Contoh Soal Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan [Lengkap]

4 min read

 

 Cara Pencatatan Jurnal Penyesuaian Perusahaan Dagang – Tentunya anda sudah tidak asing lagi mendengar mengenai jurnal penyesuaian, jurnal ini sangat dibutuhkan ketika akan menyusun laporan keuangan sebuah perusahaan.

Dalam kesempatan kali ini saya akan memberikan contoh transaksi perusahaan mengenai jurnal penyesuaian perusahaan dagang dan perusahaan jasa lengkap dengan penjelasanya

 

Pengertian Ayat Jurnal Penyesuaian

Ayat jurnal penyesuaian merupakan ayat yang umunya dibuat ketika akhir periode akuntansi, jurnal ini dibutuhkan untuk menyesuaiakan saldo perkeiraan tertentu sehingga dapat mencerminkan saldo yang sesungguhnya pada saat akhir peridoe akuntansi.

 

Perkiraan yang disesuaikan

Terdapat beberapa perkiraan yang secara umum mengalami penyesuaian pada saat akhir periode yakni :

  1. Persediaan Barang Dagang (merchandise inventory)
  2. Persediaan Perlengkapan (supplies)
  3. Penyusutan Aktiva Tetap (depreciation of fixed assets)
  4. Biaya-biaya ymh Dibayar (accrued expenses)
  5. Pendapatan ymh Dibayar (accrued income)
  6. Biaya-biaya Dibayar Dimuka (prepaid expenses)
  7. Pendapatan Diterima Dimuka (uncarned income)
  8. Penaksiran Piutang Tak Tertagih (estimated of bad deby)
  9. Penyesuaian Saldio Kas di Bank dengan Rekening Koran dari Bank

 

9 Contoh Akun yang Memerlukan Jurnal Penyesuaian [Penjelasan]

Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan

Apabila kita lihat dari tujuan jurnal penyesuaian bisa dikatakan sebagai jurnal yang bisa lebih meyakinkan kebenaran suatu data. Oleh sebab itu, dilihat dari tujuanya, jurnal penyesuaian (adjustment journal) mempunyai dua tujuan, yakni 1) menunjukan realitas pada setiap perkiraan, khusunya perkiraan atas harta dan utang yang terdapat pada akhir periode dengan memperlihatkan jumlah sebenarnya, 2) memperlihatkan nominal pada setiap  perkiraan, perkiraan pendapatan dan beban di akhir periode yang memperlihatkan besarnya pendapatan serta  beban yang harus diakui.

Terdapat beberapa kondisi yang harus memerlukan adanya jurnal penyesuaian (adjustment journal) antara lain :

1. Transaksi yang sudah ada (terjadi) akan tetapi belum dicatat

a. Beban terutama (beban yang harus dibayar)

Misalnya : apabila pada akhir suatu periode, diketahui kalau terdapat beban yang harus dibayar maka transaksi tersebut wajib dicatat dalam jurnal penyesuaian (adjustment jurnal). Contoh soal, gaji karyawan di bulan Desember 2006, baru akan dibayarkan tanggal 3 januari 2007 sebesar Rp 3.500.000,00. Sehingga jurnal penyesuaian pada tanggal 31 Desember 2006 seperti dibawah ini :

Contoh Soal Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan [Lengkap]

b. Pendapatan yang masih harus diterima

Pada akhir periode yang masih memungkinkan terdapat sejumlah pendapatan jasa yang belum diterima pembayarannya. Contoh soal, diakhir periode pendapatan yang wajib diterima pembayaranya  sebesar Rp 4.000.000,oo sehingga jurnal penyesuaian tanggal 31 Desember sebagai berikut.

Contoh Soal Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan [Lengkap]

 

Untuk contoh kasus lainya, contoahnya sebuah perusahaan menerima bunga bank sebanyak dua kali dalam satu tahun, yakni pada 1 April  dan 1 Oktober sebanyak Rp 120.000,00  jadi sampai tanggal 31 Desember perusahaan itu masih harus menerima pendapatan bunga untuk 3 bulan Oktober, November, dan Desember yang harus diterima dengan begitu perlu dibuat penyesuaian

3/6 x Rp 120.000,00 = Rp 60.000,00

c. Penyusutan aktifa tetap

Aktifa tetap atau fixed assets mempunyai definisi sebagai aktifa masa pemanfaatanya lebih dari satu periode akuntansi. Dan penyesuaian pada aktiva tetap dilakukan untuk melihat berapa besar nilai dari  aktiva yang telah diterima pada periode berjalan.

Contohnya : telah  dibeli kendaraan  dengan harga Rp100.000.000,00 yang mempunyai umur secara ekonomis dalam kurun 10 tahun dan tidak terdapat nilai residu di akhir umur ekonomisnya, nilai penyusutan kendaraan itu pertahun bisa dihitung seperti dibawah ini :

Penyusutan Tahunan = 1/10 x Rp 100.000.000,00 = Rp 10.000.000,00

Contoh Soal Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan [Lengkap]

Apabila ada nilai residu (nilai sisa) di akhir periode dari umur ekonomisnya senilai Rp 10.000.000,00 dimana besar penyusutan tahunanya seperti diabawah ini.

Penyusutan tahunan = 1/10 x (Rp100.000.000,00 – Rp10.000.000) = Rp9.000.000,00

 

2. Transaksi sudah dicatat akan tetapi belum dikoreksi sebab tidak sesuai dengan keadaan yang suungguhnya.

a. Beban yang masih harus dibayar

Akun yang digunakan untuk mencatat beban yang dibayar dimuka yakni akun campuran, akun yang didalamnya ada sebagian akun nominal. Terdapat du acara yang dibutuhkan pada akun campuran yakni sebagai berikut :

  • Pembayaran dicatat sebagai harta

Walaupun terdapat istilah beban akan tetapi pembayaran yang dianggap sebagai harta wajib dicatat dalam akun “beban bayar di muka” sebab akun itu adalah aktiva lancar. Akan tetapi, diakhir periode wajib dilakukan pemisahan nilai beban pada periode berjalan (beban yang benar-benar terjaadi) serta beban periode yang akan dating dari akun tersebut.

Contoh soal : pada tanggal 1 April 2006 dibayar beban asuransi untuk periode 1 tahun senilai Rp 3.600.000,00. Ketika terjadinya transaksi tersebut lalu akan dibuat jurnal seperti dibawah ini.

Ketika akhir dari periode akuntansi penyesuaian dilakukan dengan cara menghitung beban periode berjalan serta beban periode yang akan dating. Hal tersebut dilakukan dengan cara menghitung jummlah yang termasuk dalam periode berjalan dan jumlah bulan yang masuk kedalam periode akan datang seperti dibawah ini.

Contoh Soal Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan [Lengkap]

Lewat bantuan garis waktu maka bisa dilihat kalau dalam akun “asuransi dibayar dimuka” 9 bulan yang sudah menjadi beban periode berjalan an 3 bulan menjadi periode masa depan. Beban yang terdapat pada periode berjalan harus dikelaurkan serta dipindahan kedalam akun “beban asuransi” namun yang menjadi beban pada periode akan datang tetap dalam akun “asuransi dibayar  dimuka”

Contoh :

Beban periode berjalan = 9/12 x Rp 3.600.000,00 = Rp 2.700.000,00

Beban periode mendatang = 3/12 × Rp3.600.000 = Rp900.000,00

Sehingga dari analisis tersebut jurnal penyesuaian bisa dibuat seperti dibawah ini.

  • Pembayaran dicatat sebagai beban

Akun “ beban asuransi” dipakai apabila pembayaran dicatat sebagai beban. Dari contoh kasus tersebut dalam penulisan jurnal penyesuaian seperti dibawah ini.

Contoh Soal Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan [Lengkap]

Lewat bantuan garis waktu, jurnal penyesuaian dicatat seperti dibawah ini.

Contoh Soal Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan [Lengkap]

Akun beban asuransi mengeluarkan nilan yang menjadi beban periode akan datang 3 bulan sebab pembayaran akan dicatat menjadi beban. Beban pada periode masa depan yakni 3/12 x Rp 3.600.000,00 = Rp  900.000,00

 

b. Pemakaian perlengkapan

Contoh soal : selama suatu periode akuntansi terjadi beberapa pembelian perlengkapan kantor sehingga tercatat dalam neraca saldo “akun perlengkapan kantor” senilai Rp 17.000.000,00 lalu lewat pemeriksaan fisik di akhir periode diperoleh persediaan perlengkapan sebesar Rp 3.200.000,00. Sesuai data diatas makan besar dari nilai perlengkapan menjadi beban bisa dicatat seperti :

Pemakaian = Rp17.000.000,00 – Rp3.200.000,00 = Rp13.800.000,00

Jadi jurnal penyesuaian seperti  dibawah ini

Contoh Soal Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan [Lengkap]c. Pendapatan di terima dimuka

Akun “ pendatan diterima di muka” jika ketika terjadi penerimaan pendapatan dicatat sebagi utama sebab walaupun memakai istilah pendapatan akan tetapi sifatnya ialah utang.

  • Permintaan pendapatan dicatat utang

Akun “pendapatan diterima muka” sehingga ketika penerimaan pendapatan dicatat sebagai utang sebab walaupun memakai istilah pendapatan akan tetapi  sifatnya ialah utang.

Contoh soal : Pada tanggal 1 September 2006 diperoleh pendapatan sewa unuk periodee 1 tahun sebesar RP 3.600.000,00 jadi dicatat dalam jurnal sebagai berikut ini

Contoh Soal Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan [Lengkap]

Lewat bantuan garis waktu jadi diperoleh seperti dibawah  ini

Pendapatan periode saat ini = 4/12 x Rp36.000.000,00 = Rp12.000.000,00

Contoh Soal Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan [Lengkap]

Pendapatan yang merupakan hak perusahaan adalah pendapatan selama periode 4 bulan serta 8 bulan ialah pendapatan periode mendatang perusahaan tersebut.

Jurnal penyesuaian dari contoh soal ini ialah

Contoh Soal Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan [Lengkap]

  • Penerimaan pendapatann dicatat pendapatan

Akun “pendapatan sewa” dipakai untuk mencatat apabila penerimaan pendapatan dicatat menjadi pendapatan sewa Contohnya :

Contoh Soal Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan [Lengkap]

Lewat bantuan garis waktu, pendapatan yang menjadi sebuah hak perusahaan periode berjalan dan periode masa depan bisa diketahui

Contoh Soal Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan [Lengkap]

Contoh jurnal penyesuaianya yakni :

Contoh Soal Dan Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan [Lengkap]

Seperti yang sudah dijelaskan, selain berguna untuk menunjukan data keuangan yang sesungguhnya jurnal penyesuaian ini  berguna untuk memperbaiki  semua kesalahan pencatatan dalam akuntansi. Ada beberapa cara yang harus dilakukan untuk memperbaiki kesalahan  pencatatan yakni sebagai berikut ini :

  1. Melakukan pencatatan kebenaran dari jurnal yang ada kesalahanya
  2. Melakukan pencatatan kembali jurnla yang tidak salah

 

Contoh Soal dan Jawaban  Ayat Jurnal Penyesuaian

Soal 1

Berikut ini terdapat sebagian Neraca Saldo PT RINNAI JAYA yang berakhir 31 Desember 2016 :

KeteranganDebetKredit
KasRp 18.000.000,00
Perelngkapan TokoRp 3.400.000,00
Perlengkapan KantorRp 4.200.000,00
GedungRp 25.000.000,00
Akumulasi Penyusutan GedungRp 5.000.000,00
KendaraanRp 15.000.000,00
Akumulasi Penyusutan GedungRp 3.000.000,00
PeralatanRp 9.500.000,00
Akumulasi Penyusutan PeralatanRp 2.500.000,00
Utang Hipotek 2 %Rp 5.000.000,00
Pajak PenghasilanRp 2.400.000,00

Data Peyesuaian yang dibutuhkan pada akhir tahun berjalan sbb:

  1. Perlengkapan Toko yang sudah digunakan selama periode berjalan sebesar Rp 1.400.000,00
  2. Sesudah dihitung secara phisik ternyata perlengkapan kantor yang masih ada sebesar Rp 3.200.000,00
  3. Gedung disusutkan sama dengan tahun sebelumnya yakni 5 % dari harga pokok
  4. Penyusutan kendaraan ditetapkan 40 % yang dihitung dari nilai buku
  5. Peralatan disusutkan dengan memakai metode garis lurus dengan umur ekonomis 5 tahun dari nilai sisa Rp 1.500.000,00
  6. Gaji pegawai bulan Desember ini akan dibayar tanggal 3 Januari 2013, jumlah pegawai 10 orang dengan gaji per orang perbulan Rp 500.000,00
  7. Pajak penghasilan untuk tahun berjalan ditaksir sebesar Rp 3.000.000,00
  8. Bunga hipotek 12 % setahun akan dibayar tiap-tiap 1 Maret dam 1 September

Diminta : Ayat Jurnal Penyesuaian yang di perlukan

 

PT RINNAI JAYA

JURNAL PENYESUAIAN

Pengertian dan 8 Contoh Transaksi Ayat Jurnal Penyesuaian

 

Sekian penjelasan mengenai Pengertian dan 8 Contoh Transaksi Jurnal Penyesuaian semoga dengan contoh transaksi diatas akan mempermudah anda dalam mengejakan soal lainya. Terimakasih

 

Kunjungi Juga :

  1. 3 Contoh Transaksi Buku Besar Pembantu Piutang Perusahaan Dagang
  2. Pegertian, Manfaat serta Contoh Buku Besar Pembantu Utang dan Piutang
  3. Contoh Soal beserta Pengertian Jurnal Penjualan dan Pembelian
  4. Pengertian dan Bentuk Neraca Saldo Beserta Contohnya

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *