Pengertian, Contoh dan Ciri Ciri dari Pasar Monopolistik

3 min read

Pengertian, Contoh dan ciri-ciri dari Pasar Monopolistik

Artikel Contoh dan Ciri Ciri dari Pasar Monopolistik – Perlu anda ketahui bahwa pasar monopolistik ialah suatu pasar yang proses terbentuknya timbul karena terdapat penawaran dan permintaan dengan jumlah yang cukup besar dengan menawarkan barang serupa namun berbeda, dengan alasan bahwa setiap perusahaan memiliki ciri khasnya masing-masing.

Tahukah anda?

seperti apa ciri-ciri dari pasar monopolistik yang dimaksud dari penjelasan di atas dan contohnya yang sudah berjalan selama ini, untuk lebih lengkapnya simaklah penjelasan dibawah ini.

 

Pengertian Pasar Persaingan Monopolistik

Pasar ini adalah pasar yang terdapat banyak produsen dengan barang serupa yang dihasilkan namun memiliki corak-corak yang berbeda-beda.

Didalam pasarnya pihak pembeli dan penjual memiliki kemampuan dalam  menetapkan harga suatu produk. Karena produsen ini bisa menghasilkan barang dengan corak berbeda, walupun dengan permintaan pasar dan konsumen yang berbeda para produsen mampu membuat produk yang sesuai.

Pada hakikatnya pasar persaingan Monopolistik ini berada di tengah-tengah antara dua pasar ekstrim yakni pasar monopoli dan pasar persaingan sepurna. Jadi bila diperhatikan bahwa pasar monopolistik ini mempunyai sifat atau mengandung undur-unsur dari pasar persaingan sempurna dan monopoli.

Menurut Edward Chamberlin dan Joan Violet dibentuknya pasar monopolistik yakni dengan alasan bilaterdaoat ketidakpuasan mengenai prinsip pasar persainngan sempurna yang dipikirnya, kurang realistis, ccontohnya : mengenai ciri adanya barang yanng homogen.

Perusahaan kebanyakan bila dilihat dari struktur pasarnya pada umumnya mereka masuk ke dalam pasar monopolistik. Karena memang untuk pasar pesaingan monopolistik mirip pasar persaingan sempurna untuk beberapa hal.

Pengertian dan Contoh Pasar Oligopi serta [Keunggulan dan Kelemahan]

Ciri dan Karakteristik Pasar Persaingan Monopolistik

Berikut ini akan saya paparkan mengenai karakteristik dan ciri dan pasar persaingan monopolistik

1. Barang yang diperjual belikan memiliki corak yang berbeda

Dari pasar monopolistik dan pasar pasar persaingan sempurna inilah hal yang membedakan, dimana barang yang dihasilkan pihak produsen dengan produsen lainya memiliki perbedaan.

Walaupun barang yang diproduksi lebih mirip, namun pastinya ada sedikit yang membedakan baik dari segi kualitas, kemasan dan cara pembelianya.

Dari perbedaan ini akan menimbulkan barang di pasar monopolistik ini memiliki sifat pengganti yang dekat atau close subtitle, dan tidak bersifat pengganti sempurna seperti pasar persaingan sempurna.

2. Banyak penjual meski tidak sebanyak pada pasar persaingan sempurna

Pihak produsen dalam pasar pesaingan monopolistik tidak ada yang memproduksi barang dalam skala yang melebihi dari produsen lainya.

3. Adanya kemudahan penjual untuk keluar masuk pasar

Kemudahan yang diperoleh perusahaan untuk keluar masuk dalam pasar, dengan sayarat perusahaan  bisa membuat sebuah produk dengan coraak yanng berbeda dengan produk yang ada dan pastinya harus lebih baik dari sebelumnya.

4. Adanya kemampuan penjual dalam mempengaruhi harga

Penjual mempunyai kemampuan dalam mempengaruhi harga dalam pasar monopolistik, walaupun tidak sekuat dengan pasar monopoli. Untuk dapat melihat kemampuanya dilihat dari upaya produsen dalam mempertahankan keitimewaan dari produk yang sudah dihasilkan.

Contohnya : industri cat, produk A terkenal dengan kualitas warnanya sedangkan untuk produk B terkenal karena ketahanan dari catnya

5. Adanya kegiatan promosi

Ada yang dapat mempengaruhi minat konsumen akan suatu produk selain harga, yaitu membuat promosi barang atau produk yang dikeluarkan perusahaan.

Cukup banyak perusahaan yang menjual barang produksinya dengan harga yang cukup tinggi tetapi tetap saja bisa menarik perhatian pembeli, namun masih saja ada perusahaan dengan menjual harga rendah tetapi tidak bisa menarik perhatian para pembeli.

Disini yang menjadi penyeabnya  ialah dari barang yang memiliki corak berbeda walaupun fungsin barangnya sama, itu laha yang menimbulkan daya  tarik tersendiri padi calon pembeli.

Dengan begitu produsen mempunyai solusi untuk membuat daya tarik untuk barangya yakni dengan memperbaiki atau memodifikasi kualitas atau mutu dari barang dan juga membuat sebuah desain iklan yang menarik.

 

[Lengkap] Tujuan dan Manfaat Segmentasi Pasar Serta Kelemahannya

 

Keunggulan Pasar Persaingan Monopolistik

Dari semua proses kegiatan dalam pasar  ini juga terdapat suatu keunggulan dan kekurangan berikut ini penjelasan dari keuggulan pasar ini :

1. Menghasilkan barang dengan berbeda corak

Dengan adanya barang dengan corak yang berbeda konsumen akan merasa diuntungkan, dengan alasan mereka dapat memilih selera mereka sendiri tentang produk yang akan dibeli.

Dan kemudian juga mereka bisa membeli dengan kemampuanya sehingga bisa meningkatkan kesejahteraanya.

2. Penyaluran atau distribusi dalam masyarakat lebih merata

Setelah adanya perusahaan-perusahaan kecil dengan sidat normal, itu  menjadi keuntungan tersendiri bagi para produsen, dengan kata lain bahwa untuk pemilik modal tidak mempunyai kekayaan yanng berlebihan.

Dalam segi lain bahwa ini akan menciptakan kesempatan kerja yang lebih besar lagi.

 

Kekurangan Pasar Persaingan Monopolitik

Dengan adanya keunggulan didalam pasar pastinya memiliki kekurangan juga dalam pasar monopolistik ini, berikut adalah kekuranganya :

1. Kinerjanya tidak seefesien pasar persaingan sempurna

Kurangya kinerja dari  pasar persaingan monopolistik ini dipengaruhi harga barang dalam pasar persaingan monopolistik lebih tinggi.

Kemudian kualitas dari produknya juga rendah dan efesienpun tidak tercapai dalam segi produktif maupun alokatif.

2. Perusahaan tidak inovatif dalam melakukan inovasi

Dengan alasan modal yang cukup terbatas, namun dengan kecenderungan ingin memperoleh suatu keuntungan dalam jangka panjang menghalangi perusahaan atau produsen dalam menciptakan sebuah inovasi baru.

 

Contoh kasus Pasar Persaingan Monopolistik

Untuk pasar monopolistik sendiri contohnya seperti anda sebagai penikmat game action dan mengoleksi berbagai jenis game action dengan bentuk PSP, namun dipasar beredar jenis game olahraga, pastinya anda tidak akan membeli karena anda memyukai game action.

 

Kurva Pasar Persaingan Monopolistik

 

Pengertian, Contoh dan ciri-ciri dari Pasar Monopolistik

Itulah tadi penjelasan mengenai Pengertian, Contoh dan ciri-ciri dari Pasar Monopolistik semoga dengan penjelasan diatas dapat menambah wawasan anda dalam memahami pasar, dan terimakasi atas kunjunganya.

 

Kunjungi Juga :

  1. Pengertian, Fungsi dan Tujuan Rekonsiliasi Bank [Lengkap]
  2. Inilah 5 Peran Manfaat Pasar Modal dalam Perekonomian
  3. 2 Metode Pencatatan Persediaan Barang Dagang [Perpetual dan Periodik]
  4. Pengertian, Fungsi dan Contoh Soal Jurnal Penutup dan Jurnal Pembalik

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *