6 Komponen dan Contoh Sistem Informasi Akuntansi (SIA)

3 min read

Pengertian, Fungsi dan Tujuan Sistem Informasi Akuntansi

Komponen Sistem Informasi Akuntansi – Sistem Infornasi Akuntansi sebenarnya masih berkaitan dengan  perkembangan tehnologi informasi. Sistem akuntasi ialah metode dan prosedur untuk mencatat  dan melaporkan informasi keuangan yang disediakan bagi perusahaan atau organisasi bisnis.

Diterapkanya sistem akuntansi dalam perusahaan besar sangatlah kompleks. Manfaat utama dari sistem buatan tangan manusia yaitu untuk menyederhanakan cara kerja yang membutuhkan ketelitian besar sehingga dapat meminimalisir terjadinya kesalahan.

Pengertian Sistem Informasi Menurut para ahli

  • Menurut Hanif Al-Fatta (2009 : 9)

Sistem informasi merupakan suatu kumpulan data yang terorganisasi beserta tata cara penggunaanya yang mencakup lebih jauh dari pada sekedar penyajian.

  • Menurut Erwan Arbie (2002 : 35)

Sistem informasi merupakan sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelola transaksi harian , membantu dan mendukung kegiatan operasi, bersifat manajerial dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

 

Komponen Sistem Informasi

Sistem informasi dapat dikategorikan dalam empat bagian yaitu;

  • Sistem Informasi Manajemen

Adalah perencanaan sistem bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia untuk memecahkan  masalah-masalah yang ada.

  • Sistem Pemrosesan Transaksi

Adalah sebuah sistem yang menjalankan dan mencatat transaksi setiap hari guna diperlukan untuk menjalankan bisnis yang merupakan bagian dari sistem informasi tersebut.

  • Sistem Informasi Eksekutif

Adalah jenis manajemen informasi agar memudahkan dalam pembuatan keputusan yang dibutuhkan eksekutif senior terhadap informasi  terkait tujuan organisasi.

  • Sistem Pendukung Keputusan

Adalah sebuah sistem komputer yang mengelola data yang ada menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang tepat.

 

Komponen Sistem Informasi Akuntansi

1. Blog Masukan (input Block)

Masukan merupakan sebuah data yang masuk kedalam sistem akuntansi dan juga media lalu metode yang dipakai untuk memasukkan data tersebut kedalam sebuah sistem. Komponen masukan sendiri tersiri dari transaksi, pernyataan, permintaan, pesan dan juga perintah.

Pada hakikatnya data haruslah mengikuti aturan yang mengenai indentifikasi, otoritas, tata letak serta pengolahanya. cara agar bisa memasukan masukan kedalam sebuah sistem dapat berupa tulisan tangan formulir kertas, pengenalan fisik seperti sidik jadi, lalu papan ketik dan lain-lain.

Contoh:

Dalam sistem akuntansi untuk mendapatkan laporan pernjualan per jenis prosuk, baik transaksi penjualan dan retur penjualan adalah masukan. tanggal transaksi, kuantitas, jenis produksi, harga jual satuan nama pelanggan adalah masukan yang dimasukkan kedalam sistem akuntansi agar bisa menghasilkan sebuah informasi penjualan per jenis produk.

2. Blok Model (Model Block)

Model Block terdiri dari logico-mathematical model yang mengolah masukan data yang tersimpan dengan berbagai macam cara supaya bisa memproduksi hasil yang dikendaki atau keluaran. Dan menjawab pertanyaan atau bisa juga meringkas atau menggambungkan data menjadi sebuah laporan yang ringkas.

Contoh:

pengelolaan data pendapatan serta biaya agar memperoleh laporan laba/rugi memperlukan logico-mathermatrical model sederhana berikut:

Laba = Pendapatan – Biaya

3. Blog Keluaran (Output Block)

Produk yang berasal dari sistem informasi ialah output yang berupa informasi bermutu dan dokumen diperlukan untuk seluruh tingkat manajemen dan semua pemakai informasi, baik pemakai informasi ekstern maupun intern.

Keluaran dari sistem akuntansi bisa berupa faktur, surta order pembelian, laporan pelaksanaan anggaran, pesan, perintah dan juga hasil pengambilan keputusan.

4. Blog Teknologi (Teknology Block)

Teknologi adalah suatu alat penunjang sistem informasi akuntansi. teknologi bisa menangkap masukan, menyimpan, menjalankan model dan mengakses data, serta menghasilkan data keluaran kemudian mengendalikan semua sistem. Didalam sebuah sistem akuntansi berbasis computer, teknologi dapat digolongkan menjadi 3 komponen yakni: Komponen ekternal telekomunikasi, komputer penyimpanan data dan perangkat lunak.

5. Blog Basis Data (Data Base Block)

Data Base Block adalah sebuah tempat untuk menyimpan data yang dipakai untuk melayani keperluan pemakai informasi. Basis data sendiri terbagi mejadi dua yakni secara fisik dan secara logis. Kalau data secara fisik ialah lewat media menyimpan data seperti diker, pita magnetik kaset dan lainya. Sedangkan untuk data logis ialah bagaimana struktur penyimpanan data dengan begitu memahami ketepatanm ketelitian dan relevansi penyajian informasi guna memenuhi kebutuhan si pemakai.

6. Blog Pengedalian (Control Block)

Semua informasi yang berhubungan harus menerima perlindungan dari bencana, ancaman seperti kebakaran, penggelapan, kecurangan, ketidakefesienan, sabotase serta kemungkinan buruk lainya.

Terdapat beberapa langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengendalikan sistem informasi ialah:

  • Pemakaian sistem pengelolaan catatan
  • Pelaksanaan pengendalian akuntansi
  • Perluasan rancangan induk sistem informasi
  • Pembuatan rencana darurat
  • Pernerapan prosedur pemilihan karyawan
  • Pengamanan bencana

 

Fungsi Utama Sistem Informasi Akuntansi

  • Menerima data transaksi pada dokumen-dokumen sumber.
  • Mencatat dan membuat bukti transaksi kedalam jurnal sesuai keadaan yang sebenarnya. Agar pihak manajemen dan pihak eksternal perusahaan dapat meninjau kembali hal-hal yang terjadi.
  • Meningkatkan proses perencanaan yang efektif.
  • Memperbaiki produktivitas dalam aplikasi pemeliharaan sistem.
  • Mencegah dan memahami dampak ekonomis dari sistem informasi dan tehnologi terbaru.
  • Terjaminya ketrampilan dan kualitas dalam memanfaatkan informasi yang ada.

 

Tujuan Sistem Informasi Akuntansi

  • Membantu fungsi manajemen suatu organisasi/perusahaan, sebab pertanggung jawaban pihak manajemen untuk menginformasikan penggunaan sumber daya yang ada dalam mencapai tujuan dalam organisasi tersebut.
  • Membantu manajemen dalam pengambilan keputusan, sebab sistem informasi memberikan informasi yang diperlukan oleh pihak manajemen agar dapat bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan.
  • Membantu kegiatan operasi perusahaan rutin perhari. Dengan adanya sistem informasi pekerjaan akan lebih efektif dan efesien.

 

Bagan Subsistem Input dan Output

Pengertian, Fungsi dan Tujuan Sistem Informasi Akuntansi

Sekian penjelasan mengenai 6 Komponen-Komponen dan Contoh Sistem Informasi Akuntansi (SIA) di atas, saya menyimpulkan bahwa sistem informasi akuntasi selalu berkaitan dalam kegiatan keuagan maupun non keuangan sehingga akan menjadi informasi yang memenuhi kebutuhan pemakainya.

 

 

Artikel Lainya :

  1. Perlakuan Akuntansi dan Pelaporan Saham
  2. Pengertian, Tujuan dan Negara Penganut Sistem Ekonomi Komando (Sosialis)
  3. Pengertian, Jenis dan Sistem Kliring dalam Akuntansi
  4. 10 Point Penjelasan Standar Auditing PSA.01 (SA Seksi 150)

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *