Pengertian, Contoh, Tujuan dan Rumus Rekonsiliasi Bank

2 min read

 [Lengkap] Pengertian, contoh, Fungsi dan Tujuan Rekonsiliasi Bank

Pengertian, contoh, Fungsi dan Tujuan Rekonsiliasi BankPada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang pengertian dan tujuan rekonsiliasi bank, selain itu agar dapat lebih memahami dalam artikel ini saya juga menyertakan contoh agar lebih mudah untuk dipahami tentang maksud dan tujuan dari rekonsiliasi.

Pengertian dan Tujuan Rekonsiliasi Bank

 

A. Definisi rekonsiliasi bank

Apa itu rekonsiliasi bank ?

Rekonsiliasi bank ialah sebuah bentuk pengendalian terhadap kas di Bank dengan catatan kas perusahaan secara periodik yang menjadi sebuah pembanding, pihak dari bank mengirimkan laporan kas yang berisikan seluruh transaksi penyetoran selama peride tertentu.

Dilakukannya rekonsiliasi untuk menunjukan  adanya perbedaan antara catatan kas menurut Bank dan perusahaan.

 

Pengertian Jenis dan Contoh Soal Piutang Wesel dalam Akuntansi

 

Ketika perbedaan tersebut dihasilkan dari transaksi  yang belum dicatat bank, maka catatan peerusahaan dianggap benar. Apabila perbedaan hasil dari kesalahan sebaiknya dilakukan penyesuaian.

Beberapa dokumen yang dibutuhkan dalam membuat rekonsiliasi Bank :

  • Jurnal penerimaan kas : untuk mencatat transaksi keungan dan dapat menambah saldo.
  • Jurnal pengeluaran kas : untuk mencatat semua pengeluaran kas dari semua jenis transaksi.
  • Rekening koran : ringkasan transaksi yang sudah terjadi pada periode tertentu
  • Bukti setoran ke Bank : bukti transaksi nasabah saat melakukan setoran ke bank.
  • Bukti penerimaan dan pengeluaran kas : bukti yang dibuat oleh perusahaan

[Lengkap] Pengertian, contoh, Fungsi dan Tujuan Rekonsiliasi Bank

 

Kumpulan Soal Rekonsiliasi Bank

Saldo rekening Bank TRIO di buku besar PT. Martech pada tanggal 31 Juli 2016 memperlihatkan total sebesar Rp 185.500. Saldo berdasarkan rekening koran bank pada tanggal itu sebesar Rp 207.000. Sesudah dilakukan pemeriksaan, penyebab perbedaan itu karena hal berikut ini :

a. Biaya  adm bank pada bulan Juli 2006bsebanyak Rp 2.800 yang terdapat di reekening koran bank belum dicatat oleh perusahaan alasanya nota debitnya belum sampai,

 b. Lima lembar cek sebanyak Rp 40.750 yang sudah dibayarkan kepada pemasok (supplier) untuk melunasi utang sebenarnya belum diuangkan

c.  Cek yang ditarik oleh PT. ANDI sebanyak Rp 15.000 sudah salah dibukukan olehpihak bank kedalam rekening PT Martech. untuk pelunasan utang, kiriman uang dari langganan lewat transfet  bank sebanyak Rp 3.950 belum tercatat dalam pembukuan perusahaan.

d. Cek Nomor SR 5220 sebanyak Rp 70.550 dicatat dalam pembukuan PT. Martech dengan total Rp 65.150

Diminta :

  • Buatlah rekonsiliasi bank untuk PT. Martech pada anggal 31 Juli 2006
  • Buatlah Jurnal Penyesuaian yang dibutuhkan

[Lengkap] Pengertian, contoh, Fungsi dan Tujuan Rekonsiliasi Bank

 

Baca Juga :10 Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Suatu Barang

 

B. Fungsi Rekonsiliasi Bank

Fungsi dari rekonsiliasi bank adalah sebagai berikut :

  • Dilakukan rekonriliasi untuk mengungkapkan dan ketidakwajaran pada catatan perusahaan dibank.
  • Prosedur rekonsiliasi dilakukan untuk mencari sabab-sebab ketidaksamaan antara saldo di bank dan perusahaan.
  • Rekonsiliasi berguna untuk mengecek ketelitian pencatatan di rekening kas dan catatan bank.
  • Rekonsiliasi berguna untuk mengetahui penerimaan dan pengeluaran yang terjadi di bank tapi belum dicatat perusahaan.

[Lengkap] Pengertian, contoh, Fungsi dan Tujuan Rekonsiliasi Bank

 

C. Tujuan Rekonsiliasi Bank

Tujuan Rekonsiliaisi Bank (penerimaan kas & bank) :

  1. Dengan memeriksa apakah terdapat internal control yang cukup baik atas kas dan bank serta transaksi penerimaan dan pengeluaran kas dan bank.
  2. Memeriksa dan mengawasi apakah saldo kas dan bank yang berada di dalam neraca pertanggal bener-benar ada dan perusahaan memilikinya.
  3. Memeriksa apakah terdapat sebuah pembatasan untuk pengguna saldo kas dan bank.
  4. Memeriksa apabila muncul saldo kas dan bank dalam valuta asing, sudah di konversikan atau belum ke dalam rupiah terhadap kurs tengah BI pada tanggal neraca adakah selisih kurs sudah dibebankan atau dikreditkan kerugian tahun belajar.
  5. Memeriksa apakah penyajian di neraca sudah sesuai dengan prinsip akuntansi yaang belum berlaku umum.

 

Kunjungi Juga :

  1. Sistem Pemungutan Pajak di Indonesia [Lenkap]
  2. Pengertian, Fungsi dan Contoh Soal Jurnal Penutup dan Jurnal Pembalik
  3. 2 Metode Pencatatan Persediaan Barang Dagang [Perpetual dan Periodik]
  4. Inilah 5 Peran Manfaat Pasar Modal dalam Perekonomian

 

Demikianlah tadi penjelasan mengenai Pengertian, Fungsi dan Tujuan Rekonsiliasi Bank semoga dengan penjelasan saya diatas dapat dipahami dengan mudah dan dapat membantu teman-teman. terimakasih

 

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *