertarik Pihak penarik harus menyediakan dana yang cukup dalam rekening gironya.
  4. Setelah lewat waktu 6 (enam) bulan kadaluarsa cek baru akan dihitung, lalu dimulai tanggal berakhirnya tenggang waktu penawaran dan tenggang waktu pengunjukan cek yakni 70 hari terhiutng dari tanggal penarikan
  5. Jika ditemukan perbedaan dalam penulisan huruf dan angka pada cek, maka yang berlaku yakni jumlah nominal yang tertulis lengkap dalam huruf
  6. Apabila pada saat cek mulai disetorkan setelah kadaluarsa dananya tidak cukup, tidak termasuk dalam cek kosong

Pengertian, Jenis Bilyet Giro dan Cek serta Karakteristiknya

Penyebab dibatalkanya  Sebuah Cek

Terjadinya pembatalan cek hanya dapa dilakukan oleh si pemilik rekening ketika sudah berakhirnya waktu pengunjukan yang bisa dilakukan dengan suatu surat pembatalan yang ditunjuk terhadap bank (tertarik), tanggal penarikan dan tanggal mulai berlakunya pembatalan dengan syarat memuat informasi mengenai nomer cek.

Pengertian, Jenis Bilyet Giro dan Cek serta Karakteristiknya

 

Pengertian Bilyet Giro

Bilyet giro merupakan sebuah surat perintah dari pemilik nasabah kepada bank karena bank yang mengelola dan memelihara giro tersebut dengan memindahbukukan sejumlah uang dari rekening pemohon kepada pihak penerima yang namanya disebutkan atau nomor rekening yang tertulis.

Terdapat syarat-syarat agar pemindahbukuan bilyet giro bisa dilakukan yakni sebagai berikut:

  1. Didalam surat cek tertulis perkataan “Bilyet Giro” dan nomor seri
  2. Surat harus berisi perintah tak bersyarat yang jelas untuk memindahbukukan sebesar nominal yang tertulias dalam bilyet giro atas beban rekening yang bersangkutan.
  3. Tertera nama bank yang harus membayar (tertarik)
  4. Tertera nama bank penerima dana
  5. Penyebutan tanggal dan tempat cek dikeluarkan
  6. Jumlah dana dalam bentuk huruf dan angka
  7. Tertera tanda tangan atau cap perusahaan

 

Baca Juga : Inilah 12 Contoh Bukti Transaksi Perusahaan

 

Tahap-tahap dalam penggunaan Bilyet Giro

  1. Untuk waktu penawaran bilyet giro ialah 70 hari, terhitung sejak tanggal penarikan dilakukan.
  2. Tanggal efektif merupakan tanggal mulai berlakunya perintah langsung untuk pemindahbukuan yang harus terdapat dalam masa tenggang waktu penawaran.
  3. Bilyet giro harus sudah ditawarkan kepada bank sebelum tanggal penarikan (sebelum tanggal efektif) dan tidak memperdulikan ada atau tidaknya dana didalam rekening penarik.
  4. Bilyet giro baru akan dilaksanakan perintahnya ketika Bilyet giro yang diterima sesudah tanggal berakhirnya tenggang waktu penawaran oleh bank dan selama dananya tersedia atau tidak dibatalkan oleh penarik.
  5. Setelah lewat waktu 6 bulan kadaluarsa bilyet giro baru akan dihitung, simulai dari tanggal berakhhir waktu penawaran.
  6. Tanggal penaikan akan dianggap berlaku sebagai tanggal efektif jika tanggal efektif tidak ada
  7. Apabila adanya sebuah perubahan atau coretan dalam bilyet giro maka harus ditanda tangani oleh penerbit

 

Penyebab dibatalkanya bilyet giro

Terjadinya pembatalan bilyet giro baru bisa terjadi ketika sudah berakhir tenggang waktu penawaran yang akan terbukti dengan surat pembatalan yang ditunjuk kepada bank tertarik dengan menyebutkan nomer bilyet giro tanggal penarikan dan jumlah dana yang dipindahkan.

 Pengertian, Jenis Bilyet Giro dan Cek serta Karakteristiknya

Perbedaan Cek dan Bilyet Giro

CekBilyet Giro
Perintah bayarPemindahan dana
Dapat dibayar tunaiTidak dapat dibayar tunai
Dapat dipindahtangankanTidak dapat dipindahtangankan
Nama penerima dana belum/tidak tercantumNama penerima harus tercantum
Mempunyai satu tanggal penarikanMempunyai satu tanggal efektif dan satu tanggal penarikan
Sebelum tanggal penarikan jatuh tempo dapat dijukan ke bankTidak ada bilyet giro mundur

 

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian, Jenis Bilyet Giro dan Cek serta Karakteristiknya  Semoga dengan penjelasan diatas bisa membantu  anda dan menambah wawasan anda.

 

Kunjungi Juga :

  1. Pengertian dan Contoh Kasus Return On Investmen [Lengkap]
  2. 10 Manfaat dan Cara Perhitungan Pendapatan Nasional
  3. 14 Contoh Kwitansi Kosong Pembayaran dan Ketentuanya
  4. [terbaru]13 Contoh Bentuk Kwitansi Pembayaran

 

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *