Pengertian dan Tujuan Penyelenggaraan Rapat  Umum Pemegang Saham

2 min read

Pengertian dan Tujuan dalam Penyelenggaraan Rapat  Umum Pemegang Saham

Khanfarkhan.com – Rapat  Umum Pemegang Saham – Ialah pemegang kekuasaan tertinggi dalam perseroaan terbatas dan seluruh pemegang wewenang yang tidak  diberikan ke  dewan direksi dan koisaris.

Pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan mengenai Rapat umum pemegang saham yang memiliki hubungan dengan RUPS luar biasa atau tahunan secara detail.

 

Pengertian Rapat Umum Peemegang Saham

Rapat umum pemegang saham ialah sebuah bagian atau organ perseroaan yang mempunyai wewenang atau kewenangan yang tidak diberikan kepada direksi ataupun dewan komisaris untuk batas  yanng sudah ditetapkan oleh anggaran dasar negara serta undang-udang negara.

Disini yang dimaksud dengan wewenang dan kewenang yang tidak diberikan untuk direksi ataupun dewan komisaris, wewenang tersebut antara lain:

  1. Menyepakati terjadinya perpanjangan jangka waktu berdirinya perseroaan terbatas
  2. Memberhentikan dan juga mengangkat aggota direksi ataupun dewan komisaris
  3. Menyepakati jika mengajukan permohonan agar perseroaanya dinyatakan pailit
  4. Menyetujui peggabungan, peleburan dan pengembalian atau pemisahan
  5. Dan juga membubarkan perseroaan

 

Penyelenggaraan RUPS

Pelaksanaan RUPS bisa dilakukan dengan dua jenis yakni RUPS tahunan dan RUPS lainya. RUPS tahunan ialah kewajiban dalam penyelenggaraan rapat umum dalam jangka waktu paling lambat 6 bulan setelah tahun buku berakhir.

Adanya  sebuah perjanjian yang terjadi dalah hal RUPS yang berupa pengajuan seluruh dokumen laporan tahunan oleh perusahaan tersebut.

Kemudian untuk RUPS lainya bisa dilaksanakan di setiap waktu menyesuaikan dengan kebutuhan ataupun kepentingan  perseroaan tersebut.

Sesuai permohonan saru orang atau lebih pemegang saham bahwa penyelenggaraan RUPS akan dapat dilakukan dengan mewakiliki sepersepuluh (1/10) atau lebih dari jumlah seluruh saham yang dimiliki, dan juga harus berdasarkan Surat Tercatat Direksi dengan alasan lalu disampaikan untuk Dewan Komisaris.

Waktu paling lambat 15 hari direksi wajib sudah melakukan pemanggilan RUPS tehitung dari permohonan penyelenggaraan RUPS yang sudah diterima. Pihak pemegang saham harus mengajukan ulang permohonan penyelenggaraanya terhadap Dewan Komisaris tertentu apabila tidak segera dilakukan pemanggilan RUPS.

RUPS akan baru dilaksanakan, untuk perseroaan terbuka ditempat kedudukan bursa dimana kedudukan bursa tersebut adalah saham perseroaan yang dicatatkan, termasuk juga dalam cakupan wilayah negara republik Indonesia.

 

Baca Juga : 12 Contoh dan Format Surat Pengunduran Diri (Resign) terbaik 2018

 

Hal-Hal yang dibahas dalam RUPS

Dalam pelaksaan RUPS yang diselenggarakan oleh pihak Direksi dapat membahas mengenai masalah sebagai berikut :

  1. Penyelenggaraan RUPS sesuai penetapan ketua pengadilan negri dan hanya boleh membahas tentang mata acara rapat berdasarkan yang sudah ditetapkan oleh ketua pengadilan negri.
  2. Yang berkaitan mengenai alasan permintaan dari pihak pemegang saham, dan juga acara  rapat lainya dilihat sangat perlu oleh direksi, yang berdasarkan dengan pengadilan RUPS tersebut.
  3. Dilain sisi, diskusi atau pembahasan masalah yang dibahas dalam RUPS yang diselenggarakan oleh dewan komisaris ialah mengenai suatu masalah yang berkaitan terhadap alasan dimintanya RUPS tersebut.

Apabila seluruh pemegang saham hadir dalam rapat umum atau bisa yang  mewakili dan seluruhnya sepakat diadakanya RUPS dengan pembahasan suatu agenda tertentu, sehingga RUPS akan bisa dilaksanakan dimanapun, dengan memastikan jika lokasi untuk penyelenggaraan berada dalam cakupan wilayah negara republik indonesia.

Bila sudah disetujui bersama makan dalam RUPS akan dapat mengambil keputusan. Untuk setiap saham  yang diterbitkan akan mempunyai hak suara, kecuali mengenai anggaran dasar.

Tetapi hak suara tersebut tidak berlaku dalam hal berikut ini :

  • Saham induk yang sudah dikuasai oleh anak perusahaan secara langsung ataupun tidak langsung
  • Saham perseroaan yang dikuasai sendiri oleh perseroaan terbatas
  • Saham perseroaan yang dikuasai oleh perseroaan lain yang sahamnya secara tidak lanngsung atau langsung sudah dimiliki oleh perusahaan tersebut.

 

Tujuan Rapat Umum Pemegang Saham

Dengan dilaksanakanya rapat umum pemegang saham tahunan pastinya ada sebuah tujuan  yakni untuk menyetujui laporan perseroaan terbatas yang isinya antara lain :

  1. Laporan atas kegiatan perseoraan
  2. Laporan pelaksanaan sebagai tanggung jawab lingkungan dan sosial
  3. Laporan keuangan yang meliputi atas laporan laba rugi tahun buku yang bersangkutan, laporan arus kas, neraca akhir tahun buku barus dalam perbandingan  dengan tahun buku sebelumnya, laporan perubahan modal, sertta catatan atas laporan keuangan dari data tersebut.
  4. Tunjangan serta gaji untuk pada anggota direksi dan dewan komisaris untuk tahun baru lampau.
  5. Nama anggota dewan komisaris dan direksi.
  6. Laporan atas tugas pengawasan yang sudah dilakukan oleh dean komisaris selama tahun buku yang baru lampau
  7. Beberapa rincian mengenai timbulnya masalah selama tahun buku yang mempengaruhi selama kegiatan usaha perseoraan tersebut

 

Demikianlah tadi  penjelasan mengenai  Pengertian dan Tujuan dalam Penyelenggaraan Rapat  Umum Pemegang Saham semoga dengan penjelasan diatas dapat membantu anda dan menambah wawasan anda. Terimakasih atas kunjunganya.

 

Kunjungi Juga :

  1. Pengertian, Manfaat, Kekurangan dan Kelebihan Joint Venture
  2. Pengertian dan Jenis-Jenis Inkaso Beserta Prosedur dan Mekanisme
  3. 4 Jenis Jenis Anjak Piutang (Factoring) beserta Contoh Perusahaan [Lengkap]
  4. 2 Contoh Metode Pencatatan Kas Kecil Imprest dan Fluktuasi

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *