Pengertian dan Metode Depresiasi serta Cara Menghitungnya

3 min read

Pengertian dan Metode Depresiasi serta Cara Menghitungnya

Khanfarkhan.com – kali ini saya akan membahas mengenai depresiasi, bukan depresiasi ganguan jiwa nya, tetapi depresiasi yang didalam akuntansi yang biasa disebut dengan penyusutan.

Depresiasi ini berkaitan dengan aset yang ada dan dimiliki oleh perusahaan dan memiliki nilai dan manfaat lebih dari satu periode, dengan alasan pemakaian aset tetap tersebut dimana kemampuan potensial dari aset tersebut dapat berkurang.

Sehingga harus adanya pengalokasian sepanjang umur dan biaya-biaya perolehan aset tetap tersebut secara sistematis. Untuk lebih lengkapnya mari simak penjelasan dibawah ini

 

Pengertian Depresiasi

Pengertian Depresiasi ialah sebuah Metode dimana pemakaianya untuk mengalokasikan biaya dari aset tetap guna menyusutkan nilai dari aset tetap. Sebelum melakukan pengalokasian aset tetap , ada baiknya untuk mengetahui apa saja yang menjadi pertimbangan  dari perusahaan dalam mengalokasikan nilai asaet tetap sebagai biaya depresiasi

Penyusutan (depresiasi) ialah sebuah taksiran mengenai penurunan jasa potensial dari aktiva selama umurnya. Bila diperjelas bahwa penyusutan tidak dipakai dalam menyatakan penurunan nilai pasar atau perubahan fisik.

Istilah ini dipakai untuk aktiva tetap seperti : mesin, gedung, peralatan dsb. Untuk biaya yang dialokasian dalam penyusutan harus adanya pengukuran aset tetap harus secara sistematis dengan nilai aset dari aset tetap yang akan akan di depresiasikan selama perkiraan periode manfaat aset sebagai pertimbangan.

 

Metode Depresiasi (Penyusutan)

Didalam metode depresiasi ada metode yang biasa dipakai oleh pihak  perusahaan harus mencerminkan perkiraan pola penggunan aset. Disi dijelaskan bahwa ada tiga metode depresiasi yang umum dipakai dala suatu perusahaan, antara lain :

 

A. Metode Berdasarkan Faktor Waktu

1. Metode Garis Lurus

Dalam metode ini akan didapatkan pembebanan yang konstan selama manfaat  dari aset ini seagai aset yang paling sederhana. Penggunaan metode ini, dimana biaya depresiasi dihitung dengan mengalokasikan nilai aset yang didepresiasikan selagi masa manfaat aset secara sama untuk setiap periodenya.

Rumus Perhitungan Metode Garis Lurus

Biaya Depresiasi = (Biaya Perolehan Aset – Nilai Residu) / (Masa Manfaat Aset)

 

Contoh Soal dan Jawaban :

Biaya Perolehan Aset yakni: Rp 130.000.000

Nilai Residu yakni : Rp 15.000.000

Masa Manfaat  Aset yakni 5  tahun

Biaya Depresiasi = (Rp 130.000.000 – Rp 15.000.000) / (5 tahun) = Rp 23.000.000

Sehinga jurnal penyesuaian untuk biaya depresiasi yakni :

Biaya Depresiasi                              Rp 23.000.000

            Akumulasi Depresiasi                                             Rp 23.000.000

Dengan adanya metode ini dapat membuat nilai buku suatu aset yang bisa mengalami penurunan yang konstan, nilai buku antara nilai akumulasi depresiasi dengan biaya perolehan

 

2. Metode Pembebanan Menurun

Dengan adanya metode ini bisa menghasilkan biaya depresiasi yang terus menurun selama masa manfaatnya. Bila dipahami lebih  lanjut bahwa di tahun-tahun awal biaya depresiasinya teryata lebih tinggi dan pada akhir  tahun biaya depresiasinya menjadi rendah.

Metode ini terbagi lagi menjadi dua yakni metode saldo menurun dan metode jumlah angka.

  • Metode Jumlah Angka Tahun

Untuk menentukan  biaya depresiasi bisa memakai metode ini yakni dengan mengalihkan biaya depresiasi terhadap fraksi tahun yang menjadi tarif pembebanan depresiasi.

Tarif Pembebanan Depresiasi ialah sebuah rasio denominatornya ialah jumlah tahun penggunaan aset.

Contohnya : aset dengan masa manfaat 5 tahun jadi deniminator 15 (5+4+3+2+1) dan numeratornya ialah total sisa pada awal tahun yang belum didepresiasi. Maka ketemu fraksi depresiasinya ialah 5/15, 4/15, 3/15, 2/15, 1/15.

 

Rumus metode  Jumlah Angka Tahun

Biaya Depresaisi = Fraksi Depresiasi x (Nilai Perolehan Aset – Nilai Residu)

Contoh soal dan jawaban

Misalkan berakhirnya pencatatan beban pada tahun ketiga, maka bisa dihitung dengan cara berikut ;

Biaya Depresiasi = 3/15 x (Rp 130.000.000 – Rp 15.000.000) =3/15 x Rp 105.000.000 = Rp 23.000.000

Jadi, biaya dari depresiasi di tahun ke dua dimasukan kedalam jurnal penyesuaian sebagai berikut:

Biaya Depresiasi                        Rp 23.000.000

      Akumulasi Depresiasi                                             Rp 23.000.000

 

  • Metode Saldo Menurun

Yakni dengan membebankan nilai  yang lebih tinggi di awal tahun dan secara gradual akan semakin berkurang pada akhir  tahun.

Dengan metode ini bisa mencari biaya depresiasi yakni dengan memberikan pengalihan dari nilai buka aset dengan tarif depresiasi, tarif ini dinyatakan dengan presentase.

Biasanya  denga tarif presentase metode ini menjadi dua kali lipat  dan tarif garis lurus.

Contohnya : Masa 5 tahun memiliki tarif 40% yakni dua kali lipat dari tarif garis lurus 1/5 atau 20%.

Rumus Saldo Metode Menurun yakni sebagai berikut ;

 Biaya Depresiasi = Nilai Buku Awal Tahun x Tarif Saldo Menerus

 

Contoh perhitungan :

 Biaya Depresiasi = Rp 120.000.000 x 40% = Rp 48.000.000

Maka Pencatatan beban di tahun kedua di catat di jurnal penyesuaian yakni sebagai berikut :

Biaya Depresiasi                        Rp 48.000.000

      Akumulasi Depresiasi                                             Rp 84.000.000

 

Baca Juga : Pengertian dan Contoh Soal LIFO, FIFO, AVERAGE dan HPP dengan 2 Pencatatan

 

B. Metode Berdasarkan Faktor Pemakaian

1. Metode Jam Jasa

2. Metode Unit Produksi

Dengan metode ini  pembebanan tidak melihat  dari  waktu penggunaan aset, namun dilihat dari produtifitas atau  penggunaan aset. Input yang didapat atau output ialah menentukan umur aset yang akan didepresiasiskan.

Rumusuan Metode Unit Produksi, yakni  sebagai berikut :

Biaya Depresiasi = ((Biaya Perolehan Aset – Nilai Residual) x Jam pengggunaan) / (Estimasi  jam penggunaan total)

 

Misalkan , sebuah aset dipakai  selama 4000 jam, sehingga perhitunganya

Biaya Depresiasi = ((Rp 120.000.000 – Rp 15.000.000) x 4000) / 40.000 = Rp 10.500.000

Jadi berdasarkan perhitungan diatas pencatatan didalam jurnal penyesuaian sebagai berikut :

Biaya Depresiasi                              Rp 10.500.000

            Akumulasi Depresiasi                                             Rp 10.500.000

 

C. Metode Tarif Kelompok dan Tarif Gabungan

1. Penyusutan Kelompok

2. Penyusutan Gabungan

D. Metode Berdasarkan Faktor Lainya

1. Metode Anuitas

2. Metode Dana yang dialihkan

 

Faktor Faktor yang Menentukan Biaya Penyusutan

Yang menjadi faktor dan mempengaruhi penyusutan dan perlu diperhatikan untuk menentukan biaya penyusutan antara  lain :

a. Harga Pokok Aktiva

Dijelaskan bahwa semua pengeluaran untuk memiliki aktiva sampai aktiva tersebut siap untuk dipakai. Tak lupa juga kapitalis yang dilakukan apabila aktiva sudah dipakai.

b. Nilai Sisa

Dijelaskan bahwa nilai sisa ialah sebuah nilai yang diinginkan bisa terwujud ketika aktiva tersebut tak bisa dipakai lagi.

c. Taksiran Umur Ekonomis

Taksiran umur ekonomis dari  suatu aktiva dalam suatu periode waktu dengan dikelompukkan, satuan atau  unit jam kerja. Pemakai lah yang mempengaruhi taksiran ini kebijakan yang laksanakan perusahaan pada saat perbaikan aktiva.

Ketika umur ekonomis ditaksir perusahaan, diperlukanya pertimbangan penyebab dari keausan fisik (aus, kerusakan atau hancur) atau  kekuasaan fungsional (tidak bisa memenuhi kebutuhan, perubahan kemajuan tehnologi dan perubahan permintan)

Jadi bila disimpulkan bahwa penyusutan merupakan sebuah taksiran, dimana ketetapanya ditentukan dari ketiga faktor  diatas.

 

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian dan Metode Depresiasi serta Cara Menghitungnya semoga dengan penjelasan diatas bisa menambah wawasan bagi anda. Terimakasih jangan lupa kunjungi artikel  kami lainya yaaa

 

Kunjungi Juga :

  1. Penyusutan Metode Garis Lurus, Saldo Menurun dan Jumlah Angka Tahun [Lengkap]
  2. Pengertian, Jenis dan Sistem Kliring dalam Akuntansi
  3. Pengertian, Jenis dan Instrumen Pasar Uang dalam Perekonomian
  4. Pengertian, Jenis dan Manfaat  Leasing Menurut Ahli [Lengkap]

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *